Cara Mencegah Kontaminasi Salmonella pada Telur Ayam

0
43 views
marketwatch.com

Gulalives.co – Ada lebih dari 206 juta telur di Amerika yang didistribusikan ke restoran dan toko kelontong di sembilan negara bagian, kembali ditarik karena adanya kemungkinan kontaminasi Salmonella. Diperkirakan, sekitar 1 dalam 20.000 hingga 1 dari 10.000 telur terkena kontaminasi Salmonella. Salmonella sendiri adalah kuman bakteri yang bisa menyebabkan penyakit tifus. Lantas, bagaimana bisa telur terkontasminasi? Dan adakah cara untuk mencegahnya?

Related image
elcomidista.elpais.com

Telur bisa terkontaminasi Salmonella melalui dua proses, yakni sejak dalam tubuh ayam, dan di luar tubuh ayam itu sendiri. Bahkan dikatakan bahwa ayam yang terlihat sehat, diam-diam bisa menyimpan Salmonella pada indung telur mereka, sehingga telur telah terkontaminasi sebelum cangkangnya terbentuk.

Kontaminasi juga dapat terjadi setelah telur dibuahi. Karena ayam dapat membawa Salmonella ke dalam usus mereka, dan mengeluarkan bakteri di kotoran mereka yang bisa mengkontaminasi bagian luar cangkang telur.

Baca Juga: 7 Cara Memasak Telur Paling Sehat

Lantas, bagaimana cara mencegah kontaminasi Salmonella pada telur? Berikut rekomendasi dari Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, yang setara dengan Badan POM di Indonesia:

Tips Membeli Telur Ayam

  • Beli telur hanya jika dijual dari lemari pendingin atau kotak pendingin.
  • Buka karton dan pastikan telur bersih dan cangkangnya tidak retak.
  • Simpan segera di kulkas bersih pada suhu minimal 4° Celsius (gunakan termometer kulkas untuk memeriksa).
  • Simpan telur dalam karton aslinya, dan gunakan dalam 3 minggu untuk kualitas terbaik.

Tips Mengolah Telur Ayam

  • Masak telur sampai kuning telur dan putihnya cukup keras, untuk telur orak arik, seharusnya tidak berair.
  • Telur yang dipanggang dengan oven harus dimasak hingga 72° Celcius (gunakan termometer makanan untuk memastikan).
  • Dan untuk resep yang menggunakan telur mentah atau setengah matang, ketika dihidangan, sajikan telur yang telah diproses khusus untuk membasmi bakteri
  • Salmonella, misalnya telur dengan pasteurisasi atau metode lain yang disetujui Badan POM.

Tips Menyajikan Telur Ayam

Related image
timeslive.co.za
  • Sajikan telur matang (seperti telur rebus dan telur goreng) atau makanan yang mengandung telur (seperti makaroni schotel dan kue basah) segera setelah dimasak.
  • Telur yang dimasak dan dikukus dapat didinginkan untuk disajikan kemudian, tapi harus dipanaskan ulang dengan suhu setidaknya 74° Celsius sebelum disajikan.
  • Jangan tinggalkan telur matang atau piring telur dari kulkas selama lebih dari 2 jam atau selama lebih dari 1 jam ketika suhu di atas 33° Celsius. Karena bakteri penyebab penyakit pun tumbuh dengan cepat pada suhu hangat (antara 5° sampai 60° Celsius).
  • Kalau kamu menyiapkan makanan untuk acara makan-makan, pastikan makanan yang mengandung telur tetap disajikan dalam kondisi panas.
  • Simpan makanan yang mengandung telur dalam lemari es sampai waktu akan disajikan.
  • Sajikan makanan dingin yang mengandung telur di atas es, jika akan berada di luar lemari es lebih dari 2 jam.

LEAVE A REPLY