Cegah HIV/AIDS dengan Cara-cara Berikut Ini

0
17 views
rand.org

Gulalives.co – Siapa yang tidak tahu jika HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit mematikan yang juga bisa menular? Namun, hal ini tidak bisa kita jadikan alasan untuk menjauhi pengidap HIV/AIDS, ya. Karena, mereka justru memerlukan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekatnya, agar bisa menjalani hari-hari dengan baik.

Related image
afamily.vn

Kalaupun kamu harus tinggal serumah dengan pengidap HIV/AIDS, atau ada salah satu anggota keluarga yang terkena penyakit ini, yang perlu kamu lakukan adalah mencari tahu bagaimana cara mencegah HIV/AIDS, agar senantiasa bisa melindungi diri dari penularan penyakit ini.

Sebelum membahas cara mencegah HIV, Gulalives ingin menjelaskan terlebih dulu bagaimana cara virus ini menyebar. Penularan virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menjadi penyebab AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome), terjadi jika darah, sperma, pun cairan Miss V pengidap, masuk ke dalam tubuh kamu. Lantas, apa saja hal yang memungkinkan penularan ini terjadi?

  • Hubungan Intim: Berhubungan intim dengan pengidap HIV bisa menjadi cara yang membuat virus HIV menyebar.
  • Transfusi Darah: Cara virus HIV menular lainnya adalah melalui darah, maka jika kamu menerima donor darah dari pengidap HIV, bisa dipastikan kamu juga akan mengidap HIV/AIDS.
  • Berbagi Jarum Suntik: Menggunakan jarum suntik yang sama dengan pengidap HIV juga bisa membuat kamu tertular HIV. Cara penularan ini bisa terjadi jika kamu menggunakan obat-obatan terlarang melalui jarum suntik. Selain itu, menggunakan jarum suntik yang sudah terkontaminasi darah pengidap saat membuat tato juga bisa menjadi penyebabnya.
  • Kehamilan: Ibu hamil yang terkena virus HIV juga berisiko menularkan virus tersebut ke janin yang di kandungnya. Virus ini dapat menular pada proses melahirkan atau melalui air susu ibu saat proses menyusui.

Baca Juga: Waspada, Penularan HIV Melalui Facial

Namun, kamu juga perlu mengingat bahwa bersentuhan kulit seperti berjabat tangan atau berpelukan dengan pengidap HIV tidak akan menyebabkan kamu tertular virus HIV, ya. Bahkan, terkena butiran ludah dari pengidap pun tidak akan membuat kamu tertular, kecuali bila pengidap sedang mengalami sariawan, gusi berdarah, atau luka terbuka lainnya di dalam mulut, maka kemungkinan ini baru akan terjadi. Maka, sebaiknya kamu:

Hindari Alkohol dan Obat-obatan Terlarang

Related image
clubofmozambique.com

Mengonsumsi minuman beralkohol memang tidak akan membuatmu tertular virus HIV. Namun, kebiasaan buruk ini dapat menurunkan tingkat kesadaranmu, sehingga kamu cenderung mengambil keputusan yang buruk seperti menggunakan obat-obatan terlarang.

Sedangkan, menggunakan obat-obatan terlarang dengan jarum suntik, apalagi berbagi jarum suntik dengan orang lain, dapat menyebabkan kamu tertular virus HIV. Dua kebiasaan ini memang tidak akan membawa manfaat apa pun untuk hidupmu.

Jujur

Related image
adweek.com

Kalaupun kamu atau pasangan sudah positif mengidap HIV, maka saling jujur adalah tanda jika kalian saling menyayangi. Karena, semakin cepat kalian jujur, maka akan lebih baik, agar bisa menjalani tes HIV. Semakin cepat HIV terdeteksi, maka semakin dini penanganan dapat dilakukan, sehingga dapat mencegah infeksi HIV semakin berkembang.

Konsultasi dengan Dokter

Related image
aleteia.org

Jika kenyataan pahitnya kamu adalah seorang ibu hamil yang didiagnosis positif mengidap HIV, sebaiknya bicarakan hal ini pada dokter kandungan, mengenai penanganan selanjutnya dan perencanaan metode persalinan, untuk mencegah virus menular pada janin yang kamu sayangi.

Tidak Bergonta-ganti Pasangan

Manfaat apa yang kamu dapatkan dari bergonta-ganti pasangan? Maka, janganlah bergonta-ganti pasangan. Jalani hubungan intim hanya dengan satu orang yang sama, yakni pasangan halalmu.

Hindari Menyentuh Darah dan Cairan Tubuh Orang Lain

Kamu tidak pernah tahu manusia mana yang sedang menjalani hidupnya dengan HIV, karena tidak adanya stereotip yang bisa dijadikan tolak ukur. Atau bahkan, mereka juga tidak menyadari dirinya sudah terinfeksi HIV.

Maka, cara terbaik yang bisa kamu lakukan adalah membiasakan diri untuk tidak menyentuh darah orang lain, sebisa mungkin hindari juga kontak langsung dengan cairan tubuh lainnya yang dapat menyebarkan HIV, terutama kalau kamu sedang memiliki luka terbuka pada bagian tubuh manapun. Dan, berikut cairan tubuh yang bisa membawa virus HIV:

  • Air mani dan cairan praejakulasi,
  • Cairan vagina,
  • Mukus rektum (pelumas alami anus),
  • ASI,
  • Cairan ketuban,
  • Cairan cerebrospindal, dan
  • Cairan synovial (biasanya hanya terpapar jika kamu bekerja di bidang medis).

Terakhir, meskipun kita mengupayakan diri untuk terhindar dari penularan HIV/AIDS, hal ini tidak bisa kita jadikan dasar untuk menghakimi mereka yang sudah terjangkit penyakit ini, ya.

Related image
inforpress.publ.cv

Tidak semua pengidap HIV menerima kenyataan pahit ini karena kesalahannya, beberapa dari mereka juga merupakan korban dari berbagai macam hal. Maka, bagaimanapun kamu berusaha hidup sehat, jangan sampai lupa untuk tetap memanusiakan manusia.

LEAVE A REPLY