Cegah Alzheimer dengan 7 Cara Ini

blog.letstalkhealth.com

Gulalives.co – Alzheimer atau yang dikenal juga sebagai penyakit lupa atau demensia, biasanya memang terjadi pada usia di atas 65 tahun. Namun, bukan berarti orang yang usianya masih di bawah itu, tidak bisa terserang penyakit ini, ya. Maka, yang bisa kita upayakan adalah cegah Alzheimer, agar tidak pernah terjadi.

Image result for youngest person with alzheimer's
telegraph.co.uk

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan sejak dini, agar terhindar dari penyakit alzheimer di hari nanti. Sebab, seiring bertambahnya usia, daya ingat seseorang biasanya memang akan semakin menurun. Bahkan, orang-orang yang berusia 40 hingga 65 tahun saja memiliki risiko tinggi mengalami alzheimer.

Penyakit yang terjadi karena adanya gangguan di dalam otak ini bisa menyebabkan pengidapnya mengalami penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku. Jadi, hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah waspada terhadap penyakit ini. Selain usia, faktor-faktor berikut juga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit alzheimer:

  • Faktor genetik: Menurut penelitian, orang yang memiliki anggota keluarga pengidap penyakit alzheimer, memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit yang sama. Hal ini semakin diperkuat setelah ditemukan bahwa kurang dari lima persen kasus penyakit alzheimer terjadi akibat adanya mutasi genetik yang diturunkan dari generasi sebelumnya.
  • Jenis kelamin: Penyakit alzheimer lebih banyak diidap oleh wanita dibandingkan pria.
  • Seseorang yang pernah mengalami cedera kepala yang parah.
  • Mengidap gangguan kognitif ringan: Orang-orang dengan kondisi ini biasanya memiliki masalah pada daya ingatnya, yang mungkin saja bisa semakin memburuk seiring bertambahnya usia.
  • Mengidap down syndrome: Kelainan genetik yang menyebabkan terjadinya down syndrome juga diduga dapat memicu terjadinya penyakit alzheimer.
  • Mengidap penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, dan peningkatan kadar homocysteine.
  • Gaya hidup yang tidak sehat: Selain itu, kebiasaan hidup yang tidak sehat, seperti kurang berolahraga, merokok, serta kurang makan buah dan sayur, juga bisa meningkatkan risiko penyakit ini.
  • Kurangnya proses pembelajaran dan ikatan sosial: Contoh, tingkat pendidikan yang rendah, pekerjaan yang membosankan, serta kurangnya aktivitas yang mengasah otak juga bisa mempercepat penurunan daya ingat.

Maka, cara paling efektif untuk cegah Alzheimer adalah dengan menghindari faktor-faktor pemicu di atas. Mungkin ada beberapa faktor risiko alzheimer yang tidak bisa kamu hindari, seperti usia, jenis kelamin, faktor keturunan, dan penyakit bawaan tertentu. Namun, beberapa faktor lainnya tentu bisa kamu hindari, seperti 7 cara cegah Alzheimer berikut ini:

Related image
alzheimersnewstoday.com

Asah Otak

Selain bergerak aktif, kamu juga perlu menstimulasi pikiran dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan, tapi juga tetap mengasah otak, seperti bermain musik, membaca, belajar bahasa asing, serta bermain permainan yang menuntutmu untuk berpikir, seperti catur, teka-teki silang, atau permainan yang memecahkan kasus. Melakukan kegiatan sosial dan bersosialisasi dengan banyak orang juga bisa cegah Alzheimer agar kamu tidak terkena penyakit ini.

Kurangi Berat Badan

Kalau kamu salah satu orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas, maka semangatlah untuk mengupayakan diri menurunkan berat badan dengan cara yang sehat dan aman, guna cegah Alzheimer.

Rutin Memeriksakan Kesehatan

Dan pastikan juga kamu rutin memeriksakan tekanan darah, kadar gula, serta kadar kolesterol secara teratur, untuk bisa maksimal cegah Alzheimer.

Baca Juga: Hentikan 7 Mitos Tentang Penyakit Alzheimer Berikut Ini

Rutin Olahraga

Menjaga fisik tetap aktif juga berpengaruh terhadap kesehatan otak. Inilah alasannya mengapa kamu dianjurkan berolahraga secara rutin, untuk cegah Alzheimer. Tidak perlu melakukan olahraga dengan intensitas yang tinggi dan sulit, karena olahraga ringan seperti jalan pagi, berenang, bermain tenis, pun bulutangkis, juga sudah bisa menghindarkan kamu dari penyakit alzheimer. Asal, kamu lakukan minimal 2,5 jam tiap minggunya, ya.

Sikat Gigi

Meski belum diketahui secara pasti bagaimana penyakit gusi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit Alzheimer. Bakteria periodontal sendiri diketahui meningkatkan peradangan tubuh. Maka, hal inilah yang diduga dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer. Maka, ada baiknya kamu mengajak orangtua untuk bersama menjaga kebersihan gigi dan gusi, guna mencegah demensia.

Biasanya, menyikat gigi dua kali sehari adalah hal yang wajib dilakukan semua orang. Maka, pastikan bahwa orang demensia terus melakukan hal ini dengan cara membantu mereka menyikat gigi (bila kondisi fisiknya sudah tidak mampu). Dan berikut cara membersihkan gigi yang benar:

  • Topang dan buka rahang lebar-lebar untuk membantu membersihkan bagian depan gigi, bagian dalam, dan bagian permukaan gigi yang fungsinya untuk mengunyah makanan.
  • Gunakan sikat gigi dengan kepala kecil dan bulu sedang. Bisa juga menggunakan sikat gigi anak yang lebih mudah ditemukan dan digunakan.
  • Gunakan pasta gigi seukuran kacang polong yang mengandung setidaknya dari 1450 ppm fluoride (lihat tabel kemasan pasta gigi untuk mengetahui berapa banyak fluoride di dalamnya).
  • Sikat gigi yang benar dengan gerakan melingkar secara lembut.
  • Tunggu beberapa saat untuk membilas, karena zat fluoride dalam pasta gigi akan terus melindungi gigi selama beberapa saat.
  • Coba mulai ganti sikat gigi dengan sikat baru setiap 3 hingga 4 bulan sekali.
  • Dan saat membantu anggota keluarga atau kerabat yang demensia, lalu menemukan gusi mereka berdarah saat sikat gigi, segera bawa ke dokter untuk perawatan lanjut agar demensia tidak semakin parah.

Terapkan Pola Makan Sehat

Kamu juga bisa menjaga kesehatan tubuh dan otak dengan cara mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang. Dan hindari juga konsumsi makanan berlemak serta mengandung kolesterol tinggi. Sebaliknya, perbanyak untuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayur yang kaya akan serat, ya.

Teratur Konsumsi Obat

Image result for alzheimer's drugs
health.sunnybrook.ca

Kalau kamu mengidap penyakit seperti stroke, diabetes, hipertensi, pun kolesterol tinggi, maka minumlah obat yang sudah diresepkan oleh dokter secara teratur. Jangan biasakan diri mengabaikan obat yang sudah diberikan, karena akan berpengaruh pada kondisi kesehatanmu kelak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here