Cara Mudah Membaca Bahasa Tubuh Seseorang

0
56 views
medium.com

Gulalives.co – Banyak dari kita yang pasti ingin bisa membaca bahasa tubuh seseorang, dan sebenarnya bahasa tubuh biasa ditunjukkan secara alami, saat seseorang ingin menyampaikan informasi yang tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. Maka, kita harus mulai belajar untuk bisa membaca bahasa tubuh seseorang. Bagaimana caranya? Simak penjelasan Gulalives kali ini, ya.

Related image
healthista.com

Ekspresi Wajah

Ekspresi wajah merupakan salah satu bagian dari bahasa tubuh. Kamu bisa mengetahui perasaan seseorang hanya dengan melihat ekspresi wajahnya saja. Kata-kata yang dikeluarkan seseorang bisa saja tidak benar pun berupa kebohongan, tapi ekspresi yang ditunjukkannya akan tetap menunjukkan situasi yang sebenarnya.

Penelitian menunjukkan bahwa ekspresi wajah mampu memperlihatkan kredibilitas, keramahan, dan kecerdasan seseorang. Beberapa contoh emosi yang dapat diekspresikan melalui ekspresi wajah antara lain:

  • Bahagia, gembira, atau senang,
  • Sedih,
  • Marah,
  • Heran,
  • Bingung,
  • Takut,
  • Menghina, mengejek, atau merendahkan, dan
  • Kaget.

Mata

Selain ekspresi wajah, mata mampu mengungkapkan banyak hal, baik tentang yang sedang dirasakan pun dipikirkan oleh seseorang. Saat kamu sedang terlibat percakapan dengan orang lain, memerhatikan gerakan mata adalah hal penting. Saat membaca bahasa tubuh seseorang, perhatikan sinyal mata berikut ini:

Tatapan Mata

Ketika seseorang melihat langsung ke matamu ketika melakukan percakapan, ini menunjukkan bahwa ia tertarik dan memperhatikan topik yang sedang kalian bicarakan. Namun, jika kontak mata yang dilakukan cukup lama dan tajam, bisa dikatakan ini tanda adanya ancaman.

Di sisi lain, memutuskan kontak mata dan sering memalingkan pandangan menunjukkan bahwa orang tersebut merasa terganggu, tidak nyaman, atau mencoba untuk menyembunyikan perasaan sebenarnya dari kamu.

Kedipan Mata

Berkedip adalah hal yang wajar, tapi kamu juga harus memerhatikan seberapa sering lawan bicaramu melakukan kedipan mata. Karena, orang akan sering berkedip lebih cepat jika mereka sedang merasa tertekan, tidak nyaman, pun saat sedang berbohong.

Ukuran Pupil

Bagian tengah mata yang berwarna lebih gelap adalah pupil. Sebenarnya, bagian ini berfungsi untuk menyesuaikan keadaan cahaya pada lingkungan. Dalam keadaan gelap, ukuran pupil akan membesar, begitu pula sebaliknya.

Bukan hanya cahaya, emosi juga menyebabkan perubahan pada ukuran pupil. Contohnya, seseorang yang tertarik atau merasa terangsang melihat sesuatu, maka pupil matanya akan membesar.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membaca Gerak-gerik Seseorang yang Berbohong?

Gerakan Bibir

Saat kamu mengamati ekspresi wajah seseorang, perhatikan juga gerakan bibirnya. Apalagi saat ia tersenyum. Senyum tidak selalu menandakan rasa senang atau bahagia, ada banyak emosi yang ditutupi dengan senyuman. Saat membaca bahasa tubuh seseorang, gerakan bibir yang perlu kamu perhatikan antara lain:

  • Menggigit bibir, menunjukkan perasaan khawatir, cemas, takut, tidak aman, dan tertekan.
  • Mengatupkan bibir, pertanda ketidaksetujuan, ketidakpercayaan, atau ketidaksukaan.
  • Ujung bibir turun ke bawah, menunjukkan ketidaksetujuan atau kesedihan.

Gestur

Gestur merupakan sinyal bahasa tubuh yang paling jelas dan mudah dimengerti. Seperti melambaikan tangan, mengepalkan tangan, menunjuk seseorang, atau membuat tanda v dengan jari. Sayangnya, tidak semua negara memaknai gestur tubuh dengan arti yang sama.

Contoh, gestur acungan jempol. Gestur ini bisa diartikan sebagai apresiasi kepada seseorang, tapi juga memiliki arti lain yakni terserah jika kamu sedang berada di negara Iran. Selain itu, acungan jempol juga pertanda membutuhkan tumpangan pada kendaraan yang lewat.

Posisi Tangan dan Kaki

Posisi tangan dan kaki juga berguna untuk menyampaikan infomasi secara tidak langsung. Seseorang yang menyilangkan tangan, bermaksud untuk mempertahankan diri atau melindungi diri.

Sementara, saat ia menyilangkan kaki, menunjukkan seseorang membutuhkan privasi. Menggerakan jari atau menggerakan kaki dengan cepat, menunjukkan peraasan gelisah, bosan, tidak sabar, atau tertekan. Dan, jika ia melipat tangan di dada, ini menunjukkan sikap berkuasa, bosan, atau marah.

Postur

Postur tubuh bukan hanya memengaruhi kesehatan, tapi juga menunjukkan bahasa tubuh, yakni karakteristik kepribadian seseorang. Orang yang memiliki posisi duduk tegak, menunjukkan bahwa ia orang yang fokus dan memperhatikan tiap hal yang sedang dilakukannya.

Related image
currentconsulting.co.za

Sementara, orang yang duduk dengan tubuh membungkuk ke depan atau ke sisi lain, mengisyaratkan kebosanan dan ketidakpedulian. Orang yang memiliki postur tubuh terbuka dan tegap, biasanya memiliki sifat yang terbuka dan ramah. Sebaliknya dengan orang yang memiliki postur tubuh membungkuk, menunjukkan perasaan tidak semangat atau kecemasan.

LEAVE A REPLY