14 Cara Menghindari Keracunan Makanan

Perempuan keracunan makanan. (Foto: IST)
Perempuan keracunan makanan. (Foto: IST)

Gulalives.com, SEMARANG –  Ladies, sebagaimana diketahui, keracunan makanan dapat menimbulkan rasa sakit perut parah, mual, muntah, diare dan bisa disertai dengan demam. Penyebab dari keracunan makanan bisa bermacam-macam. Tapi penyebab paling umum adalah adanya bakteri yang terkandung di dalam makanan akibat makanan tersebut rusak, tidak dimasak dengan benar atau terkontaminasi pestisida.

Seperti yang dikutip Gulalives.com dari berbagai sumber, Minggu (20/3/2016), ini 14 cara menghindari terkena keracunan makanan.

1. Belanja dengan Bijak

Tekan Biaya Belanja
Tekan Biaya Belanja

Menurut Sarah Klein, staff pengacara untuk Center for Science in the Public Interest (CSPI) –sebuah organisasi advokasi konsumen di Washington, D.C, cara menghindari keracunan makanan dimulai dari saat membelinya. “Pilih makanan dengan sangat hati-hati. Lihat tanggal kadaluawarsa dan apakah perlu disimpan dalam suhu yang tepat,” ujar Klein.

2. Cuci dengan Benar

Mencuci daging ayam
Mencuci daging ayam

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum memegang produk makanan, termasuk saat akan mencuci buah dan sayur. Jangan lupa juga membersihkan sisa-sisa tanah dan kotoran yang menempel. Gunakan sikat gigi atau sikat yang lembut untuk membersihkan pestisida dari buah dan sayur, serta tetap gunakan air yang mengalir.

3. Pisahkan Makanan Mentah dan Matang

Makanan Penurun Darah Tinggi (2)_2Jangan menggunakan talenan yang sama saat memotong daging mentah dan telur rebus yang akan segera Anda persiapkan ke atas piring. Menggunakan alat yang sama akan menyebabkan kontaminasi silang, ini merupakan cara penyebaran bakteri paling mudah. Usai membilas daging mentah, cuci selalu wastafel.

4. Hindari Telur Mentah

(Foto: Goodhousekeeping)
(Foto: Goodhousekeeping)

Telur mentah seringkali dikaitkan dengan 352 wabah keracunan makanan sejak 1990. Bakteri Salmonella yang terkandung di dalamnya, merupakan salah satu penyebab paling umum dari kearcunan makanan.

5. Perhatikan Temperatur Makanan

Makanan Penurun Darah Tinggi (3)Hanya karena kulit ayam panggang berubah menjadi kecoklatan, bukan berarti bagian dalam makanan itu sudah matang sempurna. Yang Anda perlukan adalah mengukur suhunya dengan termometer makanan. Ayam harus mencapai 165 derajat Celcius, sedangkan daging steak 145 derajat Celsius.

6. Ingat Aturan 2-2-4

makananGunakan aturan praktis 2-2-4. Jangan taruh makanan di wadah tidak tertutup selama lebih dari 2 jam, dinginkan di dalam kulkas dengan kedalaman kurang dari 2 inci dan bekukan makanan sisa sebelum berumur empat hari. Jika Anda ragu dengan kondisi serta umur makanan, lebih baik segera membuangnya.

7. Jangan meningalkan makanan

main hp
Via www.kompasiana.com

Makan yang ditinggalkan pada suhu kamar selama berjam-jam, baik di rumah atau restoran prasmanan, merupakan sumber utama keracunan makanan. Spora atau racun yang dikeluarkan oleh bakteri, sering ditemukan pada makanan pada suhu ini.

“Spora berkembang dalam ‘zona bahaya’ antara 5 sampai 60 derajat celcius,” ujar Gabrielle Judd, ahli diet dari University of Maryland Medical Center. Bakteri utama penghasil spora adalah  clostridium perfringens,penyebab paling umum dari keracunan makanan di Amerika Serikat. Penyebab lain datang dari bakteribacillus, umumnya ditemukan pada nasi, sup, saus, dan sisa makanan.

8. Waspada pada unggas kurang masak/mentah

eatitandlikeit.com
eatitandlikeit.com

Menurut ahli bakteri, Andrew roe, dari University of Glasgow, ayam mentah membawa bakteri campylobacter. Bakteri ini menyebabkan 500.000 kasus keracunan makanan di Inggris. Selain ayam, bebek juga sering terkontaminasi oleh bakteri ini. Untuk menghindari infeksi dan penyakit, pastikan kita memasak semua ayam hingga matang. Tentu dengan menyeluruh.

9. Waspada pada daging cincang

tongseng
cumibunting.com

Roe menyarankan kita untuk jauh-jauh dari burger jika kita merasa curiga pada cara memasaknya. Bahaya daging cincang juga terletak pada proses penggilingannya. Terdapat kemungkinan peningkatan bakteri ketika proses itu. Apalagi bila cara mengolah daging itu dilakukan dengan tidak benar. Contohnya saja ketika barbeque dengan api yang tidak menyeluruh. Hal ini akan membuat daging masak di luar, tapi mentah di bagian tengah.

10. Jangan lupa mencuci buah

mencuci buahPerhatian utama pada penyebab keracunan makanan sering terfokus pada unggas dan daging. Padahal, buah dan sayuran juga bisa menyebabkannya. Sebuah penelitian dariCenters for Disease Control and Prevention (CDC) menemukan, 46 persen penyakit bawaan makanan disebabkan buah, sayur, dan kacang-kacangan.

Banyak jenis bakteri dapat ditemukan secara alami pada permukaan/kulit buah dan sayuran. Oleh itu, sebaiknya kita perlu mencuci sebelum mengonsumsinya. Para ahli mengatakan, aturan ini juga berlaku ke semua makanan dengan kulit luar. Seperti jeruk, semangka, atau mentimun.

11. Panaskan kembali sisa makanan

Mencoba resep makanan baru untuk keluarga
Mencoba resep makanan baru Sumber: intisari-online.com

Bakteri tewas ketika dimasak. Tapi spora mereka tetap hidup dan berkembang bila ditinggalkan pada suhu kamar. Jadi, masukanlah makanan kita ke kulkas bila ingin menyimpannya. Bila ingin memanaskan makanan seperti nasi, pastikan nasi mengepul ketika dipanaskan. Ini untuk memastikan matinya bakteri pada nasi tersebut. Aturan ini berlaku untuk makanan lain.

12. Menjaga kebersihan

health.kompas.com
health.kompas.com

Untuk tetap menjaga kebersihan, dianjurkan untuk selalu mencuci tangan setelah melakukan kegiatan apapun. Seperti setelah ke toilet, setelah istirahat, setelah menyentuh uang, sebelum dan setelah menyajikan makanan, setelah batuk, bersin, makan atau minum, setelah menyentuh sampah dan setelah mengosongkan piring, membersihkan meja atau sisa makanan.

13. Masaklah dengan benar

(Foto: Beyond-engagement)
(Foto: Beyond-engagement)

Jagalah makanan panas agar tetap panas dan makanan dingin tetap dingin. Sebab, proses memasak yang benar sangatlah diperlukan. Masak dan simpanlah makanan dalam kumpulan kecil, sehingga makanan dapat dikonsumsi dibawah 2 jam. Hindari mencampur makanan yang dipersiapkan secara segar dengan makanan yang sedang disimpan.

14. Jagalah pangan pada suhu aman

makanan di kulkasDaging beku harus disimpan pada suhu kurang dari -12 derajat celsius. Sedangkan untuk produk susu dan bahan lainnya dapat disimpan pada suhu kurang dari 5 derajat celsius. Hal tersebut perlu dilakukan karena untuk menghindari mikrobakteria. (DP)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY