Sudah terlalu banyak kasus yang terlambat deteksi dalam mengatasi pasien meningitis atau radang selaput otak. Terakhir pada kasus selebritis Indonesia Olga Syahputra, meski sebab pastinya masih simpang siur hingga kini. Sesungguhnya meningitis sendiri terjadi dengan proses yang membutuhkan waktu bagi bakteri untuk berkembang, masuk ke darah dan menembus sawar otak sehingga menyebabkan infeksi pada selaput otak atau di dunia medis disebut dengan meningens.

Kunci keberhasilan penatalaksanaan meningitis adalah deteksi dini dan penanganan yang menyeluruh. Jika terlambat sedikit maka dapat menimbulkan kecacatan hingga kematian. Agar dapat mendeteksi penyakit ini dengan cepat, bagaimana caranya?

1. Gejala Umum

Anak dan dewasa memiliki gejala yang sama, yaitu ditandai dengan adanya demam seluruh tubuh namun akral ekstrimitas atau ujung telapak tangan dan kaki terasa dingin. Penderita juga mengalami muntah, sakit otot dan sendi, sakit kepala yang hebat, sensitif terhadap cahaya, serta adanya kaku kuduk (leher atau kuduk tidak bisa digerakkan dan terasa kaku walaupun kita mencobanya dengan bantuan tangan). Sedangkan gejala pada bayi biasanya dominan dengan demam tinggi, menangis yang terus menerus, nafas cepat, tidak mau didekati, serta kaku kuduk, dan biasanya ada penonjolan di kepala bagian atas si bayi.

2. Tingkat Kesadaran.

Bagi semua penderita, kita harus membandingkan kondisi kesadaran saat penderita sehat atau normal, dengan kondisi kesadaran saat mereka diduga menderita meningitis. Dalam kedokteran dikenal istilah sadar hingga status koma, jadi diantara status kesadaran tersebut ada tingkatan yang dikenal dengan somnolen, delirium, apatis dan lain-lain. Namun untuk mudahnya penderita yang banyak mengigau, seperti orang mabuk hingga sudah tidak mau berinterkasi dengan orang sekitar dapat dinyatakan positif adanya penurunan tingkat kesadaran dan merupakan tanda adanya gangguan sistemik pada tubuh.

3. Lakukan Tes Gelas terhadap bercak merah yang timbul.

Tes Gelas dilakukan untuk memastikan bercak merah yang timbul di sekujur tubuh merupakan tanda dari adanya bakteri didalam darah. Ambil gelas kaca yang bening dan tembus pandang, dan lakukan penekanan ke bercak merah yang ada. Jika bercak tersebut tetap terlihat jelas saat dilakukan penekanan gelas dan kedua gejala diatas juga terpenuhi maka dapat dipastikan bahwa didalam darah penderita sudah mengandung bakteri dan merupakan kedaruratan medis yang dapat berujung pada meningitis.

Para sobat gulalives, agar penanganan penyakit dapat lebih optimal, sebaiknya jika menghadapi penderita dengan gejala 1 dan 2 positif diharapkan segera dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapat pertolongan, tanpa menunggu timbulnya bercak dan tes gelas positif yang merupakan tanda bahwa penyakit sudah semakin memburuk. -HZ

LEAVE A REPLY