Coba Trik Manjur Berhenti Merokok dengan 30 Menit dalam Sehari

insights.ibx.com

Gulalives.co – Semua perokok mengaku jika berhenti merokok adalah hal yang sulit. Namun, bukan berarti itu mustahil, jika seseorang benar-benar membulatkan tekadnya. Apalagi penyakit-penyakit akibat rokok setidaknya telah merenggut 235 ribu jiwa per tahun di Indonesia.

Related image
youtube.com

Maka, salah satu cara berhenti merokok yang paling sederhana, murah meriah, dan terbukti efektif yang bisa coba kamu lakukan mulai detik ini adalah olahraga. Karena, dengan rutin berolahraga, dapat menghentikan keinginan merokok, saat kamu sudah setengah jalan menuju hidup bebas nikotin.

Gejala sakau rokok biasanya muncul paling parah di minggu-minggu pertama kamu mulai berhenti merokok. Masa inilah yang paling rentan membuat (calon) mantan perokok akhirnya tergoda untuk kembali merokok, satu batang, dua batang, hingga akhrnya gagal.

Jadi, kalau kamu sudah mantap untuk berhenti merokok sekali untuk selamanya, maka kamu perlu mengenali berbagai gejala sakau rokok yang mungkin muncul, dan mengatasinya sebelum mereka benar-benar datang menghantui.

Baca Juga: Inilah Bagian Tubuh yang Paling Cepat Rusak Akibat Merokok

Berhenti merokok menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada setiap orang, tapi akan cukup mengganggu kamu dalam melakukan aktivitas harian. Hal ini dapat memengaruhi kondisi fisik atau psikologis seseorang. Maka, kamu perlu tahu apa saja gejala fisik yang bisa muncul saat kamu mulai berhenti merokok:

  • Mengalami gejala seperti flu; sakit tenggorokan dan batuk.
  • Sensasi dingin pada bagian terujung tubuh (jari tangan dan kaki, puncak kepala).
  • Merasa lemas.
  • Pusing.
  • Nafsu makan meningkat.
  • Mual dan perut kram.
  • Sakit kepala.
  • Berkeringat tanpa sebab.
  • Mulut asam dan pahit.

Sementara efek emosional dan psikologis yang akan muncul sejak minggu pertama kamu mulai berhenti merokok adalah:

  • Perubahan mood drastis (mood swings); cepat marah, cepat frustrasi, tidak sabar, mudah tersinggung.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Insomnia.
  • Keinginan yang tak tertahankan untuk merokok lagi.
  • Gejala-gejala depresi.
  • Cemas dan bosan.

Meski terdengar klise, nyatanya mengubah kebiasaan merokok dengan sebuah kebiasaan yang lebih baik, yakni olahraga, merupakan strategi terbaik untuk mulai berhenti merokok.

Karena, rutinitas baru tersebut dapat memperbaiki mood dan membantu kamu mengalihkan pikiran dari rokok. Olahraga rutin juga membuat tubuh menjadi lebih berenergi, sehingga tidak memunculkan kebutuhan untuk kembali merokok.

Di samping itu, olahraga juga menjadi cara berhenti merokok yang efektif, karena berbagai perubahan baik yang dihasilkannya dari dalam tubuh. Nikotin adalah zat yang secara alami ditemukan dalam tembakau.

Efek candunya bahkan sama kuat dengan heroin atau kokain. Nikotin juga sangat berperan dalam menekan mood depresan, dengan memengaruhi aliran antara sel saraf. Faktanya, nikotin dari asap rokok bisa mencapai otak lebih cepat, daripada obat-obatan yang disuntikkan lewat pembuluh darah.

Baca Juga: Bagaimana Caranya Agar Anak Tidak Menjadi Perokok? Baca di Sini!

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2017, meneliti sekelompok tikus yang dipapar nikotin selama dua minggu, menunjukkan bahwa kadar nikotin dalam otak mengalami penurunan drastis setelah mereka dibuat rutin berlari dalam roda putar dalam kurun waktu 2 hingga 24 jam.

Hasil studi ini juga menunjukan tikus yang rutin beraktivitas fisik cenderung lebih jarang menunjukkan gejala sakau merokok, kalaupun muncul, efeknya menjadi lebih ringan, dibandingkan dengan tikus yang tidak beraktivitas fisik.

Perokok, biasanya akan lebih tahan lapar atau cepat kenyang. Sebab, selain efek racunnya yang mengacaukan produksi hormon lapar ghrelin dan asam lambung, sebagian asap yang masuk ke dalam tubuh juga tertelan oleh perut, sehingga membuat perut terasa kembung dan lebih penuh.

Maka, saat kamu berhenti merokok, produksi hormon tubuh akan kembali lebih teratur dan lambung tidak akan lagi mengembang karena terisi gas (asap rokok). Itulah mengapa berhenti merokok bisa membuat berat badan kamu naik. Nah, olahraga rutin dapat mengendalikan sekresi hormon ghrelin yang memicu rasa lapar tersebut.

Rokok sering dianggap sebagai penghilang stres. Nyatanya, racun yang terdapat pada rokok justru menjadi radikal bebas dalam tubuh, dan dapat memicu respon stres, baik secara emosional pun fisik.

Baca Juga: Sayuran ini Dipercaya Ampuh Perbaiki Paru-paru yang Rusak Akibat Merokok

Maka, olahraga rutin akan melatih tubuh untuk bisa merespon stres dengan lebih baik. Olahraga menurunkan produksi hormon stres kortisol yang memunculkan berbagai gejala stres dan cemas berlebihan, untuk menggantikannya dengan hormon endorfin yang dapat menimulkan efek bahagia.

Perlu diingat, berhenti merokok dan kebiasaan berolahraga adalah merupakan dua hal yang harus dilakukan bertahap dan berkelanjutan. Untuk memulai aktif berolahraga sebagai cara berhenti merokok, berikut beberapa hal yang bisa coba kamu lakukan mulai sekarang:

  • Tentukan waktu untuk berolahraga secara rutin seperti setiap pagi atau sore.
  • Sempatkan waktu minimal sekitar 30 menit dalam satu hari untuk berolahraga, minimal 3 hingga 5 hari per minggu. Buatkan jadwal khusus olahraga jika perlu.
  • Pilih jenis aktivitas fisik yang paling kamu sukai agar tidak merasa terbebani.
  • Mulailah dari jenis olahraga yang ringan, seperti jalan kaki, bersepeda keliling komplek, berenang, yoga, hingga latihan kekuatan otot seperti angkat beban, squat, dan plank.
  • Beres-beres rumah dan berkebun juga bisa Anda jadikan alternatif aktivitas fisik selain olahraga.

Apa pun jenis olahraga yang kamu pilih sebagai cara berhenti merokok, sebenarnya sama-sama baik. Asalkan jangan berlebihan dalam melakukannya. Karena, sesak napas saat olahraga adalah hal yang lumrah terjadi pada perokok yang baru mencoba untuk berhenti.

Maka, ketika napas sudah mulai terengah-engah, dan membuatmu sulit berbicara, segera hentikan aktivitas tersebut, dan istirahatlah sejenak. Untuk menghindari hal ini, mulailah perlahan. Apalagi jika kamu belum pernah aktif olahraga sebelumnya.

Setelah tubuh beradaptasi dengan rutinitas olahraga baru, dan fungsi paru perlahan sudah membaik. Kamu bisa tingkatkan intensitas olahraga secara bertahap.

Related image
virginradio.ro

Dan, lambat laun, berolahraga akan terasa lebih mudah, serta kamu tidak sadar jika kamu sudah sukses mengucapkan sebenar-benarnya perpisahan dengan rokok; benda paling tidak ada manfaatnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here