Cara Ampuh Agar Orangtua Mau Berhenti Merokok

0
46 views
deccanchronicle.com

Gulalives.co – Perokok mana sih yang bisa dengan mudah meninggalkan kebiasaan buruknya merokok begitu saja? Meskipun semua orang sudah tahu jika merokok adalah hal yang tidak memiliki manfaat, dan justru mengikis kesehatan penikmatnya secara perlahan, nyatanya masih banyak banget kan yang menghisap barang satu ini? Masuk ke dalam ranah keluarga, kalau kamu salah satu anak yang khawatir dengan masalah kesehatan orangtua, dan ingin agar orangtua mau berhenti merokok, lanjutkan baca artikel ini hingga tuntas, ya.

Related image
jw.org

Setiap tahunnya asap tembakau menjadi penyebab enam juta kematian di seluruh dunia. Dan, sebanyak 600,000 di antaranya, disebabkan oleh asap rokok. Asap ini juga diduga menjadi penyebab dari 25 penyakit yang berbeda. Jelas, hal ini mengindikasikan bahwa begitu banyak bahaya yang mungkin terjadi hanya karena satu faktor, yakni asap tembakau; termasuk asap rokok.

Meskipun kita bukan bagian dari perokok aktif, nyatanya kita pasti memiliki kekhawatiran tentang masalah kesehatan, jika bagian dari orang tercinta kita adalah seorang perokok. Terutama orangtua.

Namun, cara memberitahu orangtua tidak akan sama dengan memberitahu anak, kan? Kita perlu menemukan cara yang tepat, agar mereka bisa memahami jika maksud kita sebenarnya baik, dan semata-mata untuk kebaikan mereka, karena kita sayang mereka. Lantas, bagaimana caranya meminta orangtua mau berhenti merokok?

Meminta agar orangtua mau berhenti merokok pastinya akan membawa tantangan tersendiri. Rasa segan yang kita miliki sebagai anak bisa jadi landasan kita kerap menahan diri untuk bicara langsung pada poin intinya.

Apalagi, budaya di Indonesia juga mengharuskan kita sebagai anak untuk memiliki sikap yang cenderung ‘tidak boleh melawan’ di hadapan orangtua. Tapi anak yang benar-benar sayang dengan orangtua, pasti akan terus mencari cara agar usahanya membuahkan hasil.

Kedekatan dengan orangtua merupakan salah satu hal penting dalam upaya meminta orangtua mau berhenti merokok. Sebaiknya, carilah waktu yang tepat, dan duduklah untuk berdiskusi bersama dengan mereka.

Berikan penjelasan mengapa kamu ingin orangtua mau berhenti merokok. Kamu juga bisa mengungkapkan kekhawatiran yang kamu rasakan jika mereka terus-menerus melanjutkan kebiasaan buruknya tersebut. Sampaikan juga jika merokok bukan hanya berbahaya bagi mereka, tapi juga untuk semua yang menghirup asapnya.

Tanyakan juga tentang kesediaan mereka untuk mendiskusikan hal tersebut dengan kamu. Jangan menodongnya secara tiba-tiba, karena mungkin akan membuat mereka merasa tidak nyaman, dan justru menjadi semakin keras. Di sini, kamu juga harus pandai-pandai membaca situasi dan suasana hati orangtua.

Baca Juga: 3 Langkah Bijak untuk Menghadapi Orangtua yang sering Memojokkan Anak

Ajukan pertanyaan pada mereka dan berikan saran mengenai cara-cara untuk membantu menjalani rencana itu. Kebanyakan perokok jangka panjang berpikir bahwa berhenti merokok adalah hal yang mustahil, jadi dengan mengetahui bahwa ada cara konkret untuk mewujudkannya, tentu dapat membuat pikiran mereka terbuka, pada satu pilihan lain.

Dan, agar orangtua benar-benar dapat berhenti merokok, kamu juga harus melibatkan seluruh keluarga dalam rencana ini. Minta semua anggota keluarga untuk membantu. Bisa saja orangtua akan terbujuk pada akhirnya, jika seluruh anggota keluarga menunjukkan kepedulian terhadap bahaya yang mungkin orangtua kalian rasakan jika merokok terus-menerus. Dan, jangan meminta mereka berhenti, saat salah satu dari kalian masih asyik menghisap barang yang satu ini. Sama juga bohong!

Kamu juga bisa kerjasama dengan anggota keluarga yang lain untuk menjalankan rencana kalian. Melibatkan banyak anggota keluarga juga bisa membantu kamu menemukan solusi-solusi yang mungkin sebelumnya tidak kamu pikirkan.

Mintalah orangtua untuk menemui dokter yang dapat menjawab setiap pertanyaan mengenai terapi pengganti nikotin, obat-obatan, atau tentang withdrawal (putus obat). Kamu juga bisa menginformasikan komunitas berhenti merokok kepada orangtua, jika mereka ingin bergabung ke dalamnya. Jelaskan jika di sana terdapat berbagai usia yang sukses lepas dari rokok, jadi mereka pun harus yakin jika mereka bisa.

Saat seorang perokok berat berupaya berhenti, jalannya pasti tidak akan mudah. Mereka dapat dengan mudah kembali pada kebiasaan merokoknya, terlebih jika mereka sedang tidak melakukan kegiatan apa-apa. Maka, penting bagi kamu dan keluarga untuk menawarkan berbagai macam cara agar orangtua tidak memiliki waktu untuk kepikiran merokok lagi.

Kamu bisa lho mengajaknya berolahraga bersama, berjalan kaki, atau bahkan berbelanja. Sebisa mungkin, alihkan pikiran mereka dari rokok. Ingat, bahwa mereka sudah setengah jalan menuju kehidupan bebas rokok.

Upaya serta niat yang mereka miliki untuk berhenti, tentu harus diapresiasi. Jangan biarkan apresiasi itu menetap dalam hati kamu saja, utarakan pada mereka, agar orangtua merasa usahanya dihargai, dan merasakan dampak positif dari perubahannya ini.

Kamu juga bisa mengajak mereka ke dokter atau konselor untuk mengatasi ketergantungan akibat rokok yang mereka rasakan. Karena, mungkin saja pada masa orangtua akan merasa bad mood karena perubahan kebiasaan. Jadi, bersabarlah menghadapi orangtua, jangan pernah bersikap kasar pada mereka yang sedang berjuang.

Kebanyakan perokok biasanya sudah mengetahui mengenai dampak buruk dari merokok. Maka, kamu perlu fokus untuk menginformasikan manfaat dari berhenti merokok, bukan efek buruk dari kebiasaannya satu ini. Biarkan mereka semakin memahami keuntungan yang akan mereka dapatkan ketika mereka stop merokok. Seperti beberapa manfaat di bawah ini:

Related image
chocchildrens.org
  • Ketika seseorang tidak lagi mengisap batang rokok, tekanan darah dan denyut jantungnya akan menurun sampai ke angka normal.
  • Selama satu tahun pasca berhenti, risiko perokok untuk terkena serangan jantung menurun sampai 50 persen.
  • Setelah 10 hingga 15 tahun stop merokok, risiko mantan perokok untuk terkena kanker paru pun berkurang sampai setengah dari risiko perokok.
  • Mantan perokok juga akan menikmati hidup yang lebih berkualitas, karena serangan virus pilek dan flu menjadi lebih sedikit, status kesehatan yang lebih baik, dan berkurangnya tingkat bronkitis serta pneumonia.
  • Makanan akan terasa lebih lezat.
  • Indera penciuman akan kembali normal.
  • Aktivitas normal, seperti menaiki tangga atau melakukan pekerjaan rumah tangga, tidak akan lagi membuatnya sesak napas.
  • Dan, uang yang bisa mereka bakar, akan lebih bermanfaat saat mereka mulai menabungnya, karena tidak lagi merokok.

Semangat, dan semoga orang-orang terkasihmu segera jauh dari rokok, ya!

LEAVE A REPLY