Bunga Kecombrang, Bukan Bunga Biasa

Bunga Kecombrang
Bunga Kecombrang

Bunga Kecombrang merupakan tanaman berbentuk rimpang mirip jahe atau lengkuas. Bagian yang digunakan dari tumbuhan ini adalah batang dan bunganya. Bunganya berwarna merah jambu, bunga yang sudah mekar berbentuk seperti air mancur, sedangkan yang masih kuncup berbentuk lonjong runcing di ujungnya dan kulitnya berlapis-lapis seperti bawang merah. Baik bunga yang sudah mekar maupun yang masih kuncup dapat dimanfaatkan dalam masakan.

Di beberapa daerah bunga kecombrang lazim digunakan sebagai bumbu atau pelengkap masakan, penambahan bunga kecombrang dalam masakan menambah citarasa asam dan membangkitkan selera. Selain itu juga memiliki khasiat kesehatan untuk

Berikut beberapa daerah di nusantara yang menggunakan bahan baku bunga kecombrang untuk menghasilkan kuliner khas daerah tersebut.

Sumatera Utara

Di Sumatera Utara bunga kecombrang disebut bunga kincung/kencong, sementara di tanah Karo ada yang menyebutnya bunga rias. Kincung digunakan untuk berbagai jenis masakan khas Sumatera Utara salah satunya Arsik Ikan Mas, yang menggunakan bunga kincung sekaligus buahnya yang masih muda yaitu asam cekala. Selain itu kincung juga digunakan untuk sayur ubi tumbuk, campuran gulai, sambal kincung, anyang (sejenis urap khas Sumatera Utara), bahkan berbaur dengan kuliner Tionghoa menghasilkan menu Gurame Kencong dan menjadi salah satu menu popular di Sumatera Utara.

Riau

Di tanah Melayu ini, bunga kincung lazim digunakan dalam gulai dan pindang. Terutama masakan gulai ikan, selain untuk mengurangi bau amis ikan, kecombrang juga memperkaya rasa. Masakan gulai ikan yang popular dalam budaya Melayu menggunakan ikan segar baik ikan laut ataupun ikan tawar. Yang menjadi ciri khas kuliner melayu adalah gulai ikan sale/salai yaitu jenis ikan lele yang diasap, kombinasi ikan asap dan bunga kincung sungguh sedap.

Jawa Barat

Bagi masyarakat Sunda di Jawa Barat, bunga ini disebut honje.Kuntum bunga honje biasanya dikukus lalu digunakan sebagai lalap bersama sambal. Beberapa olahan lain seperti tumis dan oseng juga menggunakan honje.

Jawa Tengah

Bunga yang dimanfaatkan adalah bunga yang sudah mekar, biasa direbus dan dimakan sebagai campuran urap sayur atau pecel. Di Pekalongan megono (urap sayur) menggunakan bunga kecombrang rebus sebagai campurannya, dan di Banyumas disantap bersama sayuran rebus lain dengan bumbu pecel.

Bali

Kuliner Bali sangat akrab dengan bunga kecombrang, orang Bali menyebutnya kecicang sementara batangnya dinamakan bongkot. Sambal terkenal di Bali memakai bongkot sebagai bahan dasarnya, dicampur dengan irisan cabe, bawang merah dan tomat hijau, sambal ini terkenal dengan sebutan sambal matah atau sambal bongkot.

Sulawesi Selatan

Di Sulawesi Selatan disebut patikala, umumnya digunakan sebagai campuran dalam masakan ikan berkuah kuning untuk menambah rasa asam. Masakan khas Sulawei Selatan ini disebut Pallu Mara, Pallu artinya masak dan Mara artinya asam.

 

 

 

 

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY