Bumil Tak Dianjurkan Minum Jamu, Ini Alasannya

0
3,455 views
Bumil Tak Dianjurkan Minum Jamu, Ini Alasannya
Bumil Tak Dianjurkan Minum Jamu, Ini Alasannya

Gulalives.com, SEMARANGDear ibu hamil, menjaga kondisi sang buah hati adalah kewajiban bagi Anda, agar kelak ketika melahirkan, Anda bisa mendapatkan buah hati yang didambakan. Sehingga, praktis, menjaga kesehatan saat hamil, termasuk asupan nutrisi menjadi hal yang harus menjadi prioritas. Salah satu makanan atau minuman yang tidak dianjurkan saat hamil adalah jamu, terutama yang ada unsur kunyit dan asemnya.

Anda perlu ingat bahwa khasiat-khasiat jamu yang mujarab bagi Anda saat belum hamil belum tentu cocok bagi Anda ketika hamil, seperti jamu kunir asem ini. Jamu kunyit asem adalah salah satu jenis jamu yang sering Anda jumpai dari tukang jamu gendong atau di kios-kios jamu. Jamu kunyit asem tidak baik bagi ibu hamil karena khasiatnya yang memperlancar haid. 

Akan tetapi, yang perlu digaris bawahi adalah meski saat melahirkan menjadi lancar, jamu kunir asem sebaiknya tidak diminum saat hamil, terutama pada awal-awal masa kehamilan. Khasiatnya yang sebagai peluruh haid dikhawatirkan bisa menggugurkan kandungan yang masih sangat muda. “Akibat lainnya adalah, belum tentu si dedek menyukai jamu tersebut, karena kita ketahui, yang dimakan ibunya, akan dimakan pula oleh bayinya, dan rasa kunyit yang pait tidak disukai bayi,” ujar bidan Naning, pengasuh Rumah Bersalin Ngesti Widodo, Semarang, kepada Gulalives.com, Selasa (8/9).

Secara medis, jamu yang dikonsumsi secara oral ini sangat tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Menurut bidan Naning, hal ini terkait dengan dosis aman jamu yang belum ada patokannya, sementara di dunia medis, dosis merupakan hal yang sangat penting.

Selain itu, adanya anggapan bahwa jamu tidak memiliki efek, juga bisa dibantah karena jamu juga memiliki kandungan bahan aktif di dalamnya. Dari sebuah penelitian, jamu cabe puyang sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil karena dapat mengurangi kontraksi saat ibu bersalin sehingga membuat janin sulit keluar. Konsumsi jamu tersebut pada trimester pertama bahkan dapat meningkatkan risiko keguguran. “Jamu yang relatif aman untuk ibu hamil dan sudah ada penelitiannya hanyalah jahe, atau beras kencur,” pungkas bidan Naning. (DP)

LEAVE A REPLY