Pasca Gempa NTB, BSMI Adakan Mobile Clinic dan Trauma Healing

0
33 views

Gulalives.co – Pasca gempa yang melanda Lombok, 5 Agustus 2018 lalu. BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) mengadakan sejumlah kegiatan untuk membantu para korban gempa. Bersama relawannya, BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) Jawa Timur mengadakan Trauma Healing untuk anak-anak korban korban gempa, di Desa Guntur Macan, Lombok Barat, pada Jumat 10 Agustus 2018 kemarin.

Trauma healing dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan trauma yang menjadi dampak peristiwa gempa pada anak. Mereka membagikan banyak hal di sana, terutama apa-apa saja yang berkaitan dengan psikologis dan sosio-emosional mereka. Dan, sebanyak 73 anak mengikuti kegiatan ini, mereka menjalankan berbagai senam otak, menggambar bebas, minum susu, hingga terapi sederhana.

Selain Trauma Healing, BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) Kalimantan Timur juga adakan kegiatan lainnya, yakni:

  • Progress RSL,
  • Mobile Clinic pada 7 titik desa di Lombok Barat dan Utara, dan
  • Satu titik desa di Lombok Timur, untuk pelayanan dokter spesialis.

Dan, dalam penanganan pasca bencana tersebut, sejumlah dokter punditurunkan langsung, di antaranya:

  • dr H. AHMAD Hadi wijaya Sp. A,.M.Kes,
  • dr. H. Andi Hasyim Asy’ari, Sp. M.,M.Kes,
  • dr. H. Muhammad Arman Amar, Sp. THT-KL. ,M.Kes,
  • dr. H. SYAIFUL Kamil Sp. B.,M.KES.,Finac,
  • Said Hamdi Assegaf Amd.Kep, dan
  • Joko Sugiyanto.

Sebagai informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban akibat gempa 7 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terus bertambah, hingga menjadi 321 orang yang meninggal dunia.

Baca Juga: Pasca Gempa, PLN Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi di Lombok

“Sebanyak 321 orang meninggal tersebut semuanya sudah diverifikasi. Adanya laporan-laporan tambahan jumlah korban meninggal dunia masih dilakukan verifikasi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers pada Jumat 10 Agustus 2018, kemarin.

Dia juga mengatakan jika ada potensi jumlah korban meninggal dunia akan bertambah. Saat ini, petugas masih melakukan verifikasi atas laporan-laporan korban tambahan. Sementara, 321 orang yang menjadi korban itu tersebar, seperti:

  • Kabupaten Lombok Utara 273 orang,
  • Lombok Barat 26 orang,
  • Lombok Timur 11,
  • Kota Mataram 7,
  • Lombok Tengah 2, dan
  • Kota Denpasar 2 orang.

Sementara, saat ini jumlah pengungsi ada 270.168 orang, yang tersebar pada ribuan titik. Jumlah ini juga diperkirakan bertambah mengingat pendataan yang masih terus dilakukan.

Terpenting untuk kita, tolong jangan pernah berhenti mengirimkan bantuan untuk mereka, jika bukan materi, masih ada doa yang bisa kita kirimkan di sepanjang waktu yang kita punya. Semoga segera pulih, dan terus diberikan energi untuk menguatkan satu sama lain. Aamiin.

LEAVE A REPLY