Brazil, Gudang Juara UFC

0
159 views

Bukan hanya hebat dalam sepak bola, namun untuk mix martial art Brasil juga menjadi penghasil juara UFC yang mendunia. Kerasnya persaingan dan pendeknya masa bertahan bagi juara UFC membuat sabuk juara berpindah tangan dari juara yang satu ke juara lainnya secara cepat. Kita menyaksikan para pejudo sampai pegulat dan petinju sampai karateka dengan status master dari kelas berat hingga ringan semua silih berganti berada dalam rangking teratas UFC. Mempertaruhkan segalanya dalam pertandingan yang digelar dalam arena segi 8 tersebut. Namun sepanjang sejarah berdirinya UFC, ada tiga nama asal Brazil yang mendunia dikelas dan eranya masing-masing:

  1. Gracie. Pria yang kini berusia 48 tahun ini merupakan juara yang sangat disegani di era awal UFC berdiri. Kelahiran Rio de Jeneiro, Brazil yang merupakan pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu Jitsu level 6 ini dengan sangat mudah mengalahkan lawannya bahkan dengan berat badan yang 2 hinggan 3 kali lipat dirinya. Tiga kali menjadi juara turnamen UFC, dan masuk kedalam UFC Hall of Fame ini merupakan bukti dirinya layak dinobatkan sebagai salah satu legenda juara Ultimate Fighting Championship. Gracie pensiun pada 15 November 2013 di UFC KE 167 tepat 20 tahun usia turnamen tersebut.
  2. Anderson Silva. “The Spider” yang merupakan nama arenanya, adalah juara UFC kelas menengah dengan 16 kemenangan berurut dan 10 kali mempertahankan gelar juara. Bahkan Dana White yang notabene presiden UFC menjuluki ayah dari 5 anak ini sebagai petarung terbaik sepanjang masa. Silva merupakan petarung serba bisa dan dalam setiap penampilannya tampak sangat menguasai lawan dan arena pertandingan.
  3. Jose Aldo. Ini juara UFC dari Brazil yang masih anyar, juara yang satu ini usianya belum menyentuh 30 tahun. Jose Aldo bahkan belum menemukan lawan yang sepadan bagi dirinya di kelas bulu. Walau Jose berlatar belakang Jiu Jitsu, namun dalam setiap pertandingannya ia lebih memilih stand up fighting dan meng-KO lawan baik melalui pukulan maupun tendangannya. Juara UFC ini sering terpilih menjadi fight of the night melalui aksi spektakulernya di pertandingan saat bertanding melawan Mark Hominick, Frankie Edgar dan Chad Mendes.

Dengan dominasi para petarung dari Brazil dan makin meningkatnya animo publik terhadap olahraga ini, menjadi pertanyaan dan tantangan bagi negara-negara di Asia yang sangat kental dengan tradisi tarung bebasnya. Jepang, Korea, Thailand, juga Indonesia seharusnya bisa meningkatkan kemampuan fighternya dan menjadi jawara yang dikenal dunia – HZ

LEAVE A REPLY