Cara Sederhana Berbakti Kepada Orangtua

panah.pro

Gulalives.co – Kedua orangtua ibaratkan malaikat tak bersayap yang telah membesarkan, mendidik, dan merawat kita tanpa pamrih dengan penuh kasih sayang. Mereka dengan penuh pengorbanan serta kerelaan berjuang untuk kebaikan anak-anaknya. Agar tetap hidup, tersenyum dan bahagia. Namun sebagai anak, sudahkah kita berbakti kepada orangtua?

Image result for kedua orangtua
websitependidikan.com

Berbakti kepada orangtua bukanlah dengan cara memberikan banyak harta untuk mereka. Akan tetapi, dengan membuat mereka bangga dan bahagia. Ingin tahu cara mudahnya? Berikut cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk memuliakan orangtua, termasuk kepada orangtua yang telah tiada.

Senantiasa Menyenangkan Hati Mereka

Bagi kedua orang tua anak adalah teman terbaik dan obat rindu bagi mereka, oleh karenanya bergaulah dengan keduanya dengan cara yang baik. Memberikan kebahagiaan untuk orangtua adalah termasuk berbakti kepada mereka. Buatlah mereka senantiasa tertawa seperti kamu telah membuatnya keduanya menangis.

Bertanggung Jawab pada Apapun Pilihan Hidupmu

Memiliki sikap tanggung jawab merupakan didikan orang tua yang tidak boleh dilupakan. Dengan kamu bertanggung jawab terhadap pilihan hidupmu, orangtua sudah merasa bangga memilikimu dalam hidup mereka. Terutama jika pilihan hidupmu itu membuat kamu berguna bagi orang lain, pasti orangtua akan merasa bahwa kamu adalah anak yang berbakti.

Berkata dengan Perkataan yang Lemah Lembut

Dalam berucap dan berkomunikasi dengan kedua orang tua adalah dengan perkataan yang lemah lembut, yang santun dan menyejukkan hati mereka. Ucapan yang paling santun, penuh hormat dan terbaik hanyalah untuk kedua orangtua, dan hendaknya dibedakan cara berbicara dengan kedua orangtua dan berbicara dengan anak, teman atau dengan yang lain.

Ringan Tangan Menjalankan Perintah Orangtua

Jika kamu ingin berbakti kepada orangtua, maka turutilah apa yang mereka perintahkan kepada kita, yang mana hal tersebut dapat kita jalankan, maka janganlah menolak atau menunda-nunda jika memang kita tidak memiliki udzur dalam perkara tersebut. Orang tua ‘melayani’ kita sejak kita lahir, sejak masih bayi hingga dewasa dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Sungguh tidak pantas ketika tiba saatnya orang tua kita memerintahkan kita untuk melakukan suatu perkara yang sanggup kita kerjakan, namun kita mencari-cari alasan untuk mengelak dari perintah tersebut.

Tidak Menyia-nyiakan Kerja Keras Orangtua

Di jaman sekarang ini, banyak kita temui anak yang tidak bisa menghargai perjuangan dan kerja keras orang tuanya dalam menafkahi mereka, menyekolahkan mereka, dan hal yang semisalnya yang notabene perjuangan tersebut adalah untuk membuat kita menjadi lebih baik. Semisal bentuk tidak menghargai perjuangan dan kerja keras orang tua adalah: bolos sekolah, menghambur-hamburkan uang pemberian orang tua, malas belajar, dan sikap negatif lainnya yang dilakukan seorang anak.

Menunjukkan Sikap Disiplin dan Tidak Mudah Menyerah

Disiplin terutama terhadap diri sendiri juga perlu kamu tunjukkan sebagai cara untuk berbakti kepada orangtua. Tidak mudah menyerah meskipun berbagai halangan dan rintangan menghadang. Jika kamu memiliki dua sifat ini, orangtuamu akan yakin bahwa kesuksesan akan menghampirimu. Sehingga, mereka bangga sudah berhasil membesarkanmu dan mendidikmu.

Merendahkan Diri di Hadapan Mereka

Di hadapan orangtua, seorang anak haruslah senantiasa merendahkan dirinya dan tidak boleh sombong meskipun seorang anak sudah meraih kesuksesan atau memiliki jawabatan di dunia. Ingatlah sewaktu kita baru terlahir ke dunia kita berada dalam keadaan lemah dan membutuhkan pertolongan. Kedua orang tualah yang menolong, mencintai kita dengan memberi makan, minum, pakaian dan semuanya.

Seandainya kita diperintahkan untuk melakukan pekerjaan yang kita anggap ringan dan sesuatu yang mungkin merendahkan karena tidak sesuai dengan kesuksesan atau jabatan kita hal itu bukan sesuatu yang haram, wajib bagi kita untuk tetap taat dan patuh kepada keduanya.

Merawat Mereka Saat Usia Semakin Renta

Saat kita masih kecil hingga kita dewasa orang tua merawat kita dengan penuh kesabaran dan ketelatenan. Saat kita sakit sejak kita bayi hingga dewasa, orang tua menjaga kita siang dan malam. Ingatlah bagaimana Ibu kita memandikan kita, menyuapi kita dengan telaten, memakaikan baju setiap hari, mengajari kita hal-hal yang baik, mengganti popok kita, dll. Sekarang banyak kita temui, anak-anak yang menaruh orang tuanya di panti jompo dikarenakan mereka lebih memilih menghabiskan semua waktu untuk mengejar nafsu duniawi. Sungguh kebanyakan orang tua akan nelangsa dengan perlakuan seperti ini.

Doa Anak yang Shalih untuk Orangtua yang Telah Meninggal

Bagi kaum Muslimin yang mana kedua orang tua atau salah satunya telah tiada, bahwasanya doa dari anak yang sholeh begitu luar biasa memberi manfaat bagi orang tua yang telah meninggal. Telah banyak hadits yang menerangkan tentang bagaimana kebaikan yang akan didapatkan orang tua di kehidupan setelah mati tatkala memiliki anak-anak yang sholeh yang mau mendoakan mereka.

Dan shaleh ataupun shalehah itu harus diperjuangkan dengan cara taat pada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengikuti tuntunan Rasul-Nya, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Sebaliknya anak-anak yang tidak mau taat kepada perintah Allah dan sebaliknya gemar berbuat dosa akibat meninggalkan shalat, berbuat maksiat, tidak mau belajar ilmu agama dan hal-hal yg dibenci Allah serta RasulNya.. maka sang anak hanya akan memberikan beban berat yang harus dipertanggung jawabkan orang tuanya di yaumul akhirat.

Baca Juga: Agar Orangtua Panjang Umur dan Bahagia di Sisa Hidupnya

Kasih sayang orangtua memang sedalam itu. Makanya, hal-hal sepele dari kamu pun bisa menjadi hal yang luar biasa membanggakan menurut mereka. Jangan bosan untuk menyayangi dan kasihi orangtuamu, ya.

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY