Gulalives.com, JAKARTA – Kamu mungkin bertanya-tanya apakah telur dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat yang tidak baik untuk tubuh.

Thomas Behrenbeck, M.D., Ph.D., kardiolog di Mayoclinic menyatakan telur ayam merupakan jenis makanan tinggi kolesterol. Diet tinggi kolesterol dapat berkontribusi terhadap tingginya kadar kolesterol  dalam darah.

Namun, berapa banyak kolesterol dalam diet dapat meningkatkan kolesterol darah bervariasi dari orang ke orang. Meskipun makan telur terlalu banyak dapat meningkatkan kolesterol, namun makan empat kuning telur atau lebih sedikit setiap minggu sejauh ini  belum ditemukan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Ketika memutuskan apakah akan menyertakan telur dalam pola makan harian, pertimbangkan batas harian yang disarankan pada kolesterol dalam makananmu.

Jika kamu sehat, disarankan agar membatasi diet kolesterol kurang dari 300 miligram (mg) per hari. Apabila memiliki penyakit jantung, diabetes atau kadar LDL tinggi (low-density lipoprotein) atau yang dikenal dengan kolesterol jahat, maka kamu harus membatasi diet kolesterol kurang dari 200 mg per hari.

Satu telur besar mengandung sekitar 186 mg kolesterol – yang semuanya ditemukan dalam kuning telur. Oleh karena itu, jika kamu makan telur pada hari tertentu, penting untuk membatasi sumber kolesterol selama sisa hari itu. Pertimbangkan mengganti porsi sayuran untuk porsi daging, atau menghindari produk susu berlemak tinggi untuk hari itu.

Jika suka telur tapi tidak ingin bonus kolesterolnya, cukup makan putih telurnya saja. Putih telur tidak mengandung kolesterol. Nah, kini jadi lebih tahu kan? (vw)

LEAVE A REPLY