Kamu Punya Benjolan di Leher? Hati-hati dengan 6 Penyakit Ini!

0
65 views
rd.com

Gulalives.co – Selain merusak estetika, benjolan yang muncul di leher juga biasanya disertai dengan rasa nyeri, atau bahkan tidak terasa sakit sama sekali. Pada beberapa kondisi, benjolan di leher memang tidak berbahaya. Namun, jika kamu atau orang terdekatmu memiliki benjolan di leher, sebaiknya tetap segera periksakan diri ke dokter. Sebab, bisa jadi benjolan di leher itu merupakan salah satu gejala penyakit serius yang sedang menyerangmu, seperti:

Related image
allhealthynews.com

Gondok

Penyakit gondok adalah pembesaran yang terjadi pada kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid ini adalah kelenjar penting yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh, dan letaknya di bagian depan leher. Jika terjadi masalah pada kelenjar ini, benjolan di leher padat atau cair bisa saja muncul.

Akibatnya, saraf pada bagian leher akan tertekan, dan menyebabkan kesulitan bernapas, hingga menelan makanan. Maka, segera periksakan kondisimu ke dokter untuk mengetahui apakah kamu mengalami hipotiroid atau hipertiroid. Karena, penyakit gondok tidak dapat hilang dengan hanya minum obat.

Amandel

Peradangan ini juga bisa disebut tonsilitis atau tonsilofaringitis, yang biasanya terjadi pada anak-anak. Amandel sendiri merupakan dua kelenjar kecil yang berada di dalam tenggorokan, dan berfungsi mencegah infeksi.

Penyebab radang ini biasanya adalah virus atau bakteri. Gejalanya seperti nyeri saat menelan, sakit telinga, dan benjolan di leher yang disertai batuk. Tidak ada obat dan tindakan khusus untuk menanganinya, biasanya penderita akan diberikan obat untuk meringankan gejala.

Namun, pada kasus radang amandel yang tergolong parah, dokter biasanya akan melakukan tindakan operasi pengangkatan amandel untuk mengatasi serangan penyakit ini.

Kelenjar Getah Bening

Penyakit dengan gejala benjolan di leher yang lainnya adalah gangguan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem imun, khususnya limfatik. Kelenjar ini mengandung sel-sel darah putih dan antibodi, hingga kelenjar ini berperan penting dalam melawan infeksi dan penyakit.

Maka itu, saat tubuhmu terkena infeksi, maka ia akan menghasilkan lebih banyak sel imun. Meningkatnya sel imun pada kelenjar limfa inilah yang akhirnya membuat pembesaran atau pembengkakan.

Kista

Kista yang menyebabkan benjolan di leher anak ini terjadi pada saluran thyroglossal, biasanya memang tidak berbahaya. Namun, dokter biasanya akan melakukan pembedahan untuk mengangkat jaringan tersebut, guna mencegah risiko komplikasi di kemudian hari.

Kanker

Penyakit yang menyebabkan terjadinya benjolan di leher selanjutnya adalah kanker. Karena beberapa jenis kanker diketahui dapat menyebabkan munculnya benjolan tersebut. Dan, jenis kanker yang dimaksud antara lain adalah leukimia dan kanker mulut.

Baca Juga: Waspada, 6 Gejala Awal Kanker Kulit ini Kerap Diabaikan!

Tuberculosis (TBC)

Penyakit TBC yang menyerang saluran pernapasan ini biasanya akan menimbulkan adanya benjolan di leher. Bisa berukuran kecil, pun besar. Ada yang timbul hanya satu buah, ada pula yang langsung banyak.

Biasanya, penyakit tuberculosis ini menyerang paru-paru, tapi perlu untuk diketahui, jika penyakit TBC ini bisa juga menyerang bagian tulang, kulit, otak, dan kelenjar. Biasanya, pada TBC saluran pernapasan ini, benjolan tersebut terdapat di sebelah kiri, kanan, bahkan di keduanya. Gejala lainnya seperti sering batuk, sakit kepala, dan rasa tidak nyaman.

Related image
ilsanoquotidiano.com

Jadi, mulai sekarang, jangan lagi menyepelekan benjolan di leher, ya. Lebih baik segera periksakan dirimu ke dokter, sebelum terlambat.

LEAVE A REPLY