Hati-hati, 8 Benda-benda Ini Bisa Menjadi Pemicu Kanker loh!

0
116 views
nikita.grid.id

Gulalives.co – Kanker merupakan salah satu penyakit pembunuh di dunia yang sangat ganas. Merupakan penyakit mengerikan yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Penyebabnya bukan hanya pola hidup yang gak sehat aja loh, ternyata kanker juga bisa disebabkan oleh beberapa benda yang ada di rumah. Menurut pakar toksikologi, ada beberapa benda di sekitar rumah yang sebaiknya kita waspadai, apa saja ya benda-benda yang bisa menjadi pemicu kanker? Simak yuk!

Sofa

Image result for Sofa
dreams.co.uk

Sofa empuk favoritmu ternyata bisa menyebabkan penyakit. Tak hanya menjauhimu dari aktivitas fisik, tapi benda seperti sofa, matras, dan furnitur sejenis lainnya kemungkinan dibuat dengan TDCIPP, bahan anti-api yang berpotensi menimbulkan kanker (karsinogen). Pada sebuah studi di 2013 yang dilakukan Duke University ditemukan bahwa kandungan ini ada dalam darah setiap orang yang mereka cek.

Ini juga merupakan satu dari 10 bahan kimia yang paling banyak ditemukan di peralatan rumah tangga. The Natural Resources Defense Council menyarankan kita semua mengganti sofa yang dibeli sebelum tahun 2013 dan mengecek label rincian saat mau membeli furnitur baru. Pastikan kamu tidak membeli dan menyimpan barang-barang yang bisa menyebabkan kanker.

Tirai dan Karpet

Related image
id.aliexpress.com

Benda ini juga bisa jadi penyebab kanker jika terkena zat kimia dari asap rokok, kadmium. Zat tersebut bersifat karsinogenik, yang dapat menempel pada tirai dan karpet. Sayangnya, kadmium sangat kuat menempel meski sudah berusaha dibersihkan. Untuk menghindari hal ini sebaiknya jangan merokok di dalam rumah.

Taman

Image result for Taman  dihalaman rumah
furnizing.com

Tempat ini rupanya juga berpotensi menjadi penyebab kanker. Ini karena adanya dioksin yang dapat ditemukan di seluruh area taman. Dioksin mengandung karsinogen, yang dapat menyebabkan kanker. Paparan dioksin dapat meningkatkan risiko terserang kanker. Saat bekerja di taman kamu disarankan untuk mengenakan sarung tangan. Selain itu, biasakan diri untuk mencuci bersih anggota tubuh sebelum masuk rumah.

Produk-produk Pembersih

Related image
delfi.lt

Formaldehyde dikenal sebagai karsinogen yang ditemukan pada makanan, kosmetik, jenis produk pembersih (seperti cairan pembersih, pelembut pakaian, dan pembersih karpet), cat, dan lainnya. Juga didapatkan dari menghirup gas untuk memasak dan perapian terbuka. Pilihlah dengan baik produk pembersih yang akan dibeli. Jika enggan menggunakan cairan kimia, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan perabotan tanpa bahan kimia. Selain itu, pastikan ventilasi di ruang masak terbuka.

Lemari Baju

Image result for Lemari Baju
www.jeparaheritage.id

Perchloroethylene atau zat yang sering dipakai untuk mencuci kering (dry cleaning) dapat bersifat karsinogenik dan tersimpan di tempat kita menaruh pakaian yang dicuci kering. Kandungan ini juga ditemukan pada spot remover, semir sepatu, dan pembersih kayu. Solusinya, gunakan sarung tangan saat membersihkan sepatu dan benda-benda berbahan kayu. Jika bajumu ingin di-dry cleaning, carilah binatu yang tidak menggunakan bahan perchloroethylene.

Pembasmi Serangga

Image result for Pembasmi Serangga
FaktualNews.co

Banyak orang yang tak menyukai serangga karena itu menggunakan pembasmi serangga untuk membasminya. Pembasmi serangga banyak mengandung karsinogen glyphosate yang berpotensi menyebabkan kanker. Cermatlah membaca label produknya sebelum menggunakan dan pertimbangkan untuk menggunakan pembasmi serangga alami yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

Kulkas Lama

Related image
artomorobarokahteknik.com

Tidak disangka, tapi benda ini nyatanya bisa menyebabkan kanker. Menyimpan kulkas lama di dalam rumah ternyata dapat membuatmu berpotensi terkena kanker. Hal ini karena kulkas lama menyimpan cairan pendingin yang bersifat karsinogen. Sebaiknya singkirkan kulkas yang sudah terlampau tua dari rumah.

Gelas Styrofoam

Image result for Gelas Styrofoam
tokopedia.com

Styrene diketahui sebagai karsinogen yang digunakan dalam plastik polystyrene yang bisa dibentuk menjadi busa atau produk plastik solid, seperti gelas, piring, baki, dan kemasan. Styrene tersebut bisa masuk ke minumanmu jika kamu menggunakan gelas berbahan styrofoam. Hindari penggunaan styrofoam untuk mengonsumsi makanan dan minuman panas serta cermat membaca label produk sebelum menggunakannya.

Jadi, mulai sekarang kamu wajib selalu berhati-hati dan selektif dalam memilih produk ya demi hidup sehat dan jauh dari kanker. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

LEAVE A REPLY