Benarkah Mitos "Sugar Rush" Pada Anak

Gulalives.com, Jakarta- Sifat hiperaktif pada anak yang datang tiba-tiba ternyata salah satu penyebabnya diduga karena terjadinya peningkatan gula yang drastis di dalam darah si anak yang dikenal dengan “sugar rush”.  Sudah menjadi mitos turun temurun di masyarakat kita apabila  anak usia 5 sampai 10 tahun banyak mengkonsumsi makanan berkadar gula tinggi atau manis ini akan berakhibat hiperaktif pada prilaku anak ternyata benar adanya.

Kita memiliki pemahaman bahwa gula merupakan sumber energi untuk tubuh, dan anak-anak gemar mengkonsumsinya serta anak-anak memang cenderung bersifat aktif. Secara tidak langsung dan tidak tepat orang tua meyakini istilah atau kejadian yang dikenal dengan nama sugar rush ini sebagai penyebab hiperaktif pada prilaku anak.

Namun bagaimanakah ilmu modern saat ini memandang mitos tersebut ? Mari kita kupas sejenak mengenai mitos tentang membatasi anak anda mengkonsumsi glukosa yang sebenarnya glukosa sangat dibutuhkan pada proses pertumbuhannya.

gula_www.laurabunker.com
gula_www.laurabunker.com

Hal ini timbul diawali dengan ramainya Feingold diet di tahun 1973, dimana disebutkan bahwa untuk mengoptimalisasi kesehatan anak maka sebaiknya menghindari konsumsi gula berlebih karena dapat menyebabkan hiperaktifitas. Namun setelah pernyataan yang dikeluarkan oleh Dr. Benjamin Feingold ini maka banyak Universitas kedokteran terkemuka seperti di Chicago dan Ohio Amerika Serikat mencoba melakukan penelitian untuk membuktikan pernyataan ini.

Penelitian tersebut berujung pada pernyataan yang dilakukan oleh NIH (National Institute of Health) di Amerika Serikat yang berdasarkan dengan bukti ilmiah yang ada, mereka dengan pasti menyatakan bahwa tidak benar dan tidak ada hubungannya antara konsumsi gula berlebih pada anak dengan tingkat hiperaktifitasnya. Namun organisasi yang sudah menjadi kiblat kebijakan kesehatan dunia ini juga berpendapat bahwa tidak ada salahnya untuk membatasi konsumsi gula pada anak, karena konsumsi gula berlebih sangat terkait dengan masalah kesehatan seperti obesitas, DM dan gigi berlubang.

Oleh karena itu sudah dipastikan bahwa adanya mitos mengenai sugar rush yang dapat membuat anak anda hiperaktif merupakan pernyataan yang tidak benar adanya. Konsumsi gula pada anak memang harus diperhatikan namun bukan karena efek samping hiperaktifitas yang akan ditimbulkannya melainkan karena penyakit yang akan timbul di kemudian hari. (Hz)

LEAVE A REPLY