Minum Kopi saat Hamil Menyebabkan Bayi Lahir Obesitas?

huffpost.com

Gulalives.co – Kamu salah satu ibu hamil yang gemar konsumsi kopi? Tahukah kamu jika ibu harus memperhatikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh? Hal ini dinyatakan bukan tanpa alasan, lho. Karena gaya hidup ibu memang turut menyumbang pengaruh terhadap tumbuh kembang janin di dalam rahim. Seperti halnya minum kopi saat hamil. Minuman satu ini hampir menjadi jenis minuman yang tidak bisa lepas dari menu harian pencintanya, terlebih pagi dan malam hari.

Related image
cartacoffee.com

Namun, minuman kaya akan kafein ini harus dibatasi konsumsinya oleh ibu hamil, karena disinyalir minum kopi saat hamil bisa membuat jabang bayi rentan mengalami obesitas. Lantas, bagaimana kedua hal ini menjadi saling berhubungan?

Baca Juga: Dampak yang Terjadi pada Janin Jika Ibu Hamil Menangis

Ternyata, asupan kafein yang berlebihan ketika ibu sedang hamil menunjukkan pengaruh yang cukup signifikan pada tahun pertama kehidupan buah hati kita. Pengaruh ini berkaitan dengan pertumbuhan anak yang berlebihan.

Selain itu, anak juga berisiko mengalami kenaikan berat badan atau obesitas. Meski tidak terjadi saat itu juga, tapi beberapa waktu kemudian, tepatnya saat menginjak usia 8 tahun, kenaikan berat badan secara signifikan pun terjadi.

Baca Juga: 9 Makanan pun Minuman yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Ibu Hamil

Ketika ibu hamil mengonsumsi kopi, maka kafein yang masuk ke dalam tubuh pun akan menuju ke plasenta. Kondisi ini tentu berpengaruh pada penyerapan asupan nutrisi dan pencernaan di dalam tubuh calon bayi. Hingga pada akhirnya, berat badan janin ikut terkena dampaknya.

Jika janin sudah mengalami pertumbuhan berat badan yang tinggi selama masih di dalam kandungan, maka saat lahir dan menuju fase anak-anak pun berat badannya akan sulit dikendalikan. Hal inilah yang membuatnya rentan mengalami berbagai penyakit, meski usianya baru beranjak dewasa. Mulai dari penyakit jantung, stroke, hingga diabetes.

Bukan berarti ibu tidak boleh minum kopi saat hamil sama sekali. Tetap boleh kok, tapi harus tahu batasan maksimumnya. Selama mengandung, asupan kafein yang diperbolehkan untuk ibu adalah sebanyak dua cangkir saja.

Dampaknya mungkin akan terasa, terlebih bagi ibu yang bergantung pada minuman dengan rasa pahit ini. Ibu mungkin akan mengalami sakit kepala, lelah, mudah mengantuk, hingga sulit berkonsentrasi. Tapi, hal ini wajar karena memang tubuh akan memberikan respon pada setiap perubahan dari kebiasaan yang dilakukan.

Maka, agar janin tumbuh dan berkembang dengan sehat, serta lahir dalam kondisi normal, ibu dianjurkan untuk mengganti kopi atau minuman tidak sehat lainnya dengan minuman seperti susu, air putih, atau jus buah rendah gula.

Sebab, minum kopi saat hamil berlebihan tak hanya membuat anak berisiko mengalami obesitas, tapi juga risiko terjadinya keguguran. Selain kopi, beberapa minuman lain yang memiliki kandungan kafein pun ada, meski jumlahnya tidak setinggi kopi. Jenisnya seperti teh hitam, teh hijau, minuman bersoda, dan minuman berenergi.

Lalu, makanan yang mengandung kafein seperti cokelat pun perlu ibu batasi konsumsinya. Teh hijau terlihat menyehatkan karena manfaat lain yang dimilikinya, tapi ibu tetap harus membatasi konsumsinya, ya.

Perhatikan selalu kandungan kafein pada setiap makanan dan minuman yang akan kamu konsumsi. Dan berikut rata-rata kandungan kafein yang terdapat dalam makanan dan minuman yang sering kita temui sehari-hari, di antaranya:

  • Kopi seduh: 95-165 mg per gelas
  • Kopi instan: 50-76 mg per gelas
  • Teh hitam: 48 mg per gelas
  • Teh hijau: 40 mg per gelas
  • Minuman bersoda: 24-48 mg per kaleng
  • Minuman berenergi: 27-164 mg per kaleng
  • Cokelat: 25 mg per batang
Related image
hindustantimes.com

Ingat, minum kopi saat hamil tidak hanya membahayakan janin, tapi juga meningkatkan risiko yang cukup berbahaya pada kondisi ibu hamil sendiri. Jadi, mulai sekarang batasi konsumsinya demi kesehatan kamu dan sang jabang bayi dalam kandungan, ya. Jangan lupa juga untuk perhatikan nutrisi harian dari makanan yang kamu konsumsi. Salam sehat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here