Gulalives.com, JAKARTA – Olahraga memang dapat menjaga kebugaran tubuh kita. Selain dampak positif, olahraga memiliki dampak negatif juga. Berolahraga terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa mempengaruhi kesuburan terhadap wanita. Ya, ketidakseimbangan hormon dalam tubuh akan mengganggu ovulasi.

Berolahraga secara berlebihan akan berdampak pada kesuburan wanita, terutama yang sudah ‘berumur’. Berbanding terbalik dengan wanita yang ‘over weight’ yang sedang melakukan usaha menurunkan berat badan, bisa meningkatkan masa suburnya.

Memang olahraga secara berlebihan sangat mengganggu kesuburan bagi wanita, namun olahraga bisa meningkatkan kesuburan bagi wanita yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas. Menurut University of Maryland Medical Center, Obesitas atau terlalu gemuk berdampak negatif terhadap kesuburan wanita karena tingkat insulin yang tinggi menyebabkan ovarium terlalu banyak memproduksi hormon pria dan berhenti menghasilkan sel – sel telur.

Obesitas dan tingginya tingkat insulin berkaitan dengan sindrom ovarium polistik (PCOS), yaitu ketikdakseimbangan hormon yang mengganggu kesuburan yang berdampak pada ovulasi (proses pelepasan sel telur yang sudah matang dari rahim yang berjalan menuju sebuah tempat yang disebut sebagai tuba falopi)

Menurunkan berat badan dengan cara diet akan membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh, berkaitan dengan kelebihan berat badan atau obesitas, sehingga dapat menghasilkan ovulasi dan tingkat kesuburan yang normal. Olahraga memang penting bagi kesehatan secara menyeluruh, serta menjaga berat badan dan menstabilkan tingkat stres yang mempengaruhi kesuburan.

Tidak hanya olahraga yang dapat mempengaruhi kesuburan, faktor gaya hidup lainnya juga dapat mempengaruhi kesempatan ‘ladies‘‘untuk hamil. Selain olahraga berlebihan atau kurang olahraga, kebiasaan lain yang membahayakan tingkat kesuburan wanita adalah merokok, meminum minuman beralkohol, konsumsi kafein yang berlebihan, serta tingkat stres.

Menurut peneliti Harvard School of Public Health, selain olahraga dan menjaga berat badan, faktor gaya hidup lainnya yang dapat membantu kesuburan adalah dengan cara menghindari lemak trans, gula yang berlebihan dan karbohidrat olahan. Mengkonsumsi vitamin dan meningkatkan asupan serat, susu dan protein nabati juga dapat membantu meningkatkan kesuburan.

Oleh karena itu, semua harus dilakukan dengan seimbang, pola hidup dan olahraga rutin agar tidak menyebabkan efek yang ‘sobat wanita’ tidak inginkan. (IB)

LEAVE A REPLY