Begini Cara Merawat Kulit Pasca-Kemoterapi
Begini Cara Merawat Kulit Pasca-Kemoterapi

Gulalives.com, JAKARTA – Siapa saja tak mau terkena kanker. Namun penyakit yang masih menjadi momok ini kadang datang tak diundang. Mereka yang divonis mengidap kanker umumnya menjalani pengobatan, salah satunya melalui kemoterapi. Sebagai seorang survivor (penyintas) kanker, mungkin akan mengalami perubahan kondisi kulit akibat terapi yang dilakukan kini atau di masa lalu, akibat kemoterapi, radiasi atau obat-obatan yang harus dikonsumsi oral (diminum).

Dengan kemoterapi, survivor kanker mungkin akan mengenali perubahan pada membran mukosa (jaringan di dalam mulut dan tenggorokan), seperti mulut kering, perubahan pengecap dan kesulitan menelan. Perubahan warna kulit dan tekstur kulit juga lazim terjadi. Tangan dan kaki juga akan mengalami perubahan sebagai akibat kemo, antara lain mengelupas.

Sedangkan terapi radiasi dapat menyebabkan perubahan di lokasi radiasi, termasuk kekeringan, gatal, kemerahan dan penipisan kulit. Dengan radiasi, normalnya perubahan kulit dimulai setelah terapi dimulai dan mungkin meningkat selama dan setelah terapi. Sementara dengan terapi biologi, survivor kanker bisa saja mengalami perubahan kulit seperti ruam dan jerawat. Namun gejala ini akan membaik seiring perjalanan waktu.

Nah, bagaimana merawat kulit selama dan setelah menjalani terapi kanker? Laman MayoClinic.com memberikan tip berikut ini:

1. Gunakan pelembab yang tidak mengandung alkohol dan wewangian yang berbau tajam.

2. Minum banyak cairan setiap hari.

3. Saat mandi, gunakan air yang tidak trelalu panas, cukup suam-suam kuku.

4. Gunakan pelembab setelah mandi dan sebelum tidur.

5. Aplikasikan tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruang.

6. Konsumsi makanan dan minyak yang sehat untuk merawat kulit dari luar dan dalam.

7. Konsultasikan ke dokter jika perubahan kulit tak kunjung membaik, bahkan terjadi perdarahan

8. Jika mengalami perubahan ekstrem, diskusikan dengan tim yang merawatmu. Mereka dapat membantu mengevaluasi kondisi ini, termasuk perlu tidaknya memberikan krim steroid atau antibiotik untuk meringankan gejala.

9. Jika mengalami kesulitan menelan, konsumsilah makanan lunak dan makanan yang mudah ditelan,minumlah cairan yang banyak mengandung gizi, serta cucilah mulut sesering mungkin. Gunakan lip balm untuk melembabkan bibir.

Selalu konsultasikan perubahan yang tidak nyaman selama atau setelah terapi dengan tim yang merawatmu. Jika perlu, tanyakan apa saja efek samping yang mungkin timbul selama dan setelah terapi agar mudah diantisipasi. (VW/DP)

LEAVE A REPLY