Fossil Drawstring Maddox

Gulalives.com, JAKARTA – Merek Fossil memiliki penggemar tersendiri, khususnya di Indonesia. Mereka tergabung dalam sejumlah komunitas, salah satunya adalah Fossil Addict di jejaring sosial Facebook.

Karena tingginya minat pada produk Fossil, tak jarang beredar tas atau dompet, bahkan jam Fossil yang dipalsukan, dengan sebutan jam atau tas KW. Sayangnya, produk abal-abal ini dijual tinggi, bahkan hampir menyamai produk asli.

Nah, untuk meminimalkan membeli produk Fossil palsu, salah satu pencinta dan kolektor Fossil, yaitu Nila Kusumawati, yang ngetop dengan sebutan Brenda Lylla, berbagi tip cara menghindari membeli produk Fossil palsu. Berikut rambu-rambunya:

  1. Dari sisi harga, jangan langsung suka dan tertarik jika ada penjual yang menawarkan produk dengan harga yang jauh lebih murah. Jika harga yang ditawarkan melebihi 50% dari harga asli, kemungkinan besar itu produk palsu.
  2. Untuk melihat keaslian produk, perhatikan kode seri yang dijahit di dalam tas. Kode itu saat diketik di Internet, biasanya akan muncul gambar tas atau dompet asli.
  3. Perhatikan struktur tas. Tas Fossil autentik pasti memiliki struktur jahitan yang kokoh. Pada pemasangan tulang rangka misalnya, biasanya dilengkapi jahitan benang rangkap. Perhatikan juga kualitas benang jahit di tas. “Tas autentik pasti memiliki kualitas benang yang baik, yang telah lolos uji kualitas yang ketat,” kata Nila.
  4. Dari warna, untuk mata yang jeli sudah tentu bisa membedakan kulit asli dengan kulit campuran yang biasanya dibuat untuk produk palsu. “Kepekatan warna juga akan kelihatan mana yang autentik, mana yang palsu,” imbuh Nila.
  5. Dari zipper, biasanya tas Fossil ada embos merek. Meski untuk koleksi lama, sejumlah tas atau dompet tak mengusung embos Fossil.

Nila juga berbagi tip merawat tas dan dompet kulit. Simak paparannya di bawah ini:

  1. Untuk perawatan tas kulit, terutama yang edisi buyut atau vintage yang sudah tidak dirilis lagi, usahakan 2 hingga 3 bulan sekali diolesi kulit dengan kondisioner kulit. Kemudian diangin-anginkan supaya kering. Tujuannya  untuk menjaga kualitas kulit.
  2. Simpan tas dalam dalam rak dengan kondisi tas diisi supaya tas tetap tegak berdiri, tidak kehilangan bentuk. Hindari juga melipat tas agar tak mengubah bentuk atau meninggalkan bekas lipatan.
  3. Hindari menumpuk tas kulit, baik dengan tas yang lain, atau dengan benda lainnya. Kulit bisa saling menempel atau bahkan berjamur.

Nah, buat kamu yang mengoleksi tas kulit, semoga informasi ini berguna ya. (VW)

 

5 COMMENTS

  1. Dear admin,
    Gimana ya caranya kita masuk komunitas fossil indonesia? Saya sempat lihat liputan tentang gathering fossil tapi kelewatan buat dafta karna saya kurang update. Apa harus jd member dulu supaya bisa ikutan? Mohon infonya, thank u ?

    • Halo Novie,
      Salam kenal ya. Terima kasih sudah menjadi pembaca Gulalives. Untuk bisa gabung di Komunitas Fossil Indonesia, Novie bisa join di grup Fossil Addict atau Fossil Lovers di Facebook. Nanti akan ada admin yang akan menyetujui permintaan untuk menjadi anggota. Selamat mencoba ya:)

  2. halo admin, mau tanya dong bagaimana kalo kode yang ada di label setelah searching di google tidak sesuai dengan jenis tasnya ? saya newbie bangetttt, mohon pencerahan dari suhu hehehe

    • Halo Riska,
      Untuk sejumlah tas Fossil edisi jadul yang sudah tak lagi diproduksi mungkin tidak bakal ditemukan kodenya saat dicari di internet. Namun untuk sejumlah tas yang masih diproduksi di toko, seharusnya ada kesesuaian kode label dengan gambar tasnya saat dicari di internet. Namun jika kamu ragu apakah tas yang akan kamu beli asli atau palsu, disarankan untuk kontak costumer service Fossil. Biasanya email Costumer Service ada di websitenya. Coba cek http://www.fossil.com. Semoga berguna ya

LEAVE A REPLY