Sering Keliru, Ini Bedanya Gejala Tipes dengan DBD

goggle.com

Gulalives.coPenyakit tipes dan DBD (demam berdarah dengue) memiliki gejala khas yang sama, yaitu demam yang cukup tinggi disertai badan yang lemas. Gejala tersebut terkadang membuat kita keliru. Padahal jika salah menduga, nantinya bisa menyebabkan kesalahan dalam penanganan. Lalu, bagaimana perbedaannya gejala tipes dengan DBD? Berikut beda gejala tipes dengan DBD yang harus kita pahami.

Gejala Tipes

Gambar terkait
halodoc.com

Tipus atau sering disebut dengan tipes adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella Typhi. Bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan atau minumam yang telah tekontaminasi. Penyebaran bakteri tipes di dalam tubuh termasuk cepat.

Hal tersebut akan terlihat pada masa inkubasi bakteri yang hanya berlangsung selama 7-14 hari. Sesudah masa inkubasi bakteri tersebut berakhir, kemudian diikuti dengan munculnya gejala tipes pertama. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah gejala tipes yang perlu diketahui agar tidak keliru dengan gejala demam berdarah dengue (DBD):

• Demam yang dialami memang tidak terlalu tinggi, tetapi suhu tubuh akan terus meningkat bertahap sampai 38 derajat celcius.
• Ketika malam hari, suhu tubuh akan meningkat dan akan turun pada pagi hari.
• Nyeri perut dan diare.
• Batuk, sakit tenggorokan, dan mimisan.

Gejala DBD (demam berdarah dengue)

Hasil gambar untuk gejala dbd
tipsdoktercantik.com

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk jenis Aedes Aegypti. Virus dengue tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang sering disebut dengan nyamuk demam berdarah. Ketika seseorang terinfeksi oleh virus yang dibawa oleh nyamuk tersebut, maka akan muncul serangkaian gejala penyakit demam berdarah dengue (DBD) berikut ini:

• Demam tinggi, umumnya 38 derajat celcius.
• Badan pegal-pegal, nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buang-buang air dan muntah.
• Muncul bintik-bintik merah. Gejala ini tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Untuk bisa melihat bintik merah ini, bisa dengan melakukan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat kamu hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
• Di hari berikutnya, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya lebih berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya.

Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang menderita tipes atau demam berdarah adalah dengan melakukan pemeriksaan. Untuk memastikan, kamu bisa mengkonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Setelah itu, dokter akan meminta kamu melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui secara pasti penyakit apa yang diderita.

Cara Pengobatan

Tipes

Memberikan antibiotik adalah cara paling tepat untuk membunuh bakteri penyebab penyakit ini. Untuk menyembuhkan usus yang luka, makanan yang konsumsi tidak boleh keras agar tidak memaksa kerja usus yang sedang sakit. Hindari juga makanan yang asam dan pedas.

Baca Juga: 6 Obat Tipes Alami ini Pasti Ada di Rumah Kamu

Demam Berdarah Dengue

Tidak ada obat khusus yang dapat mengobati penderita demam berdarah karena tidak ada vaksin untuk membunuh virus dengue. Cara paling tepat adalah dengan menjaga agar penderita tidak mengalami dehidrasi. Jika penderita tidak dapat makan dengan baik, mengalami diare atau muntah, ada baiknya meminta rujukan agar dirawat di rumah sakit agar dapat dibantu dengan infus sehingga daya tahan tubuhnya lebih kuat. Pada penderita demam berdarah tidak ada pantangan makanan.

Cara Pencegahan

Tipes

Tipes bisa dicegah dengan selalu menjaga lingkungan tetap bersih sehingga bakteri yang bisa menyebabkan tipes tidak dapat berkembang biak. Serta harus bijak dalam memilih makanan dan minuman yang bersih untuk dikonsumsi.

Demam Berdarah Dengue

Cara mencegah demam berdarah, bisa dengan melakukan gerakan 3 M. Maksud dari 3 M adalah gerakan menguras bak mandi minimal 1 minggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.

Setelah membaca dan memahami perbedaan gejala tipes dengan DBD di atas, semoga kita tidak keliru lagi, ya. Dan senantiasa selalu menjaga kesehatan diri, agar terhindar dari berbagai penyakit.

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY