Band Seventeen juga Menjadi Korban Tsunami di Anyer

Gulalives.co – Grup band Seventeen juga ikut menjadi korban tsunami di Pantai Anyer, Pandeglang, dan Lampung Selatan. Band dengan anggota Bani (bass), Yudhi (gitar), Herman (gitar), Andi (drum), dan Ifan (vokal) itu terkena ombak saat manggung di Tanjung Lesung Beach Resort.

Image result for band seventeen

Kabar ini datang dari vokalis band d’Masiv, Rian Ekky Pradipta. Lewat postingan di Instagram, Rian mengabarkan dan juga memohon doa agar para personel beserta kru Seventeen dalam kondisi baik-baik saja. Dalam postingan itu, Rian juga menyebutkan bahwa personil dan kru band tersebut belum ditemukan. “Pray for Seventeen band,” begitu bunyi postingan Rian.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Rian Ekky P of D’MASIV (@rianekkypradipta) on

Baca Juga: Kronologi Tsunami yang Terjadi di Anyer

Namun, beberapa saat yang lalu, vokalis band tersebut, Ifan, sudah langsung memberikan keterangan via telepon pada salah satu stasiun televisi swasta. Ia menyampaikan jika Basis dan Manager band-nya dinyatakan meninggal dunia, dalam peristiwa tersebut.

Ifan juga memohon doa agar anggota keluarganya pun seluruh korban yang masih hilang, bisa segera ditemukan. Ia juga meminta kepada semua yang mendengar, untuk membukakan pintu maaf untuk kerabatnya yang telah berpulang.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang sudah memastikan gelombang pasang yang terjadi di pantai Anyer di Kabupaten Pandeglang dan Lampung Selatan pada Sabtu (22/12) pukul 21.30 WIB adalah tsunami. Peristiwa ini disebabkan oleh aktivitas gunung Anak Kratakau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here