Gulalives.com, JAKARTA – Rio Haryanto tak lama lagi bakal menjalani debutnya di Grand Prix F1 di sirkuit Albert Park, Australia, 20 Maret mendatang. Soal target di sana, pebalap muda asal Indonesia yang tergabung dalami tim Manor Racing Inggris ini tak memiliki target muluk.

“Saya menargetkan finish. Jarak tempuh sangat penting sementara sesi tes sangat terbatas,” ujar Rio seperti dikutip laman F1.com.

Rio Haryanto dan dukungan Pertamina. Foto: FB Rio Haryanto
Rio Haryanto dan dukungan Pertamina. Foto: FB Rio Haryanto

Pada sesi tes pra musim terakhir di Barcelona, Jumat (4/3), Rio mengalami masalah pada mesin di sesi tes pagi. Akibatnya, Rio harus absen di sesi tersebut lantaran mobilnya harus diperbaiki.

Rio baru menjalani tes pada sesi siang. Pebalap asal Solo ini akhirnya melahap 58 lap dengan catatan waktu 1 menit 25,899 detik. Hasil itu menempatkan Rio di posisi ke-12.

Rio menambahkan, saat ini timnya masih fokus untuk memperbaiki kinerja mobil MRT05. Menurut Rio kinerja mobilnya perlahan telah semakin baik.

Rio Haryanto tak sabar berlaga di Grand Prix Melbourne pada 20 Maret mendatang. Foto: Autosport
Rio Haryanto tak sabar berlaga di Grand Prix Melbourne pada 20 Maret mendatang. Foto: Autosport

Sementara itu, soal target bersama tim, pebalap asal Indonesia ini menegaskan targetnya pada musim pertama di Formula 1 (F1) adalah mencapai papan tengah. Rio yakin, dia dan tim bisa melakukannya.

“Kami menargetkan berada di tengah. Namun sekarang jelas, kami masih punya banyak pekerjaan rumah untuk dilakukan,” kata pebalap berusia 23 tahun ini.

Mobil Balap Manor Belum Sempurna

Dave Ryan, Direktur Balap Manor Racing. Foto: Manor Racing
Dave Ryan, Direktur Balap Manor Racing. Foto: Manor Racing

Bos Balap Manor Racing, Dave Ryan, mengungkapkan sedikit kerisauannya terhadap mobil MRT05 yang akan mereka gunakan di Formula 1 2016. Meski demikian, ia tetap meyakini bahwa mereka telah berkembang jauh jika dibandingkan musim lalu.

Pada 2015, Manor menyimpan tenaga dan tidak mengembangkan mobil yang mereka gunakan di musim lalu serta lebih memilih menggunakan mesin usang Ferrari.

Sejak musim lalu, Manor memutuskan menyalurkan seluruh energi mereka pada pengembangan mobil 2016.
Kini Manor disokong mesin Mercedes dan transmisi Williams, serta baru saja merekrut nama-nama terkenal di dunia balapan seperti NicholasTombazis (mantan kepala tim Ferrari dan McLaren) serta Pat Fry (mantan perancang Ferrari).

“Kami masih punya banyak pekerjaan. Kami mengalami banyak sekali perubahan, orang-orang berbeda menempati peran berbeda yang biasanya mereka ambil,” kata Ryan seperti dikutip laman Crash.net.

Dave Ryan, direktur balap Manor. Foto: Crash.net
Dave Ryan, Direktur Balap Manor. Foto: Crash.net

“Sejujurnya, mobil ini belum sesuai dengan keinginan kami, tapi kami telah jauh melangkah maju untuk mencapainya. Jadi perasaan kami sangat bagus untuk menuju Melbourne.”

Ryan menolak untuk memprediksi hasil yang akan mereka raih di balapan pertama yang akan berlangsung pada 20 Maret nanti di Australia. Ia hanya meyakini bahwa tim Manor lebih kuat ketimbang tahun lalu.

“Dilihat dari sisi performa, kami jauh berkembang dari posisi kami sebelumnya. Ini tentu sesuai harapan, terutama mengingat mitra yang kami punyai saat ini dan juga karena kami memiliki mobil baru,” kata mantan pemimpin tim McLaren tersebut. “Tapi saya tidak tahu posisi kami sebenarnya saat balapan.”

Manor sendiri baru berpartisipasi di dunia Formula 1 sejak 2010 lalu. Dalam enam musim menjajal dunia jet balap itu, Manor hanya pernah mendapatkan dua poin yaitu pada musim 2014. Di lima musim lainnya, Manor selalu menyelesaikan musim di peringkat paling buncit klasemen.

Mari kita tunggu, apakah dengan hadirnya 3 figur ternama yang bergabung di Manor Racing bisa mengangkat performa tim balap Formula 1 dari Inggris ini, setidaknya naik ke posisi tengah. (VW)

LEAVE A REPLY