Bahaya yang Tersimpan di Balik Manisnya Bubble Tea


Warning: imagejpeg(): gd-jpeg: JPEG library reports unrecoverable error: Output file write error --- out of disk space? in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 402
chicagoparent.com

Gulalives.co – Minuman bubble tea beberapa tahun belakangan ini menjadi sangat populer dikalangan anak muda. Minuman yang terdiri dari teh, susu, dan biji mutiara hitam kenyal yang terbuat dari tepung tapioka. Dalam penyajiannya, biasanya penjual akan menambahkan sejumlah sirup dan gula untuk memperkaya rasanya. Soal rasa memang tidak diragukan lagi. Namun, ada baiknya untuk berhati-hati menikmati minuman tersebut, ya. Karena jika dikonsumsi berlebihan, bubble ini akan berpotensi membahayakan kesehatan kita, loh.

Gambar terkait
mtl.org

Bayangkan saja, berapa banyak gula yang ada dalam satu gelas minuman bubble tea ukuran medium? Sebab biji mutiara atau pearl yang kenyal pun mengandung gula, belum lagi dari susu dan sirup. Inilah alasan mengapa bubble tea membahayakan bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering. Agar kita tetap bisa menikmati kesegaran bubble tea dan tetap sehat, Gulalives akan membahas beberapa fakta mengejutkan di balik segelas bubble tea.

Kandungan Gula yang Cukup Tinggi

Gula berkontribusi besar dalam minuman bubble ini. Jumlah kandungan gula dalam bubble tidaklah sehat untuk tubuh. Karena itu, kita harus membatasi konsumsi gula yaitu sebesar 10 persen dari asupan energi harian. Kandungannya diperkirakan 40–55 gram atau setara dengan 8-11 sendok teh per hari. Sedangkan segelas bubble tea mengandung enam sendok teh gula. Jadi, bisa dibilang setara dengan 55 persen dari asupan gula harian. Hanya segelas saja, sudah banyak gulanya, apalagi jika dua gelas?

Mengandung Lemak Trans

Selain kandungan gula yang tinggi, kita pun harus berhati-hati pada kandungan lemak trans atau asam lemak tak jenuh yang ada pada segelas bubble tea. Asam lemak tak jenuh ini bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat pada tubuh dan bisa memicu risiko timbulnya penyakit stroke, jantung, dan diabetes tipe dua.

Baca Juga: Lemak Menumpuk di Bagian Tengah Tubuh Tingkatkan Risiko Kematian

Mengandung Kalori yang Cukup Tinggi

Bola-bola kenyal di dalam bubble tea terbuat dari tepung tapioka dan gula merah yang menyumbang banyak kalori dalam tubuh. Puding bubble seberat 313 gram mengandung sekitar 441 kalori. Sedangkan, dalam segelas bubble setidaknya mengandung 60 gram puding bubble. Artinya dalam satu porsi, setidaknya terdapat 85 kalori. Sementara itu, total kalori dari bubble setelah dicampur menjadi satu mengandung sekitar 112 kalori. Bisa dikatakan puding bubble menyumbang 85 persen jumlah kalori secara keseluruhan.

Nah, jadi seberapa sering kamu mengonsumsi minuman bubble tea? Agar bisa menikmatinya tetapi tetap sehat, sebaiknya konsumsilah secara bijak, ya!

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY