4 Bahaya Minum Kopi Berlebih

gothamclub.com

Gulalives.co – Zaman sekarang, anak muda mana yang tidak gemar meminum kopi? Rasanya, mereka tidak bisa menjalani hari tanpa meneguk secangkir kopi, minimal per harinya. Namun, tahukah kamu jika ternyata ada batasan yang perlu diperhatikan untuk kebiasaan satu ini? Sebab, ada 4 bahaya minum kopi jika kadarnya sudah berlebihan.

Related image
uncle-coffee.com

Kafein adalah substansi pahit yang terkandung dalam kopi. Biasanya, dalam satu gelas kopi, mengandung 95 mg kafein. Selain kopi, kafein juga bisa ditemukan pada minuman seperti teh dan beberapa minuman berenergi lainnya. Mengonsumsi kafein secara berlebihan dengan menambah banyaknya gelas kopi yang kamu minum sehari-hari, dapat memberikan beberapa dampak kesehatan, antara lain:

Dehidrasi

Kafein memiliki kemampuan untuk meningkatkan kecepatan pembentukan urin, atau yang biasa disebut diuretik. Dengan kemampuan diuretiknya inilah, maka mengkonsumsi kopi berkafein, memiliki kecenderungan untuk mengalami dehidrasi, meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan asumsi bahaya minum kopi satu ini, tidak ada salahnya kan meneguk minuman kegemaranmu ini secukupnya?

Kecanduan

Terbiasa mengkonsumsi kopi dua gelas atau lebih per hari, nyatanya dapat memberikan reaksi pada tubuh, saat kamu berusaha mengurangi kuantitas konsumsi kafein. Menurunkan 100 mg per hari konsumsi kafein saja, sudah mampu memberikan beberapa gejala seperti:

  • Sakit kepala,
  • Kelelahan,
  • Merasa cemas, hingga
  • Kesulitan berkonsentrasi.

Dan, gejala-gejala ini biasanya mulai terasa 12 hingga 24 jam, setelah kamu mulai mengurangi volume konsumsi kafein tersebut. Namun, kamu bisa menyiasati gejala-gejala tadi dengan cara:

  • Mengurangi konsumsi kafein secara bertahap (pelan-pelan),
  • Mengganti minuman berkafein dengan minuman herbal untuk mengurangi timbulnya gejala,
  • Beristirahat untuk menghilangkan dampak gejala mudah merasa lelah, dan
  • Memperbanyak aktivitas fisik yang dapat meningkatkan stamina, meskipun tanpa mengkonsumsi kafein sebelumnya.

Baca Juga: 5 Minuman Sehat yang bisa Kamu Jadikan Pengganti Kopi

Meningkatkan Kolesterol

Kolesterol adalah substansi yang dihasilkan oleh hati manusia. Namun, selain dihasilkan oleh hati, kamu juga bisa mendapatkannya dari makanan harian. Kolesterol terdiri dari kolesterol baik dan kolesterol jahat.

Tingginya kandungan kolesterol jahat pada tubuh inilah yang dapat memicu munculnya penyakit kardiovaskular. Perlu kamu tahu, jika kopi tidak mengandung kolesterol seperti produk hewani lainnya.

Namun, beberapa literatur mengatakan bahwa kopi mempengaruhi bagaimana tubuh memproduksi kolesterol. Pada kopi, ditemukan suatu unsur berupa minyak kopi yang dikenal dengan diterpen, seperti kafestol dan kahweol.

Penelitian yang dilakukan oleh Sun Ha Jee ini berhasil mengungkapkan bahwa minyak kopi tersebut mampu menurunkan kadar asam empedu, dan sterol netral yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh.

Meningkatkan Tekanan Darah

Dokter Glenn Gandelman pun mengatakan bahwa, kafein mampu meningkatkan kewaspadaan seseorang dalam waktu singkat. Kondisi ini akhirnya akan mengakibatkan detak jantung semakin cepat, dan meningkatkan tekanan darah, setelah kamu mengkonsumsi kopi.

Begitupun dengan kemampuan kopi dalam membuat kamu terjaga sepanjang malam, setelah meminumnya. Kesulitan untuk terlelap ini juga mampu memicu meningkatnya tekanan darah. Dan, pastinya akan berdampak lebih berbahaya lagi jika kopi dikonsumsi oleh seorang pengidap hipertensi.

Related image
healinglifeisnatural.com

Lantas, sebenarnya berapa batas maksimum agar kita terhindar dari bahaya minum kopi? Beberapa penelitian menyarankan, sebaiknya kamu tidak meminum lebih dari dua gelas (200 mg kafein) kopi per harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here