Bahaya Menjadi Perokok Pasif, Terutama untuk Anak-anak dan Ibu Hamil

0
9 views
lifealth.com

Gulalives.co – Kita semua pasti sudah tahu jika merokok bisa menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan. Namun, kamu juga perlu tahu jika bukan hanya perokok aktif saja yang memiliki risiko terkena berbagai penyakit. Tapi juga perokok pasif yang bahkan memiliki peluang lebih besar untuk terserang berbagai penyakit, akibat asap rokok.

Related image
women-info.com

Perokok pasif adalah mereka yang ikut menghirup asap rokok, dari orang-orang di sekitarnya yang sedang asyik merokok. Meski dirinya sendiri tidak merokok! Maka, kamu perlu tahu apa saja bahaya menjadi perokok pasif, agar kamu bisa memberanikan diri meminta para perokok untuk tidak merokok di sembarang tempat, karena sangat merugikan kesehatan banyak orang!

Asap rokok mengandung sekitar 7.000 bahan kimia yang terdiri dari partikel dan juga gas. Nah, lebih dari 50 zat yang terkandung di dalamnya itu dapat menyebabkan kanker, dan sisanya dapat mengiritasi semua organ di dalam tubuh, termasuk mata, hidung, tenggorokan, hingga paru-paru.

Terdapat dua jenis asap rokok yang harus kamu tahu, yakni asap mainstream dan sidestream. Asap mainstream adalah asap yang dihirup langsung melalui ujung mulut rokok oleh perokok, sedangkan asap sidestream adalah asap yang berasal dari ujung rokok yang terbakar dan menyebar ke udara.

Baca Juga: Ini Dia Bahaya Merokok yang Belum Banyak Diketahui Penghisapnya!

Dari kedua jenis asap tersebut, asap sidestream adalah yang paling berbahaya, karena empat kali lebih beracun, dibandingkan dengan asap mainstream. Pasalnya, asap sidestream mengandung karbon monoksida tiga kali lebih banyak, yakni 10 hingga 30 kalilipat nitrosamin, dan 15 hingga 300 kalilipat amonia.

Biasanya, para perokok pasif menghirup asap sidestream dan asap yang diembuskan langsung oleh para perokok di sekitarnya. Sama seperti perokok aktif, perokok pasif juga memiliki potensi akan terkena kanker dan penyakit jantung.

Selain itu, bahaya perokok pasif juga sangat tinggi pada wanita yang sedang hamil, dan anak-anak. Sebab, terlalu sering menghirup asap rokok selama hamil akan sangat berbahaya bagi janin di dalam kandungan. Jadi, menjadi perokok pasif saat hamil bisa meningkatkan risiko bayi mengalami:

  • Keguguran bahkan lahir dalam keadaan mati,
  • Munculnya berbagai komplikasi saat lahir,
  • Kelahiran prematur dan lahir dengan berat badan yang rendah,
  • Hingga kematian mendadak yang tidak terduga pada bayi, sebab termasuk ke dalam sindrom kematian bayi mendadak.

Sementara, bahaya saat anak-anak menjadi perokok pasif adalah:

  • Rentan terkena flu, batuk, mengi (napas berbunyi lirih seperti ngik-ngik), sesak napas, dan infeksi telinga tengah,
  • Meningkatkan risiko penyakit pernapasan seperti bronkitis, bronkiolitis, dan pneumonia, serta kondisi paru yang lebih lemah dan tidak berkembang secara maksimal,
  • Terkena asma serta mengalami lebih banyak serangan, dan akan menggunakan obat asma untuk jangka waktu yang lebih lama bagi anak yang memang sudah punya asma,
  • Khusus untuk mereka yang hidup bersama salah satu penghuni rumah perokok, maka asapnya akan cenderung menetap.
Related image
theindependentbd.com

Jadi, mulai sekarang kamu harus mulai membiasakan diri untuk meminta para perokok aktif untuk tidak membuatmu sakit karena kebiasaan tanpa manfaatnya ini. Minta mereka untuk merokok jauh dari kamu, merokok pada tempatnya, atau justru kamu bisa mengajak mereka untuk tidak lagi merokok. Sebab, merokok adalah kegiatan yang tidak memiliki manfaat sama sekali!

LEAVE A REPLY