Bahaya Konsumsi Daging Ayam yang Belum Matang

0
46 views
youtube.com

Gulalives.co – Ada tren yang menyebut cara baru dalam mengolah daging ayam seperti daging merah lainnya, yakni hanya setengah matang alias medium rare. Namun, tahukah kamu tentang bahaya konsumsi daging ayam yang belum matang sempurna? Salah satunya adalah kemungkinan kita akan terkontaminasi berbagai jenis bakteri atau virus.

Related image
dish.allrecipes.com

Kita juga sama-sama tahu jika di dalam tubuh ayam terdapat berbagai jenis bakteri, hingga parasit yang tetap hidup meski ayam sudah mati. Nah, salah satu cara untuk membuatnya aman dikonsumsi adalah dengan memasaknya hingga matang sempurna, dan berbagai organisme penyebab penyakit terbunuh sempurna.

Baca Juga: Bahaya, Jangan Mencuci Daging Ayam Sebelum Dimasak!

Bahaya konsumsi daging ayam yang belum matang sempurna, juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan lainnya. Lantas, apa saja penyakit yang bisa muncul akibat bahaya konsumsi daging ayam yang belum matang?

Tipes

Salah satu bakteri penyebab tipes adalah Salmonella typhi, dan ia hidup serta berkembang biak di dalam tubuh ayam ternak. Namun, tidak perlu khawatir, karena tidak semua ayam kemudian memiliki bakteri ini. Biasanya penularan akan terjadi saat pedagang atau manusia yang sudah terkontaminasi bakteri ini, menyentuh ayam lain.

Gejala tipes biasanya baru akan muncul setelah beberapa hari mengonsumsi ayam yang sudah terkontaminasi, seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit perut, mual, lemas, dan kehilangan nafsu makan. Kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Sindrom Guillain-Barre

Sindrom Guillain-Barre adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Campylobacter. Bakteri ini mungkin hidup di dalam daging ayam. Artinya, bahaya konsumsi daging ayam yang belum matang sempurna, sama saja dengan membiarkan bakteri ini menyerang tubuh.

Sindrom ini bisa mengakibatkan otot melemah, hingga terjadinya kelumpuhan. Berita buruknya, jika kondisi ini tidak ditangani segera, maka akan menjalar ke seluruh tubuh dan semakin berbahaya.

Gejala yang harus diwaspadai adalah rasa gatal pada tangan dan kaki, nyeri otot, detak jantung yang tak beraturan, sulit bernapas, hingga tekanan darah yang terlalu rendah. Jika mengalami hal ini, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan tepat.

Flu Burung

Bahaya konsumsi daging ayam yang belum matang selanjutnya adalah risiko penularan flu burung. Virus H5N1 penyebab flu burung berkembang biak dan hidup dalam tubuh ayam dan unggas lainnya.

Jika kamu mengonsumsi ayam yang terkontaminasi virus ini dalam keadaan tidak matang, maka risiko penularan penyakit pun semakin meningkat. Gejala flu burung yang sering ditunjukkan adalah batuk, sulit bernapas, sakit tenggorokan, demam, nyeri otot, hidung berair, hingga diare.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa memasak ayam dalam suhu 74 derajat celsius dapat membunuh virus H5N1. Namun, ada baiknya untuk menghindari konsumsi ayam dari peternakan yang sudah terjangkit flu burung.

Flu Perut (Gastroenteritis)

Gastroenteritis adalah istilah medis untuk flu perut. Flu perut sendiri merupakan peradangan lambung atau usus karena infeksi. Penyakit ini biasanya ditemukan setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit.

Dan, bahaya konsumsi daging ayam yang belum matang juga bisa sebabkan flu perut. Gejala yang mungkin muncul adalah sakit perut, diare, muntah, demam, menggigil, dan dehidrasi. Kemunculan gejala-gejala tersebut bisa memakan waktu 1 hingga 3 hari setelah mengonsumsinya.

Setelah mengetahui bahaya konsumsi daging ayam yang belum matang, jangan sekali-kali mengunyah ayam yang belum dimasak dengan sempurna, ya. Perhatikan daging ayam dengan saksama, jika dagingnya masih agak merah (pink), atau kamu ragu untuk menyantapnya, maka jauh lebih baik untuk tidak memakannya. Daging ayam matang warnanya putih hingga bagian dalam.

Selain dari penampilan dagingnya, perhatikan juga tekstur daging ayam. Bila terasa kenyal, alot, dan sulit dikunyah, berarti daging ayam tersebut belum termasak sempurna. Sebab, daging ayam matang akan terasa lembut, berserat, dan mudah dikunyah.

LEAVE A REPLY