3 Bahaya yang Senantiasa Mengintai Kesehatan Para Pencinta Fast Food

naturalnews.com

Gulalives.co – Semakin hari, waktu semakin terasa mengejar-ngejar kita saat beraktivitas. Mulai dari jalanan yang macet, sampai bangun kesiangan, membuat kita tidak sempat membuat bekal, atau bahkan sekadar sarapan. Dan, saat makan siang pun kita masih harus mengantre di tempat makan, tidak jarang hal ini membuat kita malas, dan lebih memilih untuk pesan antar makanan yang paling mudah, yakni fast food. Namun, tahukah kamu jika ada bahaya yang senantiasa mengintai kesehatan para pencinta fast food? Berikut 3 di antaranya versi Gulalives:

Membuat Gigi dan Tulang Keropos

Related image
wikipedia.org

Kamu pasti sudah tahu dong, kalau makanan cepat saji banyak mengandung karbohidrat serta gula? Dan, kedua bahan ini dapat meningkatkan tingkat keasaman pada mulut. Jika mulut terlalu asam, hal ini bisa memecah enamel (lapisan pelindung) gigi. Ketika enamel gigi menghilang, maka bakteri pun akan mudah menetap serta melubangi gigi kamu.

Selain itu, pencinta fast food juga akan lebih gemuk dari berat badan yang seharusnya mereka miliki, dan hal ini membuat mereka memiliki risiko tinggi terkena patah tulang saat jatuh. Pasalnya, kepadatan tulang akan menurun dan semakin rapuh, karena tidak bisa menopang beban lebih dari kemampuannya.

Baca Juga: Ingin Cepat Hamil? Hindari 7 Hal Ini

Menaikkan Kadar Gula dan Tekanan Darah

Related image
fullyawaremind.com

Makanan cepat saji, biasanya mengandung karbohidrat tinggi, dan serat yang sangat minim. Padahal, karbohidrat sangat mudah dicerna oleh tubuh menjadi glukosa, sehingga jangan heran jika gula darah pun akan meningkat.

Dan, kalau kebiasaan pencinta fast food ini terus dipertahankan, maka bukan tidak mungkin kerja insulin pun akan terganggu di kemudian hari. Jika insulin sudah tidak mampu bekerja dengan normal, maka kamu akan berisiko terkena berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2 dan obesitas.

Selain itu, makanan cepat saji juga banyak mengandung natrium (garam) dan kolesterol, yang jika sering dikonsumsi, dapat mengakibatkan peningkatan tekanan darah, serta penumpukan plak pada pembuluh darah arteri (aterosklerosis).

Menjadi Pemicu Masalah Pernapasan

Image result for problem of breathing
english.hindikhabar.com

Kalori berlebih yang bersumber dari makanan cepat saji, juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak terkendali. Akibatnya, kamu akan memiliki berat badan di atas normal yang membuat risiko asma dan sesak napas meningkat.

Lemak berlebih di dalam tubuh juga bisa memberikan tekanan pada jantung dan paru-paru. Biasanya, hal ini ditandai dengan rasa sesak saat berjalan, menaiki dan menuruni tangga, atau saat berolahraga.

Bahkan, dikutip dari Healthline, penelitian membuktikan bahwa anak yang juga menjadi pencinta fast food, yakni mengkonsumsi tiga kali seminggu, akan lebih berisiko terkena asma.

Sebenarnya, fast food tetap boleh kamu konsumsi, hanya saja jangan jadikan makanan cepat saji ini sebagai temanmu sehari-hari, kalau tidak ingin menyesal di kemudian hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here