Terlalu Lama Dimasak, 5 Bahan Makanan ini bisa Menjadi Racun!

lynnecurry.com

Gulalives.co – Saat memasak, selain perlu memperhatikan cara pengolahan dan kualitas bahan-bahan yang digunakan, nyatanya timing memasak juga sangat penting unuk diperhatikan. Karena, ada beberapa bahan makanan yang bisa menjadi racun, jika melalui proses memasak yang terlalu lama. Seperti 5 di antaranya versi Gulalives berikut ini:

Ayam

Related image
learntobbq.com

Daging yang dimasak terlalu matang, teksturnya akan mengeras, karena molekul lemak, protein, dan gulanya menyatu. Baik itu dimasak dengan cara digoreng, direbus, pun dipanggang.

Memasak ayam dengan suhu tinggi dan secara terus-menerus, terutama saat memanggang, juga akan menghancurkan nutrisi serta protein alaminya, hingga membentuk zat karsinogenik.

Polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) terbentuk saat lemak dan cairan dari sela daging ayam menetes ke atas api. Sedangkan, api yang mengandung PAH akan menempel pada permukaan daging, yang kemudian akan kita konsumsi.

Selain itu, asam amino dalam daging juga menjadi sangat sensitif terhadap panas dan mudah rusak. Jika daging dengan keadaan tersebut kita konsumsi, maka bisa menjadi racun dan bereaksi dengan oksigen serta zat besi di dalam darah. Bahaya, kan?

Bayam

Related image
foodnetwork.com

Merebus sayuran merupakan cara paling mudah menghilangkan nutrisi di dalamnya, kalau tidak tepat cara mengolahnya. Seperti sayur bayam yang kaya akan zat besi, jika dimasak terlalu lama, sayuran menyehatkan ini justru akan kehilangan banyak nutrisi, dan teksturnya pun menjadi tidak renyah.

Selain itu, sayur bayam yang sudah matang, sebaiknya langsung dihabiskan, dan tidak kembali dikonsumsi setelah lima jam. Agar kita bisa menghindari oksidasi yang terjadi jika bayam sudah terpapar oksigen bebas terlalu lama.

Zat Fe2+ (ferro) bisa menjadi racun Fe3+ (ferri) karena sifatnya. Kandungan nitrat yang ada dalam bayam pun akan berubah menjadi nitrit yang bersifat karsinogenik (pemicu sel kanker).

Baca Juga: Wah, Kacau! 22 Makanan Sehari-hari ini Ternyata Beracun!

Minyak Goreng

Related image
acs.org

Banyak orang memanfaatkan minyak goreng secara berulang untuk memasak, demi bisa menghemat. Padahal, menggoreng minyak dalam jangka waktu lama akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Saat kamu memanaskan minyak dengan api besar hingga melewati titik rendah asapnya pun memiliki dampak buruk yang sama. Karena, dalam minyak natural dengan titik asap rendah, seperti minyak biji anggur atau biji rami, bisa menjadi racun yang disebut 4-hydroxy-trans-2-nonenal, saat dipanaskan secara berulang.

Senyawa kimia racun tersebut selama ini dikaitkan dengan penyakit jantung, stroke, penyakit parkinson, hingga kanker. Jadi, lebih baik mengeluarkan uang lebih banyak untuk memasak, daripada untuk berobat, kan?

Roti Bakar

Related image
seriouseats.com

Pakar kesehatan Uni Eropa selalu mengimbau untuk tidak mengonsumsi roti yang dipanggang terlalu lama, alias hingga membentuk kerak cokelat kehitaman. Dan, hal ini juga berlaku untuk jenis makanan panggang lainnya, seperti ayam, daging sapi, sosis, dan sebagainya.

Karena, bekas gosong tersebut dapat memicu produksi akrilamida, yang bisa menyebabkan kerusakan saraf, hingga kondisi parah, seperti kanker. Jika terus dikonsumsi dari waktu ke waktu.

Selada

Related image
thewoksoflife.com

Terakhir adalah selada. Selain bayam, sebagian besar sayuran hijau memang disarankan untuk tidak dipanaskan dalam jangka waktu yang lama. Bahkan, selada jauh lebih baik jika dimakan dalam keadaan mentah, daripada dipanaskan terlebih dulu. Sebab, daun selada juga memiliki kandungan nitrat tinggi yang bisa menjadi racun, yakni nitrit dalam proses pemanasan.

Mulai sekarang, jangan sepelekan lagi waktu memasakmu, ya. Agar apa yang kamu masukkan ke dalam tubuh tidak berubah menjadi racun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here