Diet, tapi Masih Gunakan 5 Bahan Kimia ini? Tetap Gemuk!

0
124 views
bahan-kimia.com

Gulalives.co – Beberapa wadah makan, botol minum, botol bayi, mainan, plastik, peralatan masak, hingga kosmetik yang mengandung bahan kimia buatan, tentu tidak baik untuk kesehatan. Namun, selain itu ternyata kandungan bahan kimia buatan bisa menjadi penyebab gemuk. Jadi, untuk kamu yang sedang diet, tentu saja ini hal yang harus segera dihentikan!

Related image
blogspot.com

Bahan kimia buatan yang diyakini menjadi penyebab gemuk disebut dengan obesogen. Ketika bahan kimia ini masuk ke dalam tubuh kita, maka akan mengganggu fungsi normal tubuh, dan meningkatkan lemak dalam tubuh. Obesogen adalah kategori pengganggu hormon endokrin, atau termasuk bahan kimia yang dapat mengganggu hormon manusia.

Beberapa pengganggu endokrin memaksimalkan efeknya dengan mengaktifkan reseptor estrogen, yang dapat menyebabkan efek berbahaya pada wanita pun pria. Reseptor estrogen dianggap akan mengikat apa pun yang terlihat, bahkan seperti estrogen itu sendiri.

Baca Juga: 6 Makanan dan Minuman ini Berbahaya untuk Kesehatan Otak

Beberapa obesogen tidak hanya dikaitkan dengan kegemukan atau obesitas, tetapi juga cacat lahir, pubertas dini pada anak perempuan, demasculinization pada pria, kanker payudara, dan gangguan lainnya.

Sayangnya, banyak dari efek ini terjadi di dalam rahim. Misalnya, ketika wanita hamil terpapar dengan bahan berbahaya ini, tentu saja ini akan meningkatkan risiko anak menjadi gemuk di kemudian hari. Lantas, bahan kimia buatan apa saja yang termasuk dalam obesogen?

Bisphenol-A (BPA)

Bisphenol-A (BPA) adalah senyawa sintetis yang ditemukan dalam banyak jenis produk, termasuk botol bayi, wadah makanan dan minuman plastik, serta kaleng makanan logam. Struktur BPA menyerupai estradiol, yang merupakan bentuk paling penting dari hormon seks wanita estrogen. Akibatnya, BPA mengikat reseptor estrogen di dalam tubuh. Beberapa penelitian telah mengaitkan paparan BPA dengan penambahan berat badan dan obesitas, baik pada hewan laboratorium pun manusia.

Selain menjadi penyebab gemuk, BPA juga disebut-sebut dapat menimbulkan resistensi insulin, penyakit jantung, diabetes, gangguan neurologis, disfungsi tiroid, kanker, malformasi genital, dan masih banyak lagi. Sementara, paparan makanan terhadap BPA dalam jumlah rendah, belum terbukti dapat menyebabkan bahaya, termasuk memengaruhi perkembangan manusia di dalam rahim.

Phthalates

Phthalates adalah bahan kimia buatan yang digunakan untuk membuat plastik lembut dan fleksibel. Biasanya ditemukan dalam berbagai produk, termasuk wadah makanan, mainan, produk kecantikan, obat-obatan, dan cat. Zat kimia ini dapat dengan mudah keluar dari plastik dan mencemari makanan, pasokan air, dan bahkan udara yang kita hirup sehari-hari.

Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa anak-anak dapat menyerap zat kimia buatan ini dari material lantai plastik melalui kulit dan saluran pernapasan. Seperti BPA, phthalates adalah pengganggu endokrin yang memengaruhi keseimbangan hormonal dalam tubuh yang kemudian dapat menjadi penyebab gemuk.

Baca Juga: Kenapa Gemuk Setelah Menikah? 7 Hal ini yang Menjadi Penyebabnya

Phthalates mungkin berperan atas peningkatan kerentanan terhadap kenaikan berat badan dengan memengaruhi reseptor hormon yang disebut PPARs, yang terlibat dalam metabolisme.

Penelitian pada manusia telah menunjukkan bahwa tingkat phthalates dalam tubuh, berhubungan dengan obesitas, peningkatan lingkar pinggang, resistensi insulin, dan diabetes tipe 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa paparan bahan kimia buatan ini dalam rahim mengarah ke malformasi genital pada anak laki-laki, testis tidak turun, dan kadar testosteron yang rendah.

Atrazin

Atrazin adalah salah satu herbisida yang biasa digunakan, tapi penggunannya dapat mencemari air tanah. Maka itu, di beberapa negara, penggunaan bahan kimia buatan ini sudah dilarang. Atrazin juga merupakan pengganggu endokrin, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan bahan buatan ini berhubungan dengan cacat lahir pada manusia.

Beberapa penelitian hewan melaporkan bahwa paparan bahan kimia buatan ini dapat meningkatkan risiko obesitas, mengurangi tingkat metabolisme, dan meningkatkan berat badan pada tikus. Namun, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini pada manusia.

Organotin

Organotin adalah zat kimia buatan yang digunakan untuk berbagai keperluan industri. Salah satunya disebut tributyltin (TBT). Bahan kimia buatan ini digunakan sebagai fungisida, dan diterapkan pada kapal untuk mencegah pertumbuhan organisme laut di badan kapal. Ini juga yang digunakan dalam pengawet kayu dan beberapa sistem air industri. Banyak danau dan perairan pesisir yang tercemar tributyltin.

Tributiltin berbahaya bagi organisme laut dan telah dilarang oleh berbagai pihak berwenang. Beberapa peneliti melaporkan bahwa tributyltin dan senyawa organotin lainnya dapat berfungsi sebagai pengganggu endokrin, dan berperan dalam peningkatan obesitas pada manusia, dengan meningkatkan jumlah sel lemak. Sebuah penelitian melaporkan bahwa tributyltin dapat menyebabkan pertumbuhan sel-sel lemak dengan cepat, dan mengurangi produksi leptin.

Penelitian lain yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa paparan bahan kimia buatan ini selama 45 hari, dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan penyakit perlemakan hati (fatty liver disease).

Zat perfluoroalkil (PFAS)

Zat perfluoroalkil (PFAS) dapat menghambat metabolisme tubuh sehingga merusak siklus diet untuk mempertahankan penurunan berat tubuh. Seorang asisten dosen ilmu gizi di Harvard School of Public Health, melaporkan bahwa orang yang memiliki kadar bahan kimia buatan yang tinggi, akan lebih sulit untuk mempertahankan penurunan berat badan pasca diet, terutama pada wanita.

Bahan kimia buatan ini biasanya digunakan untuk membersihkan permukaan yang berminyak, sebagai bahan pembersih, dan untuk peralatan masak anti-lengket. Penelitian lainnya juga telah menunjukkan kaitan paparan PFAS dengan penambahan berat badan, dan obesitas pada hewan. Bahan kimia buatan ini juga dikaitkan dengan kanker, gangguan hormon, kekebalan tubuh, serta kolesterol tinggi.

Related image
dosenpendidikan.com

Jadi, untuk kamu yang sedang diet, tolong jauhkan dirimu dari 5 bahan kimia di atas, sebab jika tidak, usahamu untuk menurunkan berat badan, akan sia-sia. Bahkan, kamu justru mendapatkan penyakit tambahan, jika menyepelekan hal tersebut. Semoga, mulai hari ini, kita semua bisa terbiasa untuk hidup lebih sehat lagi, ya!

LEAVE A REPLY