7 Perubahan Bagian Kaki yang Menjadi Tanda Penyakit, Kamu Mengalaminya?

0
51 views
channel21.de

Gulalives.co – Tiap bagian tubuh memiliki perannya masing-masing untuk menunjukkan berbagai tanda terjadi masalah pada sistemnya. Biasanya, tanda ini akan ditunjukkan melalui berbagai hal yang terlihat, dan dapat dirasakan secara fisik. Seperti perubahan bagian kaki yang menjadi salah satu tanda dari berbagai gejala penyakit, sebelum ditunjukkan oleh bagian tubuh lainnya.

Related image
greenfootandankle.com

Menurut Carolyn McAloon, DPM, ahli penyakit kaki dan presiden California Podiatric Medication Association, kaki adalah bagian pertama yang akan terpengaruh jika ada masalah dengan saraf, karena letaknya yang paling jauh dari jantung dan tulang belakang.

Dibutuhkan kepekaan untuk dapat mendeteksi penyakit dari bagian kaki, melalui berbagai tanda yang ditunjukkannya. Mendeteksi penyakit dari bagian kaki juga bisa dilakukan dengan melihat dan merasakan kondisinya. Lantas, apa saja perubahan bagian kaki yang menandakan adanya masalah kesehatan pada tubuh?

Tumit Kering Mengelupas

Jika tumit kaki kering, pecah-pecah, atau mengelupas, ada kemungkinan kamu mengalami masalah tiroid. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang mengendalikan tingkat metabolisme, tekanan darah, pertumbuhan jaringan, dan perkembangan sistem saraf. Nah, masalah tiroid ini biasanya akan ditandai dengan kekeringan yang cukup parah pada bagian kaki kamu.

Untuk membedakannya dengan kekeringan biasa, kamu bisa gunakan pelembap selama beberapa hari. Jika tidak juga mengalami perubahan, coba perhatikan apa kamu mengalami berbagai gejala lainnya seperti kenaikan berat badan, tangan mati rasa, tubuh gemetar, jantung berdebar-debar, atau pandangan yang kabur. Jika iya, kamu perlu segera konsultasi dengan dokter, untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.

Rambut di Jari Kaki Botak

Baik wanita pun pria, pasti memiliki rambut halus di jari-jari kakinya. Namun, jika rambut ini tiba-tiba rontok dan menghilang total, maka hal ini menandakan sirkulasi darah yang buruk akibat penyakit arteri perifer.

Saat plak menumpuk di arteri kaki, maka aliran darah menjadi terbatas hingga dapat merontokkan rambut di jari kaki kita. Dan, tanda lain yang menunjukkan penyakit arteri ini adalah jari kaki yang berubah menjadi keunguan, serta kulit di sekitar pergelangan hingga telapak kaki pun akan semakin menipis.

Dan, kalau kamu mengalami berbagai gejala ini, segera konsultasi dengan dokter untuk memeriksakan kondisi lebih lanjut, ya. Pasalnya, jika tidak segera ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan serangan jantung, hingga stroke yang berisiko mengalami amputasi. Selain itu, kamu juga bisa mengendalikan gejalanya dengan berhenti merokok, melakukan diet sehat, dan berolahraga secara teratur. Sanggup, kan?

Baca Juga: 8 Tanda yang Sering Tidak Disadari Seseorang Mengalami Kerusakan Saraf

Jempol Kaki Bengkak dan Sakit

Jempol kaki yang bengkak, merah, keras, dan terasa sakit bisa menjadi penanda asam urat, yakni radang sendi yang biasanya menyerang jempol kaki. Jika hal ini terjadi, kemungkinan besar orang tersebut baru saja makan makanan yang dapat memicu asam urat.

Makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, ikan, seafood, kacang-kacangan, dan alkohol jenis tertentu pun dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh. Normalnya, asam urat akan dikeluarkan melalui urine, tapi jika kadarnya di dalam tubuh berlebihan, dan yang dikeluarkan hanya sebagian kecil, maka pengendapan akan terjadi, dan biasanya menyerang bagian kaki jempol atau pergelangannya.

Kaki Sakit di Pagi Hari

Jika bagian kaki terasa sakit dan kaku saat bangun di pagi hari, bisa jadi ini tanda kamu mengalami rematik, atau rheumatoid arthritis. Biasanya kondisi ini semakin terasa buruk saat seseorang memijakkan kakinya di lantai dan melangkah.

Selain rematik, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh plantar fasciitis, yakni kondisi yang disebabkan oleh peradangan pada jaringan tebal yang menghubungkan tumit pada jari-jari kaki. Meregangkan kaki sebelum beranjak dari kasur dapat membantu mencegah timbulnya plantar fasciitis.

Kemudian, selain karena dua kondisi tersebut, nyeri kaki di pagi hari juga bisa disebabkan oleh kram otot. Untuk menghindarinya, kamu dianjurkan untuk melakukan peregangan pada otot kaki sebelum bangun dari tempat tidur.

Namun, kram juga bisa menandakan seseorang mengalami dehidrasi dan kekurangan kalsium, kalium, serta magnesium dalam asupan hariannya. Untuk mengatasinya, kamu dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian, dan lengkapi dengan minum air putih yang cukup sebelum tidur.

Kaki Mati Rasa

Sama seperti kebotakan pada rambut di jari-jari kaki, kaki yang mati rasa juga diakibatkan oleh kurangnya aliran darah pada area tersebut, dan menandakan masalah penyakit arteri perifer.

Selain itu, kondisi ini juga menjadi salah satu gejala umum dari neuropati perifer yang berhubungan dengan diabetes tipe 2. Diabetes dapat mempersulit aliran darah ke kaki. Dan, hal ini bisa menyebabkan luka menjadi sulit sembuh dan rentan mengalami infeksi.

Kalau kamu mengalami kondisi ini, jangan tunda untuk konsultasi dengan dokter, ya. Lakukan juga pola hidup sehat seperti berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makan-makanan yang sehat serta kaya akan gizi.

Bintik Hitam atau Garis di Bawah Kuku

Bintik dan garis hitam atau gelap di bawah kuku kaki bisa jadi pertanda melanoma lentiginous acral atau melanoma tersembunyi. Penyakit ini termasuk kanker kulit yang muncul di bagian tubuh tidak jelas seperti mata serta mulut. Garis gelap ini biasanya memanjang dari pangkal ke ujung kuku. Untuk memastikannya, kamu harus datang dan konsultasikan kondisi kesehatanmu dengan dokter kulit.

Perubahan warna kuku lainnya juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur, biasanya berwarna coklat kuning, dan menyebar di seluruh bagian kuku. Untuk itu, cobalah untuk lebih peka saat akan memotong kuku, agar bisa mendeteksi penyakit dari bagian kaki ini sedini mungkin.

Garis Merah di Bawah Kuku Kaki

Munculnya garis merah di bawah kuku kaki menandakan ada pembuluh darah yang pecah, atau dikenal dengan perdarahan splinter. Kondisi ini terjadi saat gumpalan darah kecil merusak kapiler kecil di bawah kuku. Biasanya, kondisi ini menandakan adanya infeksi pada lapisan jantung (endokarditis).

Mereka yang memiliki penyakit jantung, akan menggunakan alat pacu jantung, atau yang memiliki masalah sistem kekebalan tubuh, lebih berisiko mengalami hal ini. Dan, jika tidak segera ditangani, infeksi ini dapat menyebabkan gagal jantung.

Jadi, kalau kamu melihat adanya perdarahan pada kuku kaki tanpa sebab yang jelas, segera konsultasikan ke dokter untuk memeriksa jantung dan peredaran darah kamu secara jelas, ya.

Related image
aafoot.com

Mendeteksi penyakit dari bagian kaki, bisa kamu lakukan sebelum tidur dan saat memotong kuku. Jangan pernah mengabaikan tanda sekecil apa pun yang diberikan tubuh, karena dampaknya bisa sangat besar terhadap kesehatan kita.

LEAVE A REPLY