ASI Eksklusif Mampu Tingkatkan Kecerdasan Buah Hati

Kabar Baik, Menyusui Bisa Tekan Risiko Alzheimer
Kabar Baik, Menyusui Bisa Tekan Risiko Alzheimer

Gulalives.com, SEMARANG – Air susu ibu adalah sumber nutrisi pada bayi. Komposisi yang terkandung di dalam ASI menunjang tumbuh kembang bayi apalagi terdapat kandungan antibodi alami yang dapat membantu dalam mencegah infeksi dan gangguan kesehatan pada bayi.

Dilansir Gulalives.com dari berbagai sumber, Jumat (25/3/2016), ASI lebih dikenal luas sebagai nutrisi yang lengkap yang dapat memberikan dukungan untuk pertumbuhan, kesehatan, imunitas dan perkembangan bayi sehingga dengan demikian pemberian ASI pada bayi sangat penting untuk diberikan.

ASI esklusif_www.firdaus45.com
ASI esklusif_www.firdaus45.com

Nah, pemberian ASI pada bayi minimal dengan memberikan ASI ekslusif, yaitu memberikan ASI tanpa makanan lainnya selama enam bulan pertama. Anda sering mendengar ibu diwajibkan untuk memberikan ASI Ekslusif. ASI Ekslusif merupakan pemberian ASI tanpa memberikan makanan lain pada bayi yang berusia 0-6 bulan.

Dengan demikian bayi tidak diberikan tambahan cairan seperti susu formula, air putih, air teh, madu atau makanan padat sebelum usia enam bulan. Pemberian ASI ekslusif dianjurkan hingga usia bayi 4 bulan akan tetapi lebih baik diberikan hingga usia bayi 6 bulan. Selanjutnya pemberian ASI ekslusif dapat diberikan dengan pendamping makanan, pemberian ASI sendiri dapat hingga usia bayi anda berusia 2 tahun.

ASI_www.breastfeeding.com
ASI_www.breastfeeding.com

Selain itu, perlu juga bahwa ASI ekslusif adalah intervensi yang efektik untuk mencegah kematian anak sedangkan menurut survei yang ditemukan kesadaran akan pemberian ASI semakin berkurang. Bahkan masyarakat masih khawatir apabila yang diberikan pada bayi tidak mengenyangkan sehingga pemberian ASI ditambah dengan susu formula ataupun air putih bahkan pemberian makanan pendamping ASI sebelum 6 bulan.

Adapun, pemberian ASI ekslusif didukung oleh UNICEF untuk meningkatkan kesadaran ibu menyusui. Kebutuhan nutrisi yang terkandung di dalam ASI sangat penting untuk tumbuh kembang bayi. Dukungan dari pemerintah untuk melarang promosi pengganti ASI di fasilitas kesehatan akan membantu dalam pemberian ASI ekslusif.

menyusuiBegitu pula pada ibu menyusui yang memiliki tanggung jawab sebagai wanita karir. Anda dapat menggunakan waktu senggang untuk memompa ASI dan tetap memberikan ASI ekslusif pada bayi. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan ternyata mampu meningkatkan kecerdasan anak.

Jika ibu menyusui lebih lama, hingga anak berusia dua tahun akan menambah IQ anak sebesar 3 poin. ASI juga mampu meningkatkan imunitas anak yang mengakibatkan daya tahan anak lebih kuat. ASI diketahui memiliki sel punca yang ditransfer dalam tubuh anak guna mencegah kerusakan sel. Anak juga terhindar dari berbagai penyakit seperti radang telinga, maloklusi, diabetes tipe2 dan obesitas.

Ibu-menyusui-ASISebaliknya, menyusui juga punya manfaat besar bagi ibu. Hasil penelitian menyebutkan bahwa ibu yang memberikan ASI memiliki risiko lebih rendah untuk terkena kanker payudara dan kanker rahim. Dalam studi yang dilakukan Sue, pemberian ASI eksklusif hingga 90 persen dalam kurun waktu dua tahun dapat menyelamatkan sekitar 820 ribu anak setiap tahunnya.

ASI juga ramah lingkungan dan lebih ekonomis dibanding menggunakan susu formula. Dalam studi itu juga, Sue menemukan selama satu tahun dapat menghemat pengeluaran hingga US$300 juta atau setara Rp3,98 triliun.  Saat ini di Indonesia, angka menyusui mencapai 65 persen, meningkat dari tahun 2013 yang hanya 38 persen. Angka tersebut terus diupayakan naik untuk mewujudkan sasaran global di tahun 2025. (DP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here