Apresiasi Jokowi untuk Hafidz Cilik Mutiara Negeri

0
49 views

Gulalives.com, KAIRO – Kompetisi hafidz (penghafal Alquran) pada Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Internasional di Sharm El Sheikh, Mesir, telah membawa nama Indonesia semakin harum.

Keberhasilan ini berkat Musa La Ode Abu Hanafi yang merupakan delegasi Indonesia dan berhasil memboyong juara tiga pada lomba tersebut. Prestasi Musa tersebut sontak disambut gembira masyarakat Indonesia. Bahkan, Presiden Joko Widodo pun mengapresiasi Musa yang membawa harum nama Indonesia.

musa2“Prestasi Musa La Ode Abu Hanafi, Hafidz cilik usia 7 tahun, membuat kita bangga. Musa yang merupakan peserta termuda, berhasil meraih peringkat tiga kompetisi hafalan Al Quran pada Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Internasional Sharm El Sheikh, Mesir,”katanya melalui laman facebook Joko Widodo yang dikutip Gulalives.com, Senin (18/4/2016).

Menurut Presiden, apa yang diraih Musa mengharumkan nama Indonesia di dunia Islam. “Selamat, Musa,”tandasnya.

musa3Senada dengan Jokowi, Kedutaan besar Indonesia di Mesir pun mengapresiasi kiprah Musa yang sukses mengharumkan nama Indonesia.  “Delegasi cilik Indonesia, Musa, telah berhasil meningkatkan kecintaan bangsa lain terhadap Indonesia,” ujar Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Kairo Lauti Nia Sutedja dikutip dari laman Kemlu.go.id.

musa4Malahan, banyak yang menyebut kehebatan Musa mampu menghafal Alquran 30 juz sebagai mujizat. “Banyak peserta yang menyebutnya sebagai mukjizat,” imbuh Lauti.

Sementara, Meri Binsar Simorangkir, KUAI KBRI Kairo, mengaku bangga bahwa Musa yang masih kecil telah berhasil mengharumkan nama Indonesia melalui Alquran. Menurutnya, KBRI Kairo dalam hal ini sangat mendukung upaya Musa dalam meraih prestasinya karena ia membawa nama Indonesia.

musa55Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Gulalives.com, Musa adalah Hafidz cilik asal Indonesia yang sukses mengharumkan nama Indonesia di pentas Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Internasional di Sharm El-Sheikh Mesir pada 10-14 April 2016.

Musa adalah Hafidz cilik asal Bangka, yang berhasil melenggang ke final MTQ Internasional di Mesir 2016. Pada babak final, Musa berhasil menjadi juara ketiga.

musa3Sebagai informasi, dalam rangka memenuhi undangan Kementerian Wakaf Mesir, Pemerintah RI melalui Kemenag mengutus Musa La Ode Abu Hanafi (7 tahun 10 bulan) didampingi oleh orang tuanya, La Ode Abu Hanafi untuk mengikuti MHQ Internasional di Sharm El-Sheikh Mesir pada 10-14 April 2016.

Adapun, jumlah peserta MHQ Internasional Sharm El-Sheikh untuk semua cabang mencapai 80 orang yang terdiri dari 60 negara antara lain Mesir, Sudan, Arab Saudi, Kuwait, Maroko, Chad, Aljazair, Mauritania, Yaman, Bahrain, Nigeria, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Australia, Ukraina, dan Indonesia serta negara-negara lainnya. Dalam hal ini, Musa merupakan utusan Indonesia satu-satunya yang berpartisipasi pada perlombaan tersebut.

Musa2Musa mengikuti lomba cabang Hifz al-Quran 30 juz untuk golongan anak-anak, dan merupakan peserta paling kecil di antara seluruh peserta lomba, karena peserta lainnya berusia di atas sepuluh tahun.

Dalam lomba tersebut, seperti peserta lomba cabang Hifzil Quran golongan anak-anak lainnya, Musa diminta untuk menuntaskan 6 soal, yang berhasil dilalui Musa dengan tenang, tanpa ada salah maupun lupa. Hal itu berbeda dengan para peserta lomba lainnya yang rata-rata mengalami lupa, bahkan diingatkan dan dibetulkan oleh dewan juri.

Lancarnya bacaan dan ketenangan Musa dalam membawakan ayat-ayat Al-Quran yang ditanyakan membuat Ketua Dewan Juri Sheikh Helmy Gamal, Wakil Ketua Persatuan Quraa Mesir dan sejumlah hadirin meneteskan air mata. (DP)

LEAVE A REPLY