Apa Iya Wanita Boleh Dimadu? Ini Kata Pakar Hukum Soal Poligami

Foto Ilustrasi "Poligami" (shutterstock.com)
Foto Ilustrasi “Poligami” (shutterstock.com)

Gulalives.com, JAKARTA – 

Lagi dan lagi, persoalan poligami mencuat ke publik. Kali ini yang disorot ustadz Aswan Faisal, kakak kandung mendiang Uje. Pemicunya itu cuap-cuap seorang wanita bernama Rima Purnama Dewi atau akrab dikenal Rima Idris. Ia buka suara ke media bahwa sang ustadz telah menceraikan dirinya hanya lewat pesan singkat BlackBerry Messenger, bulan April 2014 lalu.

Merasa gerah dengan gencarnya pemberitaan media, Aswan Faisal akhirnya menggelar jumpa pers pada Rabu (18/11) kemarin. Aswan Faisal berterus terang tentang pernikahan sirinya dengan Rima. Ia juga mengakui anak hasil rajutan cintanya bersama Rima. Sang pendakwah hanya menyangkal soal penuturan Rima yang nggak diterima oleh istri pertama Aswan.

Poligami Ustad Aswan
Poligami Ustad Aswan dengan Rima (foto : google)

“Benar telah terjadi pernikahan dengan RP. Benar juga telah terjadi talak. Namun itu bukan lewat BBM, saya sampaikan langsung kok. Benar anak itu anak saya. Insya Allah, saya akan bertanggung jawab dunia akhirat,” urai Aswan secara blak-blakan.

Soal poligami lain yang nggak kalah heboh juga datang dari Joko Setyo Sunaryo atau Naryo. Sosoknya menjadi beken di ranah media sosial ketika pria kelahiran 21 Oktober 1977 ini diberitakan tinggal bersama 9 orang istri dan memiliki 16 orang anak. Dahsyatnya nih, 6 istrinya menetap serumah bersama Naryo. Ia saat ini tinggal di desa Hilir Tengah, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Satu istrinya yang lain sedang menimba ilmu kedokteran di Belanda dan dua istri lainnya telah tiada.

Poligami Joko Setyo Sunaryo
Joko Setyo Sunaryo diberitakan tinggal bersama 9 orang istri dan memiliki 16 orang anak (foto : google)

Meski nggak dilarang oleh agama, isu poligami pun banyak meninggalkan cerita yang mengiris hati. Belum lama ini seorang ibu muda yang dipoligami membuat video mengejutkan di YouTube. Kegundahan wanita bernama Ana Abdul Hamid pun menjadi viral karena video tersebut telah ditonton lebih dari 77 ribu orang semenjak diunggah tanggal 20 Oktober lalu.

Di video itu, ia lebih banyak diam tanpa kata. Ana lebih memilih menggunakan media tulisan di secarik kertas untuk menggambarkan kepedihannya menjadi seorang istri yang dipoligami.

Aksi Ana Abdul Hamid

Cuplikan video tentangckegundahan wanita bernama Ana Abdul Hamid yang pernah di poligami” (foto : google)

“Suami saya harus berpoligami dan saya harus menerima demi suami, anak-anak, dan rumah tangga saya,” tulisnya di salah satu kertas yang ia pamerkan di sebuah video bertitel ‘Saya Tidak Sanggup Berbagi’ di YouTube.
Ia melanjutkan cerita kalau dirinya menyerah setelah menjalani hidup dipoligami selama hampir 1,5 tahun. “Saya sudah berusaha bertahan dan saya menyerah pada poligami. 1 tahun 4 bulan 9 hari kekuatan saya hanya sampai di sini, tepat di tahun ke 5 pernikahan saya,” tulis Ana di sebuah kertas lainnya.

Video-Poligami-Siti-Ulwiyah-Menjawab-Video-Poligami-Ana-Hamid_1
Cuplikan video tentang poligami Siti Ulwiyah, dia menjawab video poligami Ana Abdul Hamid (foto : google)

Pertanyaannya, apakah poligami diatur khusus dalam hukum? Merujuk UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, pada umumnya pernikahan menganut asas monogami. Hal ini ditegaskan dalam Pasal 3 ayat 1 UU Perkawinan yang mengatakan bahwa dalam suatu perkawinan, seorang pria hanya boleh mempunyai seorang isteri. Seorang wanita juga hanya boleh mempunyai seorang suami.

Menurut konsultan hukum dari BP Lawyers, Fairus Harris SH, M.Kn, poligami memang nggak dilarang. “Pria yang sudah menikah boleh melakukan poligami jika memperoleh izin melalui putusan hakim dari pengadilan agama. Poligami itu diperbolehkan dan itu ada diatur dalam UU Perkawinan tahun 1974 dan peraturan pelaksanaannya tahun 1975,” terang Fairus.

UU Pernikahan
Poligami yang sah di mata Hukum Negara harus berdasar pada UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (foto : google)

Mengacu pada Pasal 3 ayat 2 UU Perkawinan, di situ disebut pengadilan dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristeri lebih dari seorang, apabila dikehendaki oleh pihak-pihak yang bersangkutan. Dalam hal seorang suami akan beristeri lebih dari seorang, maka si suami wajib mengajukan permohonan kepada Pengadilan di daerah tempat tinggalnya (Pasal 4 ayat 1 UU Perkawinan). Sementara di ayat ke 2 dijelaskan bahwa pengadilan hanya akan memberikan izin kepada si suami untuk beristeri lebih dari satu kalau memenuhi syarat-syarat sebagai berikut (Pasal 5 ayat 1 UU Perkawinan):

  1. Adanya persetujuan dari istri/istri-istri.
  2. Adanya kepastian bahwa suami mampu menjamin keperluan-keperluan hidup istri-istri dan anak-anak mereka.
  3. Adanya jaminan bahwa suami akan berlaku adil terhadap istri-istri dan anak-anak mereka.

Lalu bagaimana pengadilan agama memberi surat izin kepada suami yang berniat berpoligami? “Oh itu ada sidangnya sendiri di pengadilan agama. Biasanya suami dan istri dihadirkan di persidangan. Pengadilan kemudian menanyakan apakah pihak istri menyetujui kalau suaminya menikah lagi. Bahkan dalam proses tersebut pengadilan agama dapat memanggil si pihak calon istri untuk ikut dihadirkan,” ungkap Fairus.

Book Law
Kutipan “Pengadilan akan mempertegas apakah pihak istri benar-benar menyetujui kalau suaminya menikah lagi” (foto ilustrasi, shutterstock.com)

Lebih lanjut Fairus mengatakan ada 3 hal yang dapat memuluskan permohonan seorang suami untuk berpoligami. “Pertama, istri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai istri. Kedua, istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Ketiga, istri tidak dapat melahirkan keturunan.”

Serta dari pribadi si suami tersebut akan dinilai oleh Hakim apakah nantinya dapat memenuhi kebutuhan dan keperluan hidup istri-istri dan anaknya tersebut, serta berlaku adil untuk kedepannya. Izin ini sifatnya wajib jadi pernikahan kedua dan selanjutnya baru dapat dilangsungkan dan sah menurut negara setelah memperoleh izin dari pengadilan.

Pada banyak kasus, poligami itu berujung pada kesedihan satu pihak, yaitu istri yang dimadu. Padahal nggak melulu begitu. Ustadz Muhammad Arifin Ilham, contohnya. Pada tahun 1998, ia menikah dengan istri pertamanya. Pernikahan mereka berjalan mulus-mulus saja. Namun setelah 12 tahun masa pernikahan, sekitar tahun 2010, Arifin Ilham memutuskan untuk melakukan poligami. Ia menikahi salah seorang wanita jamaah zikirnya yang ia sebut Bidadari Aisyah, setelah mendapat persetujuan dari sang istri pertama.

Poligami Ustad Arifin Ilham

Ustad Arifin Ilham dengan istri-istrinya (foto : google)

Poligami juga menyita banyak perhatian selebriti tanah air. Oki Setiana Dewi misalnya. “Poligami itu bukan sesuatu yang dianjurkan, tapi dibolehkan. Jadi itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang ilmunya sangat baik agamanya, karena berlaku adil itu sulit,” lontarnya.

Begitu juga dengan Shireen Sungkar. Istri dari aktor Teuku Wisnu ini nggak mempermasalahkan poligami. “Saya sebagai muslimah nggak menentang adanya poligami, karena itu ada di Al Quran. Nanti kalau saya nggak setuju, saya jadi menentang Al Quran. Saya nggak mau menentang agama,” ceplos adik dari Zaskia Sungkar itu.

Dewi Sandra juga punya pandangan yang nggak jauh berbeda. “Kembali lagi ke pendapat pribadi. Setahu saya, di agama Islam diperbolehkan. Namun ada aturannya, jadi semua ada ilmunya. Memang kalau jika seorang suami merasa mampu dan adil, dia boleh menikah. Selama sudah direstui oleh istri pertama,” lontar mantan suami Surya Saputra tersebut.

Foto Ilustrasi Poligami

Kutipan “Poligami juga menyita banyak perhatian selebriti tanah air” (Foto Ilustrasi Poligami, google)

Komedian Elly Sugigi yang baru saja melangsungkan pernikahan pun nimbrung bicara ketika ditanya soal poligami. “Saya bilang ke dia, jangan menuntut anak dari saya karena umur saya sudah 45 tahun. Tapi kalau dia memang menginginkan anak, saya mengizinkan dia untuk menikah lagi, dan saya tetap setia sama dia,” ceplos istri dari Ferry Anggara atau populer disebut Rezky Aditya KW.

Nah, bagaimana pandangan para pembaca Gulalives tentang poligami? Ditunggu komentar-komentarnya yaaa. (VD)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here