Anak itu pasti akan sering demam alias panas badannya, belum tentu karena terserang kuman bakteri yang harus segera diperangi dengan obat seperti antibiotik. Bahkan menurut Prof Darmansyah seorang pakar uji klinik obat dari FKUI menyatakan bahwa anak seharusnya lebih jarang terserang penyakit. Hal ini dikarenakan mereka memiliki kekebalan tubuh yang kuat sebagai bawaan dari dalam kandungan hingga adanya pemberian Air Susu Ibu yang memiliki antibodi tinggi bagi keperluan mereka.

Belum lagi bahwa mereka itu dalam masa pertumbuhan, maka demam harus digali lagi lebih dalam karena bisa saja diakibatkan oleh sesuatu yang bersifat fisiologis bagi mereka, semisal adanya pertumbuhan gigi, kurang minum, tertusuk duri dan lain-lain.

Antibiotik itu sendiri merupakan suatu zat senyawa yang mampu membunuh sebagian besar mikroorganisme yang menyerang tubuh, dan dalam kondisi tertentu kehadiran antibiotik sangat diperlukan. Namun jika diberikan berlebih maka akan membuat si anak resisten atau kebal terhadap dosis dan jenis obat yang diberikan.

Kondisi yang dihadapi saat ini adalah jika kita membawa anak berobat ke dokter maka sebagian besar dokter akan memberikan antibiotik kepada anak kita untuk dihabiskan. Ini sangat berbahaya, karena sebaiknya antibiotik hanya diberikan kepada penyakit yang memang sudah jelas disebabkan oleh kuman dan bakteri dengan adanya hasil lab penunjang yang mendukung.

Disinilah pentingnya langkah cerdik bagi orang tua agar dapat terhindar dari bahaya antibiotik:

  1. Jika anak anda demam pastikan dan singkirkan penyebab demam yang bersifat fisiologis, jangan tergesa-gesa membawanya ke dokter selagi anak anda mau makan dan minum.
  2. Minta dokter melakukan diagnosa lengkap dan tes laboratorium untuk memastikan apakah benar ada kuman atau bakteri di dalam tubuh anak anda yang harus diobati dengan antibiotik.
  3. Pastikan kepada dokter bahwa dosis dan jenis antibiotik yang diberikan merupakan jenis dan dosis yang sesuai bagi masalah yang dihadapi oleh anak anda.
  4. Jangan pernah mengkonsumsi antibiotik yang sudah lewat masa berlakunya.

Yang lebih penting sebenarnya adalah pencegahan, hal ini dapat dilakukan dengan mengajak anak anda rutin berolahraga, banyak mengkonsumsi buah dan sayur serta cukup istirahat.

LEAVE A REPLY