Jangan Katakan ini Saat Anak Laki-laki Menangis!

0
88 views
akurat.co

Gulalives.co – Menangis adalah hal yang wajar dilakukan oleh anak-anak, bahkan orang dewasa sekalipun. Biasanya anak akan menangis saat menginginkan sesuatu, merasa bosan, atau saat sedang sakit. Namun, ada beberapa kesalahan orang tua yang terjadi, saat anak laki-laki menangis.

Related image
elmanana.com.mx

Mereka membuat tangisan identik dengan hal-hal yang negatif dan dianggap menunjukkan kelemahan seorang anak. Ditambah lagi adanya anggapan bahwa anak laki-laki tidak boleh lemah, tidak boleh menangis. Sehingga ketika anak menangis, tak jarang orang tua justru memarahinya. Padahal, respon orang tua yang kurang tepat saat anak menangis bisa memberi efek yang kurang baik, cepat atau lambat.

Saat anak laki-laki menangis, orang tua mungkin akan secara tidak sadar mengatakan “Jangan menangis, cengeng banget sih kayak perempuan!” Namun, tahukah kamu jika hal itu sama sekali tidak tepat dan tidak boleh dikatakan? Karena secara tidak langsung, respon tersebut akan membunuh karakter anak, baik pada anak laki-laki pun perempuan.

Ucapan seperti itu akan sangat menyakiti hati anak kita. Selain itu, orang tua juga harus tahu jika menangis sama sekali bukan tanda kelemahan, dan hanya boleh dilakukan oleh perempuan. Karena, menangis adalah sebuah bentuk ekspresi terhadap perasaan yang sedang dialami. Dalam masa perkembangan, anak akan menunjukkan ekspresi, dan satu hal ini justru harus dilakukan.

Baca Juga: 10 Efek Buruk Perceraian Bagi Anak yang Harus Diketahui

Maka, melarang anak laki-laki menangis hanya karena jenis kelamin, justru bisa membuatnya rentan terhadap depresi. Dan, bukan tidak mungkin dalam jangka panjang, anak laki-laki yang sering “dipaksa” untuk tidak menangis, dan menekan perasaan, akan cenderung tumbuh menjadi sosok yang mengalami masalah dengan anger management, alias kesulitan mengontrol amarah.

Melarang anak laki-laki menangis bisa membuatnya melakukan hal yang sama di kemudian hari. Alih-alih menjadi kuat, anak yang sering dilarang menangis justru bisa berubah menjadi orang yang tidak memiliki empati. Ini tentu bukan hal yang baik, dan bukan tidak mungkin akan terbawa sampai mereka berumah tangga.

Lantas, jika tidak boleh melarang anak laki-laki menangis, bagaimana agar ia tak terus berair mata?

Image result for anak laki-laki menangis
vradiofm.com

Tak hanya tanda kelemahan, ada banyak alasan yang kerap dijadikan pembenaran terhadap orang tua yang melarang anak laki-laki menangis. Salah satunya adalah untuk menghindari anak menjadi terlalu cengeng dan kebiasaan melakukan hal tersebut.

Pandangan yang seratus persen salah ini harus segera dibenahi. Karena, menangis adalah hal yang normal dan boleh dilakukan oleh siapa saja. Nah, daripada melarang dan memarahi anak yang menangis, lebih baik ajarkan ia mengenali dan mengontrol emosinya.

Berikan ia kesempatan untuk sesekali meluapkan emosi dengan cara menangis, jika memang hal itu layak ditangisi. Namun, jika anak laki-laki menangis karena hal sepele, kamu bisa mencoba untuk menyampaikan “Sayang, kalau kamu menangis, Ibu tetap tidak mengerti kamu ingin apa? Coba usap air matanya, bicara pelan-pelan, apa yang bisa Ibu lakukan?”

Komunikasi yang baik dan saling menghargai antara anak dan orang tua, bisa membangun keharmonisan yang sangat baik. Jadi, jangan mengajari anak untuk menekan emosi dan mengabaikan perasaannya. Hal itu akan berdampak buruk pada perkembangan emosional anak dalam jangka panjang. Ingat, orang tua harus membiarkan anak mengekspresikan dirinya sendiri, dan jangan pernah menghakimi!

Setelah ini, tidak ada lagi yang terpenjara dalam pikiran “Anak laki-laki tidak boleh menangis”, ya!

LEAVE A REPLY