Aki Motor Soak? Jangan Buru-buru Dibuang, ya!

aki basah dan aki kering (foto: motorbaru.com)

Gulalives.com, JAKARTA – Apa yang ada dalam benak Anda jika accu/aki motor Anda soak, baik aki basah atau aki kering? Pastinya yang terlintas adalah membuangnya. Tapi tahukah Anda, kalau aki basah dan aki kering yang sudah drop itu memiliki kemungkinan untuk bisa digunakan kembali. Meski kekuatannya nggak seperti baru ya, tapi cukup kuat buat satu sampai dua bulan, lho. Berikut tipsnya:

Baik aki basah ataupun aki kering yang sudah drop, ternyata memiliki kemungkinan untuk bisa digunakan kembali (foto: mantribiker.wordpress.com)
Baik aki basah ataupun aki kering yang sudah drop, ternyata memiliki kemungkinan untuk bisa digunakan kembali (foto: mantribiker.wordpress.com)

Untuk aki basah, cukup membuka tutup aki lalu buang airnya dan kemudian isi dengan air aki (air suling) hangat. Setelah itu, aki dikocok-kocok dan buang airnya, dengan harapan kotoran akan ikut keluar kemudian diisi dengan air aki, lalu lakukan penyetruman ulang.

Aki basah (foto: www.tokopedia.com)
Aki basah (foto: www.tokopedia.com)

Lantas, bagaimana dengan aki kering? Sebenarnya sih tidak beda jauh dengan aki basah, cuma ada beberapa hal yang mesti diperhatikan.

Aki kering (foto: www.tokopedia.com)
Aki kering (foto: www.tokopedia.com)
  • Congkel tutup aki dengan obeng minus tipis
  • Kocok-kocok aki, lalu aki dibalik agar cairan aki keluar sampai kering. Tapi hati-hati ya! saat membuang cairan aki ini, karena merupakan zat kimia yang berbahaya terutama terhadap mata dan kulit.
  • Tuangkan air aki hangat atau biasa kedalam aki secukupnya, kocok-kocok kembali. Hal ini akan membuat endapan didasar aki dan diantara sel-sel aki larut. Ulangi langkah ini beberapa kali sampai dirasa dasar dan sel aki sudah bersih, dan biarkan aki pada posisi terbalik agar “jeroan” aki benar-benar kering dari air.
  • Selanjutnya langkah pengisian cairan aki, satu per satu pada lubang aki, masukkan elektrolit. Dan di sinilah perbedaannya dengan aki basah, untuk aki basah diisi cairan hingga upper lower setinggi badan aki sedangkan aki kering cukup mengisikan elektrolit seperempat dari tinggi badan aki. Hal ini untuk memberikan ruang lebih menampung uap hasil penguapan aki yang mungkin terjadi karena aki kering yang tertutup rapat.
  • Tutup kembali tetapi jangan sampai dikencangkan selama lakukan penyetruman ulang. Guna mengantisipasi penguapan yang terjadi saat proses penyetruman. Karena jika tutup sudah terpasang rapat, aki bias meledak dan tentunya membahayakan.
  • Jika penyetruman kembali sudah dirasa cukup, diamkan beberapa menit kemudian tutup rapat aki dan coba digunakan pada motor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here