Efek dari Membersihkan Miss V dengan Air Rebusan Daun Sirih

0
103 views
viraltrendzz.com

Gulalives.co – Air rebusan daun sirih sudah cukup populer sebagai antiseptik alami, karena selain digunakan untuk membersihkan Miss V, air rebusan daun sirih juga bisa digunakan untuk alergi atau infeksi pada bagian tubuh lainnya. Penelitian medis menunjukkan bahwa daun sirih mengandung zat-zat penting yang efektif menyembuhkan luka, menghentikan pendarahan, menyembuhkan infeksi, hingga membunuh parasit mikroorganisme.

Image result for boiled water betel leaf
india.com

Untuk kebersihan Miss V sendiri, air rebusan daun sirih dipercaya dapat membunuh jamur, bakteri, parasit, dan mikroorganisme yang menjadi penyebab keputihan. Menggunakan air rebusan daun sirih untuk kebersihan Miss V serta menyembuhkan dari keputihan, dapat dilakukan dengan cara sederhana, yakni:

  • Rebus 3 hingga 5 lembar daun sirih bersih dengan ukuran sedang,
  • Kemudian gunakan air rebusan tersebut untuk membilas daerah kewanitaan.

Bila terjadi infeksi pada Miss V, air rebusan daun sirih juga sangat berguna untuk mengurangi infeksi, dan membuat Miss V menjadi lebih kesat. Selain itu, air rebusan daun sirih juga dapat mengobati gatal-gatal, hingga mengencangkan Miss V. Namun, meski memiliki khasiat yang baik, tapi kita tetap tidak dianjurkan menggunakan air rebusan daun sirih setiap hari, ya.

Karena, penggunaan rutin ini dapat menghilangkan pH alami yang ada pada area Miss V. Di mana Miss V sendiri memiliki bakteri baik yang memang berfungsi untuk menjaga suasana asam pada organ genital, agar tetap berada pada suhu normal.

Bahkan, Miss V juga bisa membersihkan dirinya sendiri tanpa bantuan produk pembersih. Namun, memang ada beberapa situasi tertentu seperti infeksi, sehingga perlu produk pembersih untuk membuat pH alami Miss V kembali normal.

Tapi jika Miss V tidak sedang mengalami masalah, atau dalam kondisi normal, ada baiknya kamu tidak “mengganggu” kondisi ini dengan perawatan yang berlebihan, ya. Seperti menggunakan air rebusan daun sirih yang sebenarnya tidak perlu.

Karena, justru saat kamu membersihkan Miss V secara berlebihan, hal ini dapat mengganggu keseimbangan, dan membuat Miss V menjadi iritasi. Maka, jika kamu pernah memiliki pengalaman mengalami keputihan berlebih setelah penggunaan produk pembersih kewanitaan, bisa jadi ini karena kamu menggunakan produk pembersih kewanitaan yang tidak cocok.

Para ahli medis juga menyarankan cara terbaik membersihkan Miss V adalah dengan membilasnya menggunakan air bersih, karena air adalah cairan yang paling normal dan seimbang sebagai pembersih. Teknik membersihkannya juga harus diperhatikan, yakni:

  • Bersihkan dari depan ke belakang dan menggunakan air mengalir,
  • Hati-hati membilas Miss V jika sedang buang air di toilet umum,
  • Usahakan menggunakan air keran daripada air yang sudah ditampung sebelumnya,
  • Hal ini dilakukan untuk mewaspadai kemungkinan-kemungkinan kebersihan dari air yang sudah ditampung tersebut.

Tren membersihkan area kewanitaan dengan tisu basah sebaiknya jangan kamu terapkan, karena mengingat biasanya tisu basah diberi pewangi yang tetap, hal ini bisa juga mengganggu keseimbangan organ kewanitaan.

Baca Juga: Kamu Harus Tahu, ini 8 Ciri ‘Miss V’ Sehat

Selain dari cara membersihkannya, aturan lain yang perlu diperhatikan dalam merawat Miss V dengan tepat adalah tidak menggunakan celana dalam yang terlalu ketat. Karena, penggunaan celana dalam yang terlalu ketat dapat membuat Miss V berada dalam kondisi terlalu lembap dan menyebabkan lecet pada bagian selangkangan.

Sebenarnya, jika kamu mengalami gangguan awal seperti gatal-gatal, keputihan, atau cairan berlebih pada Miss V. Cobalah untuk tidak terlalu reaktif dengan segera menggunakan produk pembersih atau air rebusan daun sirih. Berikan dulu kesempatan untuk bakteri baik pada organ genitalmu, agar melakukan fungsinya dengan membersihkan Miss V secara alami.

Related image
sulbar.litbang.pertanian.go.id

Tidur malam tanpa celana dalam juga salah satu cara memberikan ruang pada Miss untuk “bernapas”. Miss V yang selalu dalam kondisi tertutup akan membuatnya menjadi sangat lembap, sehingga menimbulkan keputihan, bau tak sedap, hingga terganggu keseimbangannya.

Mulai sekarang, kamu harus jauh lebih peka dalam menjaga kesehatan dan kebersihan Miss V, ya!

LEAVE A REPLY