Menjelang peringatan ke 60 Konferensi Asia Afrika (KAA) yang akan dihelat akhir April 2015, Jawa Barat makin lincah mempromosikan potensi daerahnya. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan bahwa satu lagi negara yakni Lebanon tertarik untuk bekerjasama di bidang industri pertanian kopi dan teh asal Jabar.

“Banyak point of interest di Jawa Barat yang sudah mendunia sejak lama. Misalkan kuliner, mode terutama desainnya yang kreatif, hasil laut serta keindahan alam. Ini kita coba terus promosikan ke seluruh dunia agar masyarakat Jawa Barat dan Indonesia umumnya bisa mendapat manfaat ekonomis,” jelas gubernur peraih 2 gelar Doktor Honoris Causa ini.

Menurut Aher, tanaman teh dan kopi tidak dapat tumbuh di tanah Lebanon yang cenderung kering. Namun karena sebagian besar masyarakat Lebanon sangat menyukai kopi dan teh, permintaan pasar akan salah satu komoditas unggulan Jabar ini pun melonjak. Karenanya, Jabar akan segera menindaklanjuti permintaan ekspor ke Lebanon.

“Di Lebanon itu tidak tumbuh satu pun pohon teh dan kopi, tapi masyarakatnya sangat menyukai teh dan kopi”, ungkap Aher usai pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Khujin Khumaidi, di Gedung Negara Pakuan.

“Pasti yang akan segera kita tindak lanjuti itu ekspor komoditas teh dan kopi”, lanjutnya.

Aher menambahkan, Lebanon juga tertarik untuk mengadakan kerjasama perdagangan dengan Jawa Barat di bidang fashion. Seperti diketahui, Bandung yang juga ibukota Jabar merupakan gudangnya fashion termasuk gaya hijab yang diminati Lebanon dan negara-negara Eropa.

LEAVE A REPLY