Hari Natal

Gulalives.co – Makanan Khas Natal – Wow!Bagi kamu umat kristiani, pasti sudah tidak sabar ya untuk merayakan Natal. Suasana Natal mulai terasa jika kamu melewati pusat-pusat perbelanjaan yang memutar lagu Natal dan menjual berbagai ornamen khas Natal. Hayo.. apa saja yang sudah kamu persiapkan di Natal tahun ini? Pasti itu yang terbaik. Membicarakan perayaan Natal, tidak lengkap rasanya kalau tidak membahas jamuan khas Natal. Kali ini gulalives.co akan sharing tentang jamuan khas Natal dari berbagai negara. Yuk ikuti!

1. Figgy Pudding (Amerika Serikat)

Gambar terkait
jp.123rf.com

Figgy Pudding adalah makanan Natal khas Amerika Serikat yang berasal dari inggris. Sejak tahun 1600-an Figgy Pudding menjadi primadona saat Natal tiba. Kamu setuju nggak kalau Figgy Pudding lebih mirip cake? Untuk membuat Figgy Pudding dibutuhkan rempah-rempah seperti kayu manis dan pala, cognac, rum, dan campuran buah kering. Keunikan dari Figgy Pudding adalah cara penyajiannya yang menyiramkan alkohol ke atas Figgy Pudding dan menyalakan api berbarengan. Terlihat ada gelombang api biru yang indah.

2. Roasted Turkey (Eropa)

Gambar terkait
irishmirror.ie

Roasted Turkey atau kalkun panggang adalah makanan wajib saat perayaan Natal tiba di Eropa. Makanan ini dikenal sebagai menu khas Thanksgiving karena disajikan dalam bentuk utuh untuk dimakan bersama dengan keluarga. Roasted Turkey di masak menggunakan rempah-rempah Eropa dan minyak zaitun sehingga beraroma wangi yang khas. Kamu bisa menikmati Roasted Turkey dengan kentang panggang atau mashed potato agar terasa lebih nikmat.

3. Feast of Seven Fishes (Italia)

Gambar terkait
saveur.com

Berangkat ke Italia, di sana ada Feast of Seven Fishes atau La Vigilia yang terdiri dari tujuh macam seafood. Menu ikan yang tersaji diantaranya adalah lobster, gurita, anchovy, cumi-cumi, sarden, ikan cod, tiram, udang dan lain-lain. Makanan ini memiliki filosofi tentang penantian masyarakat Italia akan malam kelahiran Yesus Kristus.

4. Stollen Cake (Jerman)

Stollen Cake atau Christollen adalah kue wajib yang harus ada saat perayaan Natal di Jerman semenjak tahun 1329. Stollen Cake memiliki arti terowongan. Bentuk kuenya pun lonjong dan panjang menyerupai bentuk terowongan yang melambangkan bayi Yesus terbungkus lampin putih. Sedangkan permukaan Stollen Cake yang tidak rata sebagai lambang punuk unta yang membawa hadian untuk Bayi Yesus. Stollen Cake yang terbuat dari adonan ragi yang isinya adalah kacang, buah kering, marzipan dan taburan gula.

5. Yule Log (Prancis)

Hasil gambar untuk makanan khas natal Yule Log (Prancis)
Pastry dan bakery

Prancis memiliki kue khas Natal bernama Yule Log atau Roll Cake Swiss atau Bunche de Noel yang bentuknya menyerupai batang pohon Yule. Dahulu masyarakat Prancis memiliki tradisi menebang pohon Yule menjelang natal. Mereka menggunakan bagian atas pohon sebagai pohon natal dan bagian bawah digunakan sebagai kayu perapian. Masyarakat Prancis percaya bahwa sisa Yule Log yang dibakar bersama kayu perapian akan memberikan mereka perlindungan dari kebakabaran. Karena dahulu musibah kebakaran sering terjadi di Eropa.

6. Chiles en Nogada (Meksiko)

Gambar terkait
gob.mx

Chiles en Nogada merupakan makanan khas Natal yang wajib ada di Meksiko. Penamaan Nogada berasal dari bahasa spanyol “nongal” yang berarti pohon kenari. Terdapat tiga warna pada makanan ini yaitu putih dari krim walnut, merah dari buah delima dan hijau dari cabai. Chiles en Nogada terbuat dari daging yang dimasak dengan poblano pepper dan rempah-rempah lainnya. Kemudian dibalut saus krim walnut dan tidak lupa taburan buah delima menambah kecantikan makanan ini.

7. Risgrynsgröt (Swedia)

Gambar terkait
Ica

Swedia memiliki hidangan khas Natal bernama  Risgrynsgröt yang akan disantap bersama keluarga saat Natal tiba. Sebenarnya,  Risgrynsgröt adalah puding dengan warna putih berasa manis. Warga Swedia percaya bahwa mereka akan mendapat keberuntungan jika mendapat  Risgrynsgröt berisi almond.

8. Doro Wat (Ethiopia)

Hasil gambar untuk makanan khas natal Doro Wat (Ethiopian)
Klikhotel

Doro Wat atau Sik Sik Wat adalah makanan khas Natal yang sangat pedas dari Ethiopia. Ketika Natal tiba, makanan ini disajikan menggunakan mangkuk besar untuk bisa disantap bersama keluarga tanpa menggunakan sendok. Warga Ethiopia percaya dengan cara penyajian seperti ini akan meumbuhkan rasa kekeluargaan yang kental. Doro Wat terdiri dari potongan daging ayam dengan roti injera dan teksturnya seperti spons. Hidangan ini diolah dengan rempah-rempah khas Ethiopia (Berbere), cabai rawit, fenugreek, paprika, serta rempah-rempah khusus Ethiopia lainnya.

9. Kurikusumasu Keiki (Jepang)

Gambar terkait
prtimes.jp

Di Jepang juga ada makanan khas Natal yaitu Kurikusumasu Keiki yang berarti “Christmas Cake”. Makanan ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 1910 di Ginza. Penampilannya memang mirip dengan kue ulang tahun, namun sebenarnya kue ini adalah strawberry sponge cakes dengan buah strawberry dan whipped cream. Natal dirayakan cukup meriah di Jepang. Walaupun penduduk Jepang mayoritasnya bukan pemeluk Kristen.

Baca Juga : Makanan Tradisional Indonesia

 

NEXT

LEAVE A REPLY