Gulalives.com, SEMARANG – Soto adalah kuliner khas Indonesia yang paling melegenda. Hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki cita ras khas soto yang perlu untuk dicoba. Berikut 19 soto paling nikmat khas nusantara yang dihimpun Gulalives.com dari berbagai sumber.

1. Soto Kudus

Soto Kudus. (Foto: Klik hotel)
Soto Kudus. (Foto: Klik hotel)

Soto yang berasal dari daerah Kudus ini punya ciri khas, yaitu penyajiannya menggunakan mangkok yang kecil. Isiannya hampir sama seperti soto pada umumnya, ada tauge dan juga kol. Soto kudus bisa berisi daging ayam atau daging kerbau, tapi untuk daging  kerbau jika diluar kota kudus akan sulit untuk mencarinya. Tetapi kalau kita mencarinya di daerah Kudus mungkin kita akan mudah menemukannya.

Soto Kudus terdiri dari dua jenis yaitu soto ayam dan soto sapi. Dua-duanya memiliki rasa manis gurih yang merupakan ciri khas dari soto Kudus. Selain rasanya yang unik, penyajian soto Kudus pun unik, yaitu di dalam mangkuk berukuran kecil dan dilengkapi dengan irisan ayam goreng, seledri, bawang goreng, bawang putih goreng, dan tauge.

2. Soto Lamongan

Soto Lamongan. (Foto: IST)
Soto Lamongan. (Foto: IST)

Soto Lamongan ini adalah satu-satunya soto yang menggunakan bumbu koya, yaitu bubuk gurih yang terbuat dari udang dan bawang dalam penyajiannya. Selain penggunaan koya, ciri khasan Soto Lamongan terletak pada penggunaan ayam kampung karena ayam jenis ini membuat kaldu soto menjadi lebih gurih dan tidak berbau.

Soto khas Jawa Timur ini merupakan jenis soto yang cukup ringan karena kuahnya yang bening dan tidak menggunakan susu maupun santan. Tidak perlu jauh-jauh pergi ke Lamongan untuk mencicipi masakan yang satu ini, karena soto Lamongan sudah tersedia di banyak warung makan di daerah lain.

3. Soto Lenthok

Soto Lenthok via Tandapagar
Soto Lenthok via Tandapagar

Soto yang satu ini merupakan khas dari kota yang istimewa, yaitu Yogyakarta. Pembeda dengan soto yang lainnya adalah lenthok-nya itu. Lenthok sendiri terbuat dari singkong atau kalau bahasa jawanya telo, yang dihaluskan dan diberi bumbu kemudian dibentuk bulat lalu digoreng. Lenthok ini rasanya gurih lezat, apalagi kalau dicampur sama kuah soto yang masih panas.

4. Soto Medan

Soto Medan via Klukunic
Soto Medan via Klukunic

Perbedaan antara soto medan dengan soto yang lainnya adalah kuahnya yang memakai santan dan berwarna agak kekuning-kuningan. Soto medan terdiri dari suwiran ayam, kentang goreng dan telur rebus. Semua bahan tersebut akan bercampur dengan kuah santan yang beraroma daun serai yang akan menggugah selera makan Anda.

Soto ini cukup kental karena dimasak dengan kuah santan yang sekali perasan. Disajikan dengan perkedel kentang dan kaya akan rempah-rempah. Ada bumbu jintan untuk penyedap selera dan dilengkapi dengan emping, kentang, telur, tomat, dan bawang merah untuk penyajiannya. Biasanya ada dua pilihan antara soto daging atau soto ayam. Beberapa ada pula yang menambahkan tauge dan bihun sebagai pelengkap. Selera orang Medan yang suka dengan makanan berlemak membuat menu ini menjadi satu menu andalan di rumah-rumah makan di kota Medan.

5. Soto Banjar

Soto Banjar via Info Kuliner
Soto Banjar via Info Kuliner

Soto dari Kalimantan, tepatnya Banjar, Kalimantan Selatan ini bahan utamanya adalah ayam. Soto ini akan tercium bau rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala dan cengkeh. Selain bahan utama yang berupa ayam, soto ini juga memiliki pelengkap lain seperti perkedel dan telor. Kalau soto yang lain pakai nasi, nah soto yang satu ini makannya pakai lontong atau ketupat.

6. Soto Betawi

Soto Betawi. (Foto: IST)
Soto Betawi. (Foto: IST)

Soto Betawi memiliki kuah santan dengan tambahan susu yang membuatnya makin gurih. Aromanya pun kaya akan aroma pala, cengkeh dan kapulaga. Pelengkap untuk makan soto ini ada irisan daging, paru, emping dan acar mentimun. Ada juga kalau mau tambah dengan jeroan atau kalau bukan jeroan masih ada mata dan juga hati.

Walau Soto Betawi ini memiliki kuah cukup berat dan kental tapi kenikmatannya tetap luar biasa. Kekentalan kuah Soto Betawi ini disebabkan penggunaan santan dan susu sehingga menimbulkan citarasa yang sangat gurih.

Soto yang populer di daerah ibu kota Jakarta ini semakin gurih dengan penggunaan jeroan sebagai salah satu bahan utama. Tidak jarang, organ-organ lainnya seperti hati dan mata juga dijadikan isi dari soto tersebut. Cita rasa soto nusantara yang satu ini pun bertambah dengan adanya taburan keripik emping dan acar timun sebagai pelengkap. Walau dara campuran susu dan santan, tapi aroma pala, cengkeh dan kapulaga cukup semerbak di sajian soto ini.

7. Soto Mie Bogor

Soto Mie Bogor. (Foto: IST)
Soto Mie Bogor. (Foto: IST)

Walau berada di kota tetangga Jakarta, namun soto yang satu ini punya cita rasa beda dari Soto Betawi. Soto yang berasal dari daerah Jawa Barat ini adalah Soto Mie Bogor. Sesuai dengan namanya, Soto Mie Bogor menggunakan mie sebagai salah satu bahan utama. Sehingga, sepintas hidangan khas Bogor ini tidak terlihat seperti soto melainkan seperti mie rebus.

Selain penggunaan mie kuning, bahan lainnya yang membuat soto ini cukup unik ialah urat dan kaki sapi, risoles, serta babat. Karena bahan-bahannya yang sudah cukup berat, Soto Mie Bogor seringkali disantap dengan sendirinya tanpa ada tambahan nasi atau ketupat

8. Soto Bandung

Soto Bandung. (Foto: Chefkreasi)
Soto Bandung. (Foto: Chefkreasi)

Kuah putih menjadikan soto ini selain enak dipandang tentunya juga enak dimakan. Lobak menjadi ciri khas dari soto yang berasal dari Bandung ini. Selain lobak, ada juga bahan lain seperti tomat, seledri dan kedelai goreng. Kalau mau tambahan lain bisa juga dengan perkedel kentang, perkedel singkong, tempe, dan kerupuk.

Masih di provinsi yang sama, tetapi cita rasa dan tampilan soto yang satu ini sudah cukup berbeda. Berkunjunglah ke ibukota Jawa Barat dan Anda akan menemukan Soto Bandung. Bahan-bahan dasar yang digunakan dalam soto Bandung adalah daging sapi dan rempah-rempah khas soto nusantara lainnya. Yang membedakannya dari soto lainnya ialah penambahan tomat, lobak, dan kacang kedelai yang telah digoreng. Kuah soto terasa ringan dan segar karena tidak menggunakan santan. Tambahan lobak di dalam soto ini menjadikan Soto Bandung memiliki cita rasa yang khas dan beda.

9. Soto Madura

Soto Madura. (Foto: Bumbu sederhana)
Soto Madura. (Foto: Bumbu sederhana)

Soto dari Madura ini sama seperti soto-soto yang lain, yaitu berkuah, hadu yang namanya soto ya pasti berkuah. Soto ini berbahan dasar daging sapi, telur rebus, kentang goreng dan tauge. Dilengkapi juga dengan babat, usus dan paru sapi yang akan membuat rasa dari soto ini menjadi lebih gurih.

Soto Madura merupakan salah satu jenis soto yang memiliki isi paling banyak. Soto Madura berisikan berbagai jeroan sapi seperti babat, paru-paru dan usus sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas. Selain jeroan, soto Madura juga dilengkapi dengan berbagai bahan lainnya seperti bihun, kol, telur rebus, ayam dan tauge.

10. Soto Padang

Soto Padang via Nailandra
Soto Padang via Nailandra

Kalau masakan padang sudah terkenal sampai ke mancanegara, sekarang kita kenalan sama sotonya. Soto padang dibuat dengan menggunakan daging sapi. Kuahnya tentu dihasilkan dari kasldu sapi juga, tetapi ada campuran cuka yang membuat rasa soto ini menjadi sedikit asam dan manis.

Sumatera Barat cukup dikenal sebagai daerah yang memiliki sajian kuliner lezat. Wajar saja kalo daftar deretan soto nusantara ini menempatkan Sumatera Barat dalam salah satu daftar. Soto Padang ini cukup bening dan tak sekental soto Medan. Terbuat dari kaldu sapi, kuah Soto Padang memiliki rasa kecut gurih yang khas karena adanya campuran cuka dalam racikannya.

Soto Padang disajikan dengan irisan daging sapi yang telah digoreng kering serta bihun. Soto Padang biasanya ditemani perkedel kentang sebagai pelengkap. Aroma harum Soto Padang ini muncul dari campuran daun jeruk, serai, jahe, dan daun bawang.

11. Soto Makassar

Soto Makassar. (Foto: ITTIW)
Soto Makassar. (Foto: ITTIW)

Di Makassar, soto ini  disebut juga Coto Makassar. Menu ini merupakan kuliner wajib dicoba bagi siapapun yang berkunjung ke ibu kota Sulawesi Selatan. Jenis soto nusantara yang satu ini memiliki rasa gurih yang khas, karena isinya yang terbuat dari jeroan atau isi perut sapi. Potongan usus, hati dan daging sapi direbus dalam waktu yang cukup lama hingga menghasilkan kaldu yang kuat, lalu diiris tipis dan disajikan bersama ketupat. Memiliki rasa yang tidak familiar di lidah masyarakat Indonesia kebanyakan karena paduan rempah yang cukup banyak.

12. Soto Semarang

Soto Semarang via Tribunnews
Soto Semarang via Tribunnews

Meskipun namanya sama-sama soto ayam, namun tiap daerah memiliki ciri atau kekhasan masing-masing. Misalnya, resep soto ayam kuah bening. Kuah seperti tersebut merupakan gaya memasak masyarakat Semarang bila membuat soto. Makanya resep masakan tradisional ini disebut juga soto ala semarangan. Cita rasa segar kuah bening dari soto ala semarangan ini tak kalah dengan sejumlah resep berkuah.

Salah satu soto khas Semarang yang cukup dikenal adalah soto bangkong. Soto Bangkong adalah salah satu bukti keberhasilan pemasaran soto sebagai makanan rakyat di Indonesia. Berawal dari penjual soto keliling pada tahun 1950 dan memiliki cabang yang tersebar hampir di seluruh pulau jawa.

Cerita kelezatan soto Soleh kemudian menyebar dari mulut ke mulut dan mendapat julukan Soto Bangkong. Tahun 1957, Soleh mematenkan nama tersebut dan mulai membangun warung permanen sederhana di samping Kantor Pos Bangkong, yang masih ada dan menjadi pusat dari jaringan Soto Bangkong sampai kini.

13. Soto Surabaya

Soto Surabaya via Kompasiana
Soto Surabaya via Kompasiana

Saat anda singgah di Surabaya cobalah Surabaya, atau sering disebut Soto Ambengan Surabaya. Cita rasanya sudah terbukti membuat orang yang suka makanan berkuah pekat  menjadi ketagihan. Kuah Soto Ambengan lebih pekat dari soto lainnya, ini karena memakai bumbu kunyit dan sentuhan koya. Puncak kenikmatan memakan Soto Ambengan pada siang hari.

14. Soto Seger Boyolali

Soto Boyolali. (Foto: Tribunnews)
Soto Boyolali. (Foto: Tribunnews)

Soto adalah salah satu kuliner khas Indonesia. Dan membicarakan kuliner satu ini, tak lengkap rasanya jika tak membincangkan soto seger khas Boyolali yang cukup terkenal. Soto Seger Boyolali mempunyai kedudukan penting dalam peta kuliner Boyolali.

Boleh dibilang ia adalah penanda kebangkitan usaha kuliner di Boyolali. Kemunculannya seolah menggairahkan kembali dan makin menyemarakkan dunia kuliner di kota kecil ini. Salah satu yang terkenal adalah soto ayam Mbok Giyem yang kini berubah nama menjadi soto Hj Fatimah.

Soto yang memiliki cita rasa kuah yang gurih membuat masyarakat ketagihan oleh kenikmatannya. Soto Hj Fatimah juga biasanya disebut dengan soto segar karena setelah menyantapnya memberikan sensasi segar di dalam tubuh. Soto ini berada di kawasan jalan utama Boyolali menuju Solo, dan selalu buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB. Hal itu dapat diartikan bahwa soto ini cocok untuk sarapan anda.

Selain soto seger, juga ada soto rumput Boyolali. Soto Rumput, soto yang termasuk kuliner legendaris di Boyolali kini telah melebarkan sayap usahanya di Salatiga. Keberadaan cabang Soto Rumput di Salatiga sebenarnya sudah agak lama, dan masyarakat setempat lambat laun mulai mengenalnya. Bahkan beberapa tahun belakangan ini popularitasnya melejit hingga mampu membuka kurang lebih 3 cabang di Salatiga saja.

Dinamakan Soto Rumput karena di kota asalnya, Boyolali, warungnya berdekatan dengan tempat yang menjual rumput untuk pakan sapi/kuda. Sotonya terdapat beberapa pilihan, ada soto daging sapi, soto ayam, dan soto jeroan (campur). Namun jika tidak menyebut spesifik menu yang diinginkan, pelayan akan menyuguhi pembeli dengan soto daging sapi, menu andalan di warung ini. Soto Rumput adalah jenis soto dengan kuah bening tanpa santan. Meski begitu, kuah kaldunya cukup pekat dan bumbunya pun terasa mantap. Hanya dengan menyesap sedikit kuahnya saja rasa gurih yang memikat akan segera menyergap lidah.

15. Soto Pacitan

Soto khas Pacitan. (Foto: www.pacitanku.com)
Soto khas Pacitan. (Foto: www.pacitanku.com)

Soto Pacitan memang cukup unik karena tidak memakai santan, seperti halnya soto Surabaya. Dan yang paling kelihatan adalah pemakaian telur rebus, sledri, kacang tanah goring, bawang goring, dan campuran kecambah jawa yang membuat soto Pacitan cukup unik dan menggoda selera.

Soto Pacitan bahkan sudah banyak beredar di luar Pacitan, karena memang rasanya berbeda dari soto kebanyakan. Bahkan Presiden SBY yang juga berasal dari pacitan begitu suka dengan soto Pacitan. Soto paling pas dihidangkan dengan topping. Soto Pacitan bisa disajikan dengan topping Seledri yang dicincang, Bawang goreng, kecambah, kecap, dan kacang tanah goreng.  Kacang goring yang merupakan pelengkap tersebut memang menjadi unik dan lezat ketika di makan saat soto pacitan masih panas.

Yang paling enak dalam menjaga cita rasa soto Pacitan adalah menggunakan bahan baku ayam kampong. Selain kualitas gizi yang lebih tinggi, kadar lemaknya juga rendah, juga akan menjaga rasa soto tetap harum dan nikmat saat disantap bersama keluarga. Soto Pacitan bisa anda dapatkan di sekitar wilayah pacitan, dengan harga yang relatif terjangkau.

16. Soto Tauco Pekalongan

Soto Tauco Pekalongan. (Foto: Metrojateng)
Soto Tauco Pekalongan. (Foto: Metrojateng)

Soto tauto atau yang sering dikenal dengan soto tauco ternyata memliki singkatan tersendiri, yaitu diambil dari kata tauco soto yang kemudian disingkat tauto. Makanan khas kota pekalongan ini memang banyak disajikan disepanjang jalur pantura, jadi bagi anda yang berminat dan penasaran akan rasanya yang menggugah selera silahkan mampir untuk mencicipi citarasa lezatnya soto yang satu ini. Sajian yang khas pada soto ini adalah dibagian penambahan tauco matangnya, yang menjadikan soto ini sangat kental dan lezat.

Soto khas pekalongan ini biasanya disajikan dengan dua kuah yang berbeda, ada kuah ayam dan ada juga kuah daging sapi. Perbedaan antara keduanya adalah pas pemberian tauconya saja, bila anda mencoba mencicipi makanan ini di pekalongan biasanya untuk kuah kaldu ayam tauconya akan dipisah dahulu, walaupun anantinya kita satukan lagi. Nah untuk yang kuah kaldu sapi udah langsung ditambahkan tauco pas kita memesanya, jadi kita tidak perlu menambahkan tauconya lagi.

17. Soto Banjarnegara

Soto Banjarnegara. (Foto: kaskus)
Soto Banjarnegara. (Foto: kaskus)

Mungkin sangat jarang yang mengetahui tentang soto Banjarnegara. Soto Banjarnegara atau yang lebih dikenal oleh orang Banjarnegara yaitu soto Krandegan merupakan soto yang unik. Berbeda dengan soto-soto lainnya sperti soto bancar dan soto sokaraja yang merupakan kombinasi kuah bening dan kacang tanah, soto grombyang yang hitam pekat karena kluwek, soto bangkong karena kuah beningnya, ataupun soto kudus dengan khas daging kerbaunya.

Soto Banjarnegara berkuah kuning sekilas mirip dengan opor, tapi setelah anda merasakannnya rasanya jauh berbeda dengan opor. Kombinasi kuah kuning dengan santan yang dicampur dan direbus dengan tulang-tulang dan daging sapi menambah gurihnya soto tersebut. Cara penyajiannya biasanya dimakan menggunakan ketupat, lalu ketupat tersebut diguyur dengan kuah, tidak lupa ditambahkan taoge muda, irisan daun bawang, dan bawang goreng yang menanmbah sedapnya soto tersebut.

18. Soto Sokaraja

Soto Sokaraja. (Foto: IST)
Soto Sokaraja. (Foto: IST)

Soto Sokaraja, merupakan salah satu makanan khas tradisional Indonesia dari daerah yang bernama Sokaraja, Purwokerto. Soto memang sering dinamai sesuai nama tempat awal dimana soto itu lahir. Resep Soto Sokaraja ini memiliki kuah bening yang segar dan harum karena menggunakan jahe dan serai di dalam kuahnya, soto Sokaraja ini juga dibuat dengan berbagai macam aneka campuran rempah khas Indonesia lainnya, sehingga menambah kesegaran dan kegurihan dari rasa kuahnya.

Bagi anda penikmat soto, tidak ada salahnya untuk mencoba membuat soto khas Sokaraja ini. Jangan lupa saat menyantapnya harus ditemani kerupuk dan nasi putih hangat.

19. Soto Kebumen

Soto Kored. (Foto: tentangpenakuberbicara)
Soto Kored. (Foto: tentangpenakuberbicara)

Soto kored merupakan soto yang hanya ada di pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen. Soto ini berbeda dari yang lain karena isinya hanya tauge, potongan daging dan kupat. Setelah seharian bermain di pantai kita bisa mampir ke soto kored ini untuk mengembalikan tenaga karena kebutuhan karbohidrat, proein, mineral dan lemak akan tercukupi dengan memakan soto ini.

Adapun, rasanya pun berbeda dari soto lainnya karena mempunyai kuah yang khas dengan bumbu kunyit dan jahe. Soto ini disebut kored karena berasal dari nama penjualnya yaitu Pak Sukarman atau Pak Kored yang turun temurun ini. (DP)

LEAVE A REPLY