10 Kebiasaan Sederhana Bikin Badan Susah Ramping

Ternyata, hanya butuh kebiasaan sederhana untuk membikin badan susah ramping (Foto: Eatthis)

Gulalives.com, JAKARTA – Ternyata, hanya butuh kebiasaan sederhana untuk membikin badan susah ramping. Adakah beberapa di antaranya kamu lakukan dalam aktivitas sehari-hari?

Kita semua tahu ungkapan, “Jangan memusingkan hal-hal kecil,” tapi tindakan kecil kadang-kadang dapat mempengaruhi hal-hal besar, terutama ketika kamu ingin menurunkan berat badan. Tanpa disadari, kebiasaan sederhana bikin badan susah ramping atau mengacaukan program diet kamu. Dan, karena kebiasaan sederhana, kamu akan lebih mudah untuk memperbaikinya dalam kehidupan sehari-hari.

Antara kerja lembur hingga malam dan membagi waktu untuk keluarga, menjalani hidup terbaik tidak selalu mudah. Untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan, perhatikan kebiasaan sederhana yang bisa bikin badan susah ramping. Kamu bisa simak, yang mungkin beberapa di antaranya kamu lakukan dalam keseharian, berikut ini dilansir Eatthis:

1. Selalu terlambat

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Kalau kamu adalah tipe orang yang selalu terlambat, itu berarti kamu terus-menerus merasa stres. Kondisi ini menghasilkan hormon kortisol atau hormon stres yang telah terbukti menyebabkan sakit kepala, gangguan perut, tekanan darah tinggi, nyeri dada, dan metabolisme tubuh lebih lambat, menurut penelitian Biological Psychiatry.

Untuk melampiaskan stres, makanan yang biasa kita dambakan cenderung berlemak dan sarat gula. Karena itu, mulailah melakukan kebiasaan baik yang menjauhkan kamu dari keterlambatan, jadi kemacetan lalu lintas tidak akan membuat kamu stres.

2. Tidak menyimpan camilan sehat

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Dalam kehidupan sehari-hari, godaan makanan ada di mana-mana. Kantor, pinggir jalan, minimarket, bahkan setiap sudut jalan sepertinya sangat menggoda dengan tawaran camilan.

Untuk menangkal godaan tersebut, kamu harus menerapkan pola makan cerdas ketika sedang kelaparan. Selalu simpan camilan sehat di meja kerja, mobil, bahkan tas. Beberapa camilan sehat adalah kacang almond, energy bars rendah gula, dan apel yang mengandung lemak baik, protein, serta serat.

3. Selalu haus

(Foto: Beautyhealthtips)
(Foto: Beautyhealthtips)

Apakah kamu benar-benar lapar atau hanya haus? Sebuah studi dalam jurnal Physiology & Behavior menunjukkan bahwa orang tidak tepat menanggapi haus sebanyak lebih dari 60 persen ssepanjang waktu dengan makan, bukannya minum. Bahkan jika kamu tidak ingin minum, air yang bebas kalori bisa mengurangi ratusan kalori dari asupan harian.

Dan, kalau air putih terasa membosankan, kamu dapat menambahkannya dengan beberapa irisan jeruk lemon segar yang juga berfungsi detoksifikasi. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity menemukan bahwa orang yang minum dua gelas air sebelum makan akan mengonsumsi 75-90 kalori lebih sedikit selama makan daripada mereka yang sebaliknya.

Kamu juga bisa minum secangkir teh tawar, yang memiliki hampir tidak ada kalori. Teh dapat membantu kamu terhidrasi sekaligus mengurangi keinginan makan berlebihan.

4. Sering begadang

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Kamu menerapkan pola makan dengan benar dan olahraga, tetapi sayangnya hal tersebut dirusak dengan kebiasaan begadang. Pada banyak penelitian, sedikitnya jumlah jam tidur berhubungan dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi dan lingkar pinggang yang lebih besar.

Alasan utamanya, kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan kadar ghrelin atau hormon rasa lapar, dan penurunan kadar leptin atau hormon rasa kenyang. Penelitian dari Academy of Nutrition and Dietetics juga menunjukkan bahwa ketika kita kurang tidur, otak merespons lebih kuat terhadap junk food dan mengurangi kemampuan untuk mengontrol porsi makan. Karena itu, tidur tidak kurang dari 7 jam tiap malam untuk mempercepat penurunan berat badan..

5. Melewatkan waktu makan

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Kesibukan kerja yang menggila kadang memaksa kamu untuk melewatkan waktu makan. Masalahnya, lingkar pinggang kamu akan merasakan kerugian. Kalau kamu mengasup terlalu sedikit kalori, tubuh akan kehilangan massa otot, yang akan menurunkan laju metabolisme tubuh. Tubuh akan memperlambat laju pembakaran kalori untuk menghemat “bahan bakar”.

Kekurangan “bahan bakar” sama berisiko dengan kelebihan mengisinya. Kalau tidak memungkinkan menyantap makanan utama, konsumsi camilan sehat seperti kacang-kacangan dan buah. Setidaknya makan sesuatu ketika perut kamu mulai lapar.

6. Banyak duduk

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Kita duduk rata-rata 67 jam sepekan. Karena gaya hidup dan pekerjaan, kita sekarang membakar 100 kalori lebih sedikit daripada mereka yang hidup di era puluhan tahun lalu. Untungnya, kamu tidak perlu berhenti dari pekerjaan untuk tetap langsing.

Ambil waktu dua menit untuk berjalan kaki setiap jam untuk mengimbangi efek dari terlalu banyak duduk, menurut studi Journal Clinical of American Society of Nephrology. Sementara, sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa berdiri beberapa menit setiap jam di tempat kerja membakar 50 kalori lebih banyak daripada duduk.

7. Menghindari timbangan berat badan

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Ketidaktahuan bisa menjadi sebab lingkar pinggang terus bertambah. Ketika kamu menghindari timbangan berat badan karena tidak ingin melihat angka yang terlihat, saat itulah kamu mendapat masalah.

Hal ini terutama berlaku di cuaca dingin atau musim hujan ketika kita cenderung menikmati kenyamanan makanan dan menutupi diri dengan sweater besar atau baju hangat yang tebal.

Timbang berat badan kamu 1-3 kali sepekan untuk memantau kemajuan program diet. Misalnya, lakukan di hari Senin, Rabu, dan Jumat. Kalau hari Senin menjadi sedikit lebih tinggi dari biasanya, kamu harus kembali ke jalur program diet yang benar selama sepekan mendatang. Dan, di hari Jumat kamu harus bersiap menghadapi akhir pekan, yang biasanya membuat kamu makan berlebihan.

8. Pengaruh media sosial

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Masalahnya bukan hanya sebuah foto tidak menyenangkan yang membuat kamu terlihat gemuk. Banyak video maupun gambar resep makanan yang dibagikan, media sosial pun menjadi alasan lebih sulit bagi kamu untuk menurunkan berat badan.

Masalah lainnya juga karena gaya hidup masa kini. Kita lebih kecanduan media sosial daripada sebelumnya, yang identik dengan ngemil larut malam karena kepo alias penasaran dengan urusan orang lain.

Penelitian yang dipublikasikan di Obesity menunjukkan bahwa makan pada malam hari, bahkan kalaupun kamu tidak menyantap makanan berkalori ekstra, dapat mengubah ritme sirkadian tubuh dan menyebabkan penambahan berat badan. Paparan malam hari cahaya dari komputer, ponsel, dan tablet terkait dengan kurangnya waktu tidur. Hal in berdampak negatif pada hormon stres, metabolisme, dan banyaknya lemak yang disimpan di bagian tengah tubuh, yakni perut dan pinggang.

9. Tidak memiliki teman yang sehat

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Menurut National Institutes of Health, lebih dari dua pertiga orang dewasa dianggap kelebihan berat badan atau obesitas. Dan pada pertengahan 2015, jumlah orang gemuk termasuk kelompok yang lebih besar dibandingkan orang dengan kelebihan berat badan tapi tidak atau belum obesitas. Penelitian demi penelitian menjelaskan mengapa semakin banyak orang obesitas, salah satunya pergaulan.

Studi bahkan menunjukkan bahwa ketika kita makan dengan orang-orang yang lebih gemuk, kita dapat mengonsumsi lebih banyak makanan daripada saat makan dengan orang yang tidak gemuk. Kalau ingin cepat ramping, kamu perlu memperluas pergaulan pada orang-orang yang peduli kesehatan dan penampilan untuk membantu menjaga perspektif kamu tentang berat badan dan diet.

10. Tidak menggunakan tangga

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Memakai lift adalah kesalahan besar untuk kamu yang ingin bertubuh ramping. Menggunakan tangga akan membakar dua kali lebih banyak kalori. Sebagai gambaran, kamu bisa kehilangan sekitar 3 kg setahun hanya dengan memanjat dua buah anak tangga setiap hari, menurut University of New Mexico Health Sciences Center. Saat ditambah menjadi enam buah anak tangga, kamu bisa menurunkan sekitar 9 kg setahun tanpa pernah pergi ke gym.

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY