Ibu Hamil dan Virus ZIka. sumber : www.shutterstock.com
Ibu Hamil dan Virus. Zika Virus Test.
Ancaman Virus Zika Untuk Ibu Hamil dan Bayinya. Sumber : www.shutterstock.com

Gulalives.com, JAKARTA – Belum tuntas dalam usaha memerangi DBD dan Malaria, masyakat dunia kembali diguncang oleh kehadiran sebuah virus yang sangat membahayakan. Virus yang disebarkan oleh nyamuk aedes aegypti ini bernama virus Zika. Bayi dan ibu hamil disebut-sebut rentan terkena virus yang pertama kali ditemukan di Afrika pada tahun 1940-an.

WHO menegaskan ancaman Virus Zika bisa berdampak pada bayi dan ibu hamil

Ketua WHO, Margaret Chan, dalam pertemuan di Jenewa baru-baru ini ikut prihatin kalau ledakan penyebaran virus Zika menembus ke wilayah geografis yang baru. Saat ini virus Zika udah menyebar ke hampir seluruh kawasan benua Amerika dan telah berjangkit di 21 negara di kawasan Amerika Selatan. Statistik dari WHO menunjukkan Brasil sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak terjangkitnya virus Zika melalui kelahiran bayi microchepalus. Tercatat 3.893 kasus microchepalus terjadi di Brasil pada bulan Oktober 2015 lalu. Virus ini dikaitkan dengan bahaya penyusutan otak dan mengakibatkan bayi lahir dengan ukuran kepala lebih kecil.

Ibu Hamil dan Virus. Bayi yang terlahir yang terinfeksi virus zika di Brazil.
Bayi yang terlahir yang terinfeksi virus zika di Brazil. Sumber : www.hindustantimes.com

 

Begitu juga dengan ibu hamil. Sejumlah rumah sakit dan pihak berwenang di beberapa negara kawasan Amerika Latin seperti Brasil, Kolombia, Ekuador, El Salvador, dan Jamaika sudah menyarankan agar kaum wanita bisa untuk menunda kehamilan sampai diketahui lebih banyak informasi tentang pencegahan penyebaran virus tersebut. Pada wanita hamil, infeksi virus Zika ditandai dengan demam ringan, yaitu suhu tubuh 37,8 – 38,5 derajat celsius. Kemudian, gejala disertai dengan nyeri sendi di tangan dan kaki, kulit ruam, sakit kepala dan mata merah.

Ibu Hamil. Virus Zika di Brazil menyerang Ibu hamil dan bayi yang di lahirkannya.
Ibu Hamil dan Virus. Virus Zika di Brazil menyerang Ibu hamil dan bayi yang di lahirkannya. Sumber : www.nytimes.com

 

Obama langsung turun tangan hadapi virus zika

Ia menyerukan agar pengembangan pengujian vaksin dan pengobatan virus zika yang telah menginfeksi manusia di lebih dari 20 negara di benua Amerika itu berjalan maksimal. Barack Obama langsung mengadakan pertemuan dengan para penasihat kesehatan senior di Amerika Serikat untuk membahas dampak ekonomi dan pembangunan akibat serangan virus dari nyamuk aedes aegypti. Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) juga memperingatkan agar perempuan hamil nggak bepergian ke wilayah-wilayah yang terjangkit wabah virus Zika. Hari Rabu kemarin (27/1), sebuah rumah sakit di Denmark mengatakan, warga negaranya yang sempat bepergian ke kawasan Amerika Selatan dan Tengah telah positif tertular virus Zika.

Ibu Hamil dan Virus. Penyebaran Virus Zika di dunia.
Ibu Hamil dan Virus. Penyebaran Virus Zika di dunia. Sumber : www.vox

 

Virus Zika, belum ada vaksin penangkalnya

Ibu Hamil dan Virus. Zika Virus Vaksin.
Virus Zika belum ada vaksin penangkalnya. Sumber : www.shutterstock.com

Pencarian vaksin dipimpin oleh para ilmuwan di University of Texas Medical Branch. Mereka telah mengunjungi Brasil untuk melakukan penelitian dan mengumpulkan sampel. Mereka masih melakukan analisis di laboratorium yang dijaga ketat di Galveston. Meskipun vaksin dapat siap diuji dalam 2 tahun, kemungkinan pencegahannya baru bisa dilakukan dalam 10 tahun ke depan. Profesor Scott Weaver, Direktur Institute for Human Infections and Immunity, bilang bahwa ketakutan masyarakat terhadap virus ini memang berdasar.

Ibu Hamil dan Virus. Virus yang menyerang ibu hamil.
Upaya hadapi Virus Zika yang menyerang ibu hamil terus digulirkan. Sumber : www.shutterstock.com

 

Apakah mungkin virus ini menyebar sampai ke Indonesia?

Ibu Hamil dan Virus. Zika Virus Ilustrasi.
Ibu Hamil dan Virus. Zika Virus Ilustrasi. Sumber : www.shutterstock.com

Bukan nggak mungkin spesimen virus Zika masuk dan menyebar ke negara-negara beriklim tropis seperti Indonesia. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Oscar Primadi, menyarankan supaya masyarakat ikut melakukan pencegahan melalui cara yang nggak jauh berbeda dengan pencegahan demam berdarah.

Oscar menghimbau agar masyarakat menaruh perhatian besar pada kesehatan lingkungan melalui Metode 3M Plus (menutup, menimbun, dan mendaur ulang wadah yang sekiranya bisa menampung air). Nyamuk jenis ini senang berkembang biak di genangan air yang bersih. Kebersihan rumah pun harus selalu terjaga karena Aedes aegypti hobi bersembunyi di tumpukan baju yang menggantung.

Ibu Hamil dan Virus. Nyamuk pembawa Virus Zika.
Nyamuk pembawa Virus Zika. Sumber : www.ticotimes.net

 

“Untuk Indonesia, belum (dijumpai kasus virus Zika). Belum ada kematian akibat Zika ini. Tapi beritanya ada di dunia, memang kita harus waspada,” ungkap Oscar Primadi dalam jumpa persnya di Kantor Kementerian Kesehatan, hari Rabu (27/1) kemarin.

Dilansir dari USA Today, gejala tersebut biasanya terlihat setelah 3-12 hari setelah seseorang digigit nyamuk yang membawa virus tersebut. Sementara gejalanya akan bertahan selama 2-7 hari.

Ibu Hamil dan Virus. Zika Virus Dengue.
Ibu Hamil dan Virus. Zika Virus Dengue. Sumber : minhasaudetotal.com

Peneliti Dengue dari Eijkman Institute Tedjo Sasmono mengatakan potensi penyebaran virus Zika akan sama dengan dengue penyebab demam berdarah karena memiliki vektor yang sama. “Kemungkinan virusnya menginfeksi janin di kandungan dari ibu yang terinfeksi virus Zika. Kemudian diduga virusnya mempengaruhi perkembangan otak embrio,” urai Tedjo.

Meski disinyalir dapat mengganggu pertumbuhan embrio pada janin, Tedjo menjelaskan, pada orang yang nggak hamil, virus Zika nggak terlalu membahayakan. Penyembuhannya nggak rumit karena bersifat self-limited atau bisa hilang dengan sendirinya tanpa diobati. (VD)

LEAVE A REPLY