Gulalives.com, JAKARTA – Tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa juga dialami ibu hamil, bahkan yang sebelumnya tak memiliki riwayat hipertensi.

Mengingat potensi bahayanya tekanan darah tinggi ini pada kehamilan – baik bagi ibu dan janin dalam kandungan – mari cari tahu tentang hipertensi dan kehamilan, serta apa yang dilakukan untuk merawat kondisi ini hingga masa persalinan tiba.

source : www.shutterstock.com
source : www.shutterstock.com

Jenis Tekanan Darah Tinggi Selama Kehamilan

Menurut laman Webmd.com, tak jarang tekanan darah tinggi sudah ada sebelum kehamilan. Namun, ada juga hipertensi yang hanya muncul saat kehamilan, yaitu:

1. Hipertensi gestasional

Perempuan dengan hipertensi gestasional memiliki tekanan darah tinggi yang berkembang setelah usia kehamilan 20 minggu. Tidak ada kelebihan protein di urin atau tanda kerusakan organ. Namun sejumlah wanita dengan hipertensi gestasional bisa mengembangkan preeclampsia.

2. Hipertensi kronis

Hipertensi kronis adalah tekanan darah tinggi yang ada sebelum kehamilan, atau terjadi sebelum kehamilan berusia 20 minggu. Namun karena hipertensi ini tak menunjukkan gejala, sulit untuk menentukan kapan kondisi ini dimulai.

3. Hipertensi kronis dengan preeclampsia

Kondisi ini terjadi pada wanita dengan hipertensi kronis sebelum kehamilan yang kemudian hipertensinya memburuk, dan muncul protein pada urin atau komplikasi kesehatan pada selama kehamilan.

4. Preeclampsia

Kadangkala hipertensi kronis atau hipertensi gestasional menuntun pada preeclampsia, sebuah komplikasi kehamilan dengan karakterisasi tekanan darah tinggi dan tanda kerusakan sistem  organ lain, biasanya setelah 20 minggu kehamilan. Jika tak dirawat, preeclampsia bisa menuntun pada kejadian serius, bahkan fatal, pada ibu dan bayi.

Sebelumnya, preeclampsia hanya dididiagnosis apabila ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi dan protein pada urinnya. Namun, para ahli kini mengetahui bahwa mungkin saja ibu hamil mengalami preeclampsia meski tidak ada protein pada urin.

source : www.shutterstock.com
source : www.shutterstock.com

 

Mengapa Tekanan Darah Tinggi Tergolong Masalah Selama Kehamilan

1. Menurunkan aliran darah ke plasenta

Apabila plasenta tidak cukup mendapat cukup pasokan darah, janin kemungkinan akan kekurangan oksigen dan miskin gizi. Hal ini bisa menuntun pada perlambatan pertumbuhan, berat lahir rendah atau lahir sebelum waktunya (prematur). Lahir prematur bisa menuntun kesulitan bernapas pada bayi.

2. Lepasnya plasenta

Preeclampsia meningkatkan risiko lepasnya plasenta, di mana plasenta terlepas  dari dinding dalam rahim sebelum masa persalinan tiba. Lepasnya plasenta ini bisa menimbulkan perdarahan berat dan kerusakan plasenta itu sendiri, yang bisa mengancam jiwa ibu dan janin.

3. Persalinan prematur

Terkadang, persalinan lebh awal (belum cukup bulan) dibutuhkan untuk mencegah komplikasi yang mengancam nyawa ibu atau janin, atau keduanya.

4. Penyakit kardiovaskular di masa mendatang.

Ibu hamil dengan preeclampsia meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah di masa mendatang. Risikonya bahkan makin besar jika preeclampsia terjadi lebih dari sekali atau mengalami persalinan prematur. Guna meminimalkan risiko, setelah persalinan cobalah menjaga berat badan ideal, makan beragam buah dan sayur, olahraga teratur dan tidak merokok.

Apakah Aman Minum Obat Hipertensi Selama Kehamilan?

Apapun jenis obat yang diminum selama kehamilan bisa berdampak pada janin. Meskipun sejumlah obat tekanan darah tinggi dipandang aman diminum selama kehamilan, jenis obat semacam angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors, angiotensin receptor blockers (ARBs) dan renin inhibitors, biasanya tak disarankan diminum oleh ibu hamil.

Namun demikian, pengobatan memegang peranan penting. Risiko serangan jantung, stroke dan masalah lain yang dikaitkan dengan tekanan darah tinggi tidak serta merta menghilang selama kehamilan. Dan perlu dicatat, hipertensi juga berbahaya bagi janin dalam kandungan.

Patuhi apa yang diresepkan dokter, Ladies. Minumlah obat sesuai dosis yang dianjurkan, jangan menambah atau mengurangi. (VW)

 

LEAVE A REPLY