Seks sehat itu menyehatkan tubuh

Gulalives.com, JAKARTA – Bagi pasangan menikah, apalagi pengantin baru, sepertinya tak ada lagi kegiatan paling menyenangkan kecuali aktivitas seks. Apalagi fakta mengungkapkan bahwa seks yang teratur juga meningkatkan kesehatan. Tuh, asyik kan?

Bahkan bagi mereka yang memiliki risiko tinggi mengalami sejumlah penyakit berbahaya, seperti diabetes, jantung dan tekanan darah tinggi, dengan Making Love (ML) yang rutin, semua risiko itu dapat diminimalkan. Itu bukan mitos lho, tapi berdasarkan hasil penelitian para ahli kesehatan di dunia. Berikut 10 manfaat seks terhadap kesehatan, seperti dilansir webmd.com:

1. Membantu meningkatkan sistem imun
Pakar kesehatan seksual, Yvonne K. Fulbright, PhD, mengatakan bahwa orang yang aktif melakukan hubungan intim akan mengalami peningkatan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan kuman dan virus. Selain itu, mereka yang melakukan hubungan intim sekali atau dua kali sepekan memiliki antibodi tertentu yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang jarang bercinta.

2. Mendongkrak Libido
“Melakukan hubungan intim akan membuat kehidupan seks lebih baik dan dapat meningkatkan libido,” kata Lauren Streicher, MD., ginekolog di Northwestern University, Chicago.
Bagi wanita, beraktivitas seks akan meningkatkan lubrikasi pada bagian intim, memperlancar aliran darah dan elastisitas Miss V, dan semua ini akan membuat aktivitas seks menjadi lebih baik.

3. Meningkatkan kemampuan wanita mengendalikan kandung kemih
Dasar panggul yang kuat penting untuk menghindarkan diri dari gejala inkontinensia, yaitu ketidakmampuan menahan kencing. Inkontinensia diperkirakan menyerang sekitar 30 persen wanita. Hubungan intim yang sehat dapat memperkuat otot panggul. Ketika kamu mengalami orgasme, akan terjadi kontraksi pada bagian otot ini dan kontraksi itu akan memperkuat otot tersebut.

4. Menurunkan tekanan darah
Penelitian menguak hubungan antara seks dan menurunkan tekanan darah, kata Joseph J. Pinzone, MD., CEO dan direktur medis di Amai Wellness.
Menurut dia, hubungan intim (bukan masturbasi) mampu menurunkan tekanan darah sistolik.

5. Setara berolahraga
“Seks adalah aktivitas olahraga yang benar-benar bagus,” ujar Pinzone. Aktivitas seks ini tak dapat digantikan dengan treadmill. Untuk diketahui, seks menggunakan lima kalori per menit, lebih bayak empat kalori ketimbang menonton TV. Seks juga meningkatkan denyut jantung dan mengaktifkan sejumlah otot. Jadi, bila aktivitas seks dilakukan rutin, sama saja kamu rajin berolahraga.

6. Menurunkan risiko serangan jantung
Kehidupan seks yang sehat bagus bagi kesehatan jantung. Selain dapat menaikkan denyut jantung, seks dapat membantu menyeimbangkan kadar estrogen dan testosteron.

7. Mengurangi rasa sakit
Sebelum kamu minum aspirin untuk mengurangi rasa sakit, lebih baik kamu orgasme, karena seks yang berujung pada orgasme dapat menghambat rasa sakit, kata Barry R. Komisaruk, PhD, seorang profesor di Rutgers, State University of New Jersey. Rahasianya adalah, ketika beraktivitas seks, tubuh mengeluarkan hormon yang dapat meningkatkan batasan rasa sakit di tubuh.

Stimulasi tanpa orgasme juga dapat mengurangi rasa sakit. “Kami menemukan fakta bahwa dengan merangsang area vagina dapat menahan sakit punggung kronis dan nyeri kaki, dan banyak wanita yang menyatakan bahwa merangsang sendiri area genital dapat mengurangi kram akibat menstruasi, nyeri akibat rematik serta sakit kepala,” kata Komisaruk.

8. Mengurangi kemungkinan terkena kanker prostat
Pria yang sering ejakulasi (sedikitnya 21 kali sebulan) akan lebih kecil risikonya terkena kanker prostat. Tak hanya saat melakukan hubungan intim, dengan masturbasi pun, manfaat ejakulasi bagi berkurangnya risiko kanker prostat juga didapat.

9. Meningkatkan kualitas tidur
Setelah berhubungan intim, kamu pasti mengantuk dan terlelap tidur. Kondisi ini bagus bagi kesehatan kamu.

“Setelah orgasme, hormon prolaktin dikeluarkan, dan hormon ini berperan dalam menciptakan perasaan rileks dan mengantuk setelah bercinta,” ungkap Sheenie Ambardar, MD., psikiatri di West Hollywood, California.

10. Menurunkan tingkat stres
Berdampingan dan bermesraan dengan pasangan dapat mengurangi stres dan rasa cemas.

Ambardar mengatakan memberikan sentuhan dan pelukan dapat mengeluarkan hormon alami yang membuat dirimu merasa nyaman. Gairah seks mampu mengeluarkan senyawa otak yang dapat meningkatkan perasaan bahagia. Seks dan kemesraan dapat mendongkrak rasa percaya diri dan kebahagiaan juga.

Intinya, seks tak hanya resep manjur untuk mencapai kehidupan yang sehat, tapi juga resep untuk menggapai kenikmatan. (TR)

LEAVE A REPLY