Upaya stop merokok

Gulalives.com, JAKARTA – Nikotin yang sangat adiktif dapat memicu gejala nagih (withdrawal) pada orang yang baru saja berhenti merokok, sehingga menyebabkan orang sering gagal dalam upaya berhenti dari aktivitas yang sudah mendarahdaging ini.

Gejala nagih nikotin ini biasanya dimulai beberapa jam setelah berhenti merokok dan dapat berlangsung selama beberapa minggu. Efek gejala nagih yang muncul antara lain mudah marah, kecemasan, depresi, pusing, kelelahan, sakit kepala, nafsu makan meningkat, kurang konsentrasi, gangguan tidur hingga kenaikan berat badan.

Untuk menghilangkan gejala ini, Masyarakat Kanker Amerika (American Cancer Society) dalam laporannya di Guide to Quitting Smoking menyarankan mereka yang berusaha menghentikan rokok melakukan kegiatan yang dapat menggantikan rokok sebagai solusi untuk menghilangkan kelaparan dan stres, seperti mengunyah permen karet dan olahraga.

Saat bisa mengatasi gejala nagih, maka tubuh akan segera merasakan manfaat dari berhenti merokok. Manfaat itu akan semakin besar saat kamu tidak merokok dalam jangka panjang, demikian menurut laporan itu.

Manfaat Stop Merokok

Berhenti merokok dapat mengurangi tekanan darah dan denyut jantung dalam waktu 20 menit. Ketika berhenti merokok, kamu juga tidak lagi menghirup beberapa bahan kimia berbahaya dan senyawa dalam asap tembakau.

Karbon monoksida merusak sistem saraf, tetapi jumlah itu dalam darah kembali normal dalam waktu 12 jam setelah berhenti merokok. Manfaat lainnya yang segara bisa dirasakan adalah masalah pernapasan menjadi lebih sedikit, indra penciuman dan mengecap menjadi lebih baik, gigi lebih putih, serta napas, pakaian dan rambut menjadi tidak berbau.

Tidak merokok untuk dalam jangka waktu 1 tahun dapat mengurangi risiko penyakit jantung menjadi setengahnya. Dan dalam 10 tahun dapat mengurangi risiko kanker.

Berhenti merokok juga mengurangi risiko kanker kandung kemih, leher rahim, kerongkongan, pankreas mulut dan kanker tenggorokan. Penurunan risiko tersebut membuat mantan perokok hidup lebih lama dibandingkan dengan perokok, dilaporkan laman Livestrong.

Jadi, jangan putus asa. Pasti kamu bisa kok. (VW)

LEAVE A REPLY