siklus men_tips-sehat-keluarga-bunda.blogspot.com

Gulalives.com, JAKARTA – Yang namanya perempuan pasti tidak pernah lepas dari masalah satu ini, menstruasi. Menstruasi yang menjadi tamu bulanan ini sangat penting bagi kita karena haid berkaitan dengan keturunan dari rahim kita.

Namun tak jarang dari kita dipusingkan dengan beberapa masalah terkait dengannya. Mulai dari menstruasi tidak teratur, hingga merasakan sakit menjelang haid yang pastinya sangat mengganggu. Yuk, kita kenalan dengan siklus menstruasi.

Apa Sih Siklus Menstruasi Itu?

Siklus menstruasi adalah perubahan tubuh wanita setiap bulannya yang merupakan proses persiapan kehamilan. Setiap bulan, salah satu indung telur melepaskan sel telur atau ovum – sebuah proses yang disebut ovulasi. Pada saat yang sama, perubahan hormon mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Jika ovulasi terjadi dan sel telur tidak dibuahi oleh sperma, lapisan rahim meluruh melalui vagina. Ini adalah periode menstruasi.

siklus menstruasi penting untuk diketahui
Ketahui Siklus Menstruasi Kamu. sumber: forward.com

Bagaimana Siklus Mestruasi Yang Normal?

Siklus menstruasi, yang dihitung dari hari pertama satu periode ke hari pertama berikutnya, tidak sama untuk setiap wanita. Menstruasi mungkin terjadi setiap 21 sampai 35 hari. Selama beberapa tahun pertama setelah menstruasi dimulai, umumnya setiap wanita mengalami siklus panjang. Ada yang cuma pada awalnya haid 3 bulan sekali. Namun, jangan khawatir ya Gels, siklus menstruasi cenderung akan semakin sering dan menjadi lebih teratur seiring bertambahnya usia kamu.

Siklus menstruasi Anda mungkin teratur – lamanya yang sama setiap bulan – atau agak tidak teratur, dan haid kamu mungkin ringan atau berat, menyakitkan atau bebas rasa sakit, panjang atau pendek, dan masih dianggap normal. “Normal” di sini maksudnya adalah adalah apa yang normal atau biasa bagi kamu. Karena setiap perempuan berbeda-beda.

Perlu diingat bahwa penggunaan beberapa jenis kontrasepsi, seperti pil KB, akan mengubah siklus menstruasi. Konsultasi dengan dokter ya tentang apa yang kamu inginkan.

Tahapan Siklus Mestruasi

Hari ke-1 dimulai dengan hari pertama haid Anda. Hal ini terjadi setelah kadar hormon menurun pada akhir siklus sebelumnya, memberi sinyal pada darah dan jaringan yang melapisi uterus (rahim) untuk memecah dan mengeluarkannya dari tubuh melalui vagina. Perdarahan berlangsung sekitar 5 hari.

Biasanya pada Hari ke-7, perdarahan telah berhenti. Pada saat ini, hormon menyebabkan kantong berisi cairan yang disebut folikel berkembang di ovarium. Setiap folikel mengandung sel telur.

Antara Hari ke-7 dan ke-14, satu folikel akan terus berkembang dan mencapai kematangan. Lapisan rahim mulai menebal, menunggu sel telur dibuahi untuk berkembang di sana. Lapisan rahim tersebut kaya darah dan nutrisi.

Tahapan Siklus Menstruasi Pada Wanita
Tahapan Siklus Menstruasi. sumber: nurturingourwildness.wordpress.com

Sekitar Hari ke-14 (dalam siklus 28 hari), hormon menyebabkan folikel yang matang pecah dan melepaskan sel telur dari indung telur, proses ini yang disebut ovulasi.

Selama beberapa hari ke depan, telur berjalan menuruni tuba falopi menuju rahim. Jika sperma bertemu dengan sel telur di sini, telur dibuahi akan terus turun ke tuba falopi dan melekat pada dinding rahim.

Sel telur dapat hidup sampai 24 jam. Sperma bertahan hidup lebih bervariasi, tetapi biasanya 3-5 hari, sehingga hari-hari menjelang ovulasi dan hari ovulasi itu sendiri adalah waktu paling subur kamu – saat yang paling mungkin untuk hamil. Segera setelah berovulasi, folikel mulai memproduksi hormon lain: progesteron.

Progesteron menyebabkan pembangunan lebih lanjut lapisan rahim Anda dalam persiapan untuk telur dibuahi. Sementara itu, folikel kosong dalam ovarium mulai menyusut, tetapi memproduksi progesteron, dan juga mulai memproduksi estrogen. Pada masa-masa ini kamu mungkin mengalami gejala ketegangan pra-menstruasi (PMS) seperti nyeri payudara, kembung, lesu, depresi dan mudah tersinggung pada tahap ini.

Jika telur tidak dibuahi, kadar hormon akan turun sekitar Hari 25. Ini menandakan siklus menstruasi berikutnya dimulai. Sel telur akan pecah dan dikeluarkan pada periode berikutnya.

Nah, itu tadi penjelasan siklus menstruasi seperti yang Gulalives ambil dari Womenshealth. Tapi jangan keliru ya, Gels. hari ke-14 adalah hari rata-rata dimana terjadi ovulasi. Namun sebagian besar wanita benar-benar mengalami ovulasi pada hari yang berbeda dari siklus menstruasi ini. Hari ovulasi setiap wanita akan bervariasi dari siklus ke siklus. Beberapa wanita mengaku merasa agak sakit ketika mereka berovulasi, namun banyak yang merasa tidak ada sensasi tertentu sama sekali dan tidak ada tanda-tanda lain bahwa kita sedang berovulasi.

LEAVE A REPLY