Ilustrasi perempuan marah. (Foto: IST)

Gulalives.com, SEMARANG – Ladies, banyak diantara kita yang selalu mengeluh atau takut menjadi gemuk. Kegemukan adalah musuh terberat setiap wanita. Para wanita selalu ingin makan yang banyak namun tidak mau gemuk. Resiko gemuk selalu dihindari sampai banyak wanita yang sengaja menjaga makanannya dan menjaga jumlah atau porsi makanan tersebut. Karena takut gemuk dan juga takut dibilang gemuk oleh banyak orang terutama oleh pasangannya.

Ilustrasi perempuan marah. (Foto: IST)
Ilustrasi perempuan marah. (Foto: IST)

Selain itu, banyak juga yang mengatakan, memangwanita mudah gemuk dibanding pria. Walaupun terkadang kegemukan juga tergantung pada jenis dan ukuran wanita itu sendiri. Nah, wanita cenderung memikirkan aturan porsi makan sekaligus jenis asupan yang dilahap oleh tubuh saat ingin menurunkan berat badan. Sayangnya, banyak wanita yang juga tidak tahu bahwa cara menurunkan berat badan atau tips mendapatkan tubuh langsing tak cukup hanya dengan hal itu saja.

Pasalnya, selain olahraga, mengatur emosi juga berdampak langsung terhadap kenaikan berat badan. Ya, sering marah-marah bisa bikin badan makin gemuk. Demikian menurut survei yang dilakukan oleh Healthcare Services Orlando Health. Penelitian tersebut menemukan fakta jika 95 persen diet dan usaha lain yang Anda jalani tidak akan sukses bila kesehatan mental tidak baik.

Dengan kata lain, sering marah-marah bisa bikin badan makingemuk. Ini juga berlaku dengan emosi yang tidak stabil penyebab badan gemuk.Karena seperti disebut di awal, kesehatan mental disini berkaitan erat dengan emosi dalam diri kita dan makanan yang kita makan.

“Ketika Anda berbicara kepada siapa pun tentang penurunan berat badan, mereka akan memberi tahu kalau mereka tidak berolahraga cukup dan memiliki pola makan yang buruk,” ujar Diane Robinson, Direktur Program Kedokteran Integratif di Orlando Health, dilansir dari The Huffington Post, Jumat (11/12).

Tapi sebenarnya hal-hal di atas bukanlah penyebab utama gagalnya seseorang untuk menurunkan berat badan. Sebelumnya apakah kita tahu bahwa aktivitas makan juga merupakan pengalaman emosional?

Sadar atau tidak, saat makan, sebenarnya kita ‘dikondisikan’ bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan tubuh saja tapi juga untuk kenyamanan dan kepuasan psikologi. Hal ini ditimbulkan oleh zat kimia yang dilepaskan otak (dopamin) yang erat hubunganya dengan kesenangan.

Memang, menjadi wanita itu agak merepotkan. Untuk urusan camilan, kita lebih sering menikmatinya ketimbang pria. Pria lebih sering makan dalam porsi besar pada jam makan tapi minim camilan.

Sedangkan wanita sering irit makan berat saat jam makan tapi camilan jalan terus. Padahal kalau dihitung-hitung, jumlah lemak dan kalori dalam camilan ‘ringan’ justru sering lebih banyak ketimbang kalori makanan ‘berat’. Potensi lain yang membuat wanita lebih cepat gemuk ketimbang pria adalah mudahnya kaum hawa melampiaskan rasa kesal, emosi, stres dan marah pada makanan.

Sehingga, saat kepala dan hati panas, rasanya ingin melampiaskannya, cara paling cepat adalah dengan makan, padahal perut sedang tidak lapar. Kalau sudah begini, saat berat badan naik, makin stres.

Karena itulah, penting bagi Anda untuk menjaga em

Ilustrasi perempuan marah. (Foto: IST)
Ilustrasi perempuan marah. (Foto: IST)

osi dan kemarahan. Ada banyak cara untuk mengalihkan perasaan tidak enak itu dengan cara lain yang lebih sehat. Saat perasaan Anda tidak enak, lakukan salah satu atau beberapa cara di bawah ini ketimbang mengambil snack.

Bagaimana caranya? Yang pertama, tarik napas dalam-dalam dan tenangkan pikiran. Bayangkan langit biru, pegunungan atau pantai yang menjadi tempat kesukaan Anda. Dengarkan musik kesukaan atau lagu yang dapat memperbaiki mood.

Mandi dengan air hangat atau air dingin, apapun yang membuat perasaan Anda tenang, kemudian nikmati secangkir teh hangat yang dicampur madu.

Cara lainnya adalah lakukan hobi kesukaan, entah itu membaca buku, membuat kue (setelah matang berbagilah dengan teman atau keluarga), menggambar dan sebagainya. Ingin melakukan hal kasar pada seseorang? Alihkan dengan jogging sore atau olahraga ringan lainnya.

Selanjutnya, anda bisa curhat dengan sahabat. Apapun masalah Anda, perasaan akan lebih lega setelah menceritakannya pada orang yang dipercaya. Jangan lupa menjaga emosi dan mood diri agar berat badan bisa stabil. Selain itu, emosi ternyata memainkan peranan penting dalam menentukan apa dan berapa banyak makanan yang kita makan. (DP)

 

LEAVE A REPLY