Rio Haryanto. Foto: Bola

Gulalives.com, JAKARTA – Pebalap muda berbakat Indonesia Rio Haryanto tengah menjadi buah bibir menyusul kesuksesannya bergabung bersama Tim Manor Racing untuk berlaga di ajang balap Formula 1 selama Musim balap 2016.

Banyak torehan prestasi yang telah dibukukan pebalap kelahiran Surakarta ini di ajang balap mobil. Namun, apa pesona yang dimiliki Rio sehingga dia berhasil menghimpun banyak penggemar di Tanah Air – terutama Kaum Hawa, baik itu gadis-gadis maupun  golongan mahmud alias mamah muda? Salah satunya adalah karena sifatnya yang rendah hati, religius, mudah bergaul dan dekat dengan sang ibunda, Indah Pennywati.

Pokoknya ibarat kata di mana ada Rio, di situ ada sang ibu. Ungkapan itu menggambarkan betapa dekat pebalap andalan Indonesia, Rio Haryanto (23), dengan ibunya.

Rio Haryanto dan ibunda
Rio Haryanto dan ibunda, Indah Pennywati

Sejak Rio masih mengemudikan gokart hingga akan mengendarai mobil Formula 1 sebentar lagi, Indah nyaris tak pernah absen mendampingi perjuangan Rio di dunia balap.

Indah bahkan mengatakan, Rio kecil dulu waktu kecil dia sangat dekat dengan saya. “Sedikit-sedikit nempel, cuma sekarang dia banyak berubah, mungkin karena sudah semakin dewasa,” ujar Indah saat berbincang dengan Juara.net.

Kedekatan Rio dan ibunya ini juga diamini manajernya, Piers Hunnisett. “Ya Rio sangat dekat dengan Ibu Indah. Dia selalu ada di balik perjuangan Rio. Seperti yang Anda lihat sekarang, dia memberikan dukungan penuh untuk Rio,” ujarnya.

Kejutan-kejutan Manis Rio Haryanto

Bintang terang mulai menyinari Rio ketika ia pertama kali memenangkan lomba balap di Race GP3 seri kedua di Turki pada 2010. Saat itu kemunculan Rio untuk pertama kalinya di arena balap, sehingga tak ada yang menyangka kalau remaja berusia 17 tahun ketika itu, bisa menang.

Rio Haryanto. Foto: Jpnn
Rio Haryanto. Foto: Jpnn

Mungkin karena ‘agak dipandang sebelah mata’, panitia bahkan tidak menyiapkan lagu Indonesia Raya, dan juga bendera merah putih untuk kemenangannya. Alhasil, panitia harus mengunduh lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh WR Soepratman, dari YouTube. Sedangkan bendera merah putih peroleh dengan cara membalik bendera Polandia yang berwarna putih merah.

Di awal karirnya, Rio kerap dianggap ‘anak bawang’ sehingga kerap ia menyanyikan lagu Indonesia Raya di atas podium, sendirian.

Hal lain yang mengharukan dari Rio adalah, dia rajin melakukan salat tahajud (salat malam). Bukan itu saja, Rio juga menempelkan ayat kursi di mobil balapnya.

“Ibadah salat tahajud lebih diperbanyak, mudah-mudahan ada hasil terbaik. Saya ingin bawa nama Indonesia di pentas Formula 1,” kata Rio menjelang pengumuman jadi tidaknya ia bergabung di Manor Racing. Seperti yang kita tahu, Rio resmi bergabung di Manor Racing Team untuk berlaga di ajang balap Formula 1 tahun ini.

Rio Haryanto dan ibu, Indah Pennywati. Foto: Dream.co.id
Rio Haryanto dan ibu, Indah Pennywati. Foto: Dream.co.id

Proses bergabungnya Rio ke Manor memang terkendala masalah dana. Tim asal Inggris tersebut meminta uang kepada Rio sebesar15 juta euro setara Rp 225 Miliar demi bisa mengamankan satu kursi di mobil.

Pertamina, selaku sponsor utama Rio bersedia mengucurkan uang senilai 5,2 juta euro atau 100 miliar. Rio masih membutuhkan biaya sebesar 150 miliar untuk mengejar impiannya tampil di F1.

Selain rajin salat tahajud, putra pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati, ia juga gemar membaca Surat Yasin dan surat Al-Baqarah. Kebiasaan itu dilakukannya sebelum memacu adrenalin di arena balap.

Bahkan di bagian kanan kokpit mobilnya tertempel kertas berisi penggalan surat Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi). Rio mengakui semua itu ia lakukan semata supaya dirinya menjadi lebih dekat kepada Allah.

Rio Haryanto. Foto: Tribunnews
Rio Haryanto. Foto: Tribunnews

Ketika laju kendaraan bergerak secepat kilat di lintasan balap, sesungguhnya di sanalah sedang batas antara hidup dan kematian. Itulah sebebnya, ia ingin merasa lebih mendekat kepada Allah. Ia juga menyakini dengan membaca Ayat Kursi akan membantunya diselimuti oleh jiwa yang tenang.

“Dengan membacanya (ayat kursi) membuat saya lebih merasa tenang saat tampil sekaligus saya ingin selalu ingat kepada Allah,” ujar Rio dengan sikap rendah hati.

Ritual menempelkan Ayat Kursi itu akan dilakukan Rio dengan mobilnya di balapan Formula 1. “Tentu saja, saya akan menempel Ayat Kursi di mobil Manor nanti. Sebelum balapan pun saya akan membacanya,” ucap Rio seperti dikutip Liputan6 di Jakarta, Kamis (18/2).

Punya Pondok Pesantren dan Panti Asuhan

Selain tampan, muda dan berprestasi, Rio juga memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi. Pria usia 23 tahun ini ternyata mempunyai Pondok Pesantren dan panti asuhan yang terletak di Solo, Jawa Tengah.

Rio Haryanto. Foto: Tempo
Rio Haryanto muda dan berpestasi. Foto: Tempo

“Sejak 2003 lalu, kakekku punya lahan di Solo. Awalnya untuk membangun masjid, kemudian ad ide untuk mendirikan pondok pesantren dan panti asuhan,” tutur Rio saat menjadi bintang tamu di salah satu stasiun televisi swasta.

Pondok pesantren itu didirikan agar bisa memberi manfaat bagi anak-anak warga sekitar untuk menimba ilmu agama. “Di sana ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan anak-anak mulai dari taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Kami berusaha untuk membantu agar potensi mereka bisa terasah, ada kegiatan qasidah juga untuk remajanya,” imbuh Rio.

Rio pun berharap agar generasi muda berani untuk bercita-cita. “Keingan itu bisa menjadi dasar untuk berusaha agar bisa terwujud, kuncinya disiplin, pantang menyerah, dan selalu ingat kepada Allah dan keluarga,” pungkasnya bijak.

Nah, pasti makin banyak deh Kaum Hawa yang mengidolakan pebalap andalan Indonesia. Ngaku deh. (VW)

 

LEAVE A REPLY